• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Darah Mengalir di Kamar! Perempuan 55 Tahun Tewas Dibacok Mantan Suami

Redaksi

Jumat, 07 Agustus 2026 19:31:04 WIB
Cetak
Darah Mengalir di Kamar! Perempuan 55 Tahun Tewas Dibacok Mantan Suami
Kamar lokasi pembunuhan Rosdiana di Jalan Surya, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru. (sumber: istimewa)

BEDELAU.COM --Seorang perempuan bernama Rosdiana (55) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Kejadian berlangsung di Jalan Surya, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, pada Jumat, 7 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi penuh luka bacokan dan bersimbah darah.
 
Tak lama setelah peristiwa itu, pelaku berhasil diamankan. Ia adalah Marhalim (64), mantan suami korban. Polisi juga menyita sebilah parang yang diduga digunakan untuk melukai korban hingga tewas. Keduanya diketahui telah bercerai sejak tahun 2020, namun nasib mempertemukan mereka dengan cara yang paling mengerikan.
 
Kanit Reskrim Polsek Binawidya Iptu Martin Luther Munthe menjelaskan kronologi peristiwa yang bermula dari suara gedoran keras itu. Dua orang saksi yang berada di dalam rumah mendengar pintu kamar digedor disertai teriakan pelaku. Saat mereka keluar, sosok yang menggedor sudah tidak terlihat di depan pintu.
 
"Saat kedua saksi keluar dari kamar, pelaku sudah tidak berada di depan pintu. Mereka kemudian melihat pintu kamar korban terbuka dan menemukan sebilah parang tergeletak di lantai. Ketika memeriksa kamar korban, korban sudah terbaring di lantai dalam kondisi bersimbah darah," ujar Martin. Pemandangan itu seketika membuat saksi terkejut dan berusaha meminta bantuan.
 
Salah seorang saksi segera berlari memanggil warga sekitar. Sementara saksi yang lain justru melihat sosok yang diduga pelaku masih berdiri di depan rumah korban. Tanpa menunggu lama, saksi mendekat dan menahan orang tersebut.
 
"Saksi kemudian mengamankan pelaku dan melakukan interogasi singkat. Pelaku mengakui telah membacok korban," katanya. Pengakuan itu keluar begitu saja dari mulut pelaku saat ditanya saksi. Ia tak berusaha melarikan diri dan tetap berada di lokasi kejadian.
 
Informasi tersebut segera disampaikan kepada Ketua RT dan Bhabinkamtibmas. Kapolsek Binawidya langsung memimpin tim ke lokasi untuk mengamankan pelaku dan memeriksa tempat kejadian perkara. Garis polisi segera dipasang mengelilingi rumah korban. Polisi juga memanggil Tim Inafis Polresta Pekanbaru untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan lebih teliti.
 
Setelah olah tempat kejadian perkara selesai, jenazah Rosdiana dibawa ke RS Bhayangkara. Jenazah akan diperiksa secara medis guna mengetahui penyebab kematian secara pasti melalui pemeriksaan autopsi. Hasil pemeriksaan diharapkan melengkapi rangkaian bukti yang telah dikumpulkan polisi.
 
Martin menyebut penyidik masih mendalami alasan di balik perbuatan kejam pelaku. Hingga saat ini motif pembunuhan belum diketahui secara pasti. Pelaku telah dibawa ke Polsek Binawidya untuk menjalani serangkaian pemeriksaan mendalam.
 
"Saat ini motif masih dalam penyelidikan. Pelaku sudah diamankan di Polsek Binawidya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya. Polisi juga menerima informasi bahwa pelaku dikenal memiliki sifat yang mudah meledak emosinya. Namun hal tersebut masih harus dibuktikan dan didalami dalam proses penyidikan.
 
Kasus pembunuhan ini kini sepenuhnya ditangani Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru. Penyidik berjanji mengungkap seluruh rangkaian kejadian beserta alasan yang mendorong pelaku menghabisi nyawa mantan istrinya. Meski pengakuan sudah ada, polisi tetap menyusun bukti secara utuh agar proses hukum berjalan sempurna.

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

Hukrim

Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59:37 WIB

BEDELAU.COM --Praktik dugaan perdagangan ilegal baha.

Hukrim

Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:00:07 WIB

BEDELAU.COM --Seekor kera yang masuk ke area gardu i.

Hukrim

Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate Disita dari Kamar Kos Perempuan di Pekanbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:42:39 WIB

BEDELAU.COM --Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mengu.

Hukrim

Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:52:26 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Reso.

Hukrim

Polisi Sisir 8 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:45:01 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved