• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Meranti

Hilang Sepekan, Lansia 80 Tahun Ditemukan Duduk di Hutan Lebat Meranti

Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 19:07:54 WIB
Cetak
Hilang Sepekan, Lansia 80 Tahun Ditemukan Duduk di Hutan Lebat Meranti
Lansia 80 Tahun Ditemukan Duduk di Hutan Lebat Meranti

BEDELAU.COM --Selamat, lansia berusia 80 tahun asal Desa Maini, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang sempat hilang selama sepekan, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Selamat ditemukan tim SAR dan warga di dalam hutan dengan vegetasi cukup lebat pada Kamis (13/8/2026). Saat ditemukan, ia dalam posisi duduk sekitar 600 meter ke arah timur dari lokasi pencarian sebelumnya.

Kanit SAR Kepulauan Meranti Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Prima Herrie, mengatakan Selamat ditemukan dalam kondisi relatif baik. Tekanan darahnya normal dan tidak ditemukan luka pada kakinya.

“Tensinya normal, kondisinya stabil, semua normal. Luka di kaki juga tidak ada,” kata Herrie, Jumat (14/8/2026).

Menurut Herrie, lokasi penemuan berada di kawasan hutan dengan vegetasi cukup padat yang didominasi tanaman bakau dan semak belukar. Bahkan, petugas harus membuka jalur untuk mencapai titik keberadaan korban.

“Tidak ada jalan setapak ke sana, karena memang rimbun. Kami menuju ke sana untuk mengevakuasi korban saja harus buka jalur,” ujarnya.

Selamat kemudian dievakuasi menuju rumah keluarganya dengan cara digendong petugas. Kondisinya selanjutnya diperiksa oleh bidan setempat.

Yang membuat tim pencarian heran, Selamat justru ditemukan di arah timur, sementara penyisiran sebelumnya lebih difokuskan ke arah barat laut.

Herrie mengatakan, tim sebelumnya menduga kecil kemungkinan Selamat mampu menembus kawasan hutan tersebut karena kondisi medan yang sangat lebat.

“Kami saja orang normal, berapa jam waktu untuk menyisir ke sana. Jadi kami berpikir tidak mungkin korban ke sana,” katanya.

Titik keberadaan Selamat akhirnya diketahui setelah warga yang ikut mencari memanggil namanya dari sekitar kawasan hutan.

“Dipanggil-panggil, Selamat, Selamat. Tiba-tiba nyahut dia. Oi, oi. Di situlah kami kemudian bergerak mencari titik keberadaannya,” tutur Herrie.

Petugas kemudian bergerak menuju sumber suara dan menemukan Selamat dalam kondisi duduk di tengah hutan.

Saat ditemukan, pakaian Selamat disebut sudah compang-camping. Berdasarkan informasi keluarga, sebelumnya korban disebut tidak mengenakan baju.

Lamanya Selamat bertahan di dalam hutan juga menjadi pertanyaan bagi tim SAR. Sebab, selama sekitar sepekan menghilang, belum diketahui secara pasti bagaimana ia memenuhi kebutuhan makan dan minumnya.

Herrie menyebut ada warga yang mengatakan Selamat sempat bercerita mengonsumsi daging pelanduk selama berada di hutan. Namun, informasi tersebut masih berdasarkan cerita warga dan belum dapat dipastikan.

Sebelumnya, Selamat dilaporkan hilang sejak Jumat (7/8/2026). Berdasarkan keterangan keluarga, ia saat itu hendak membeli rokok di sebuah warung.

Dalam perjalanan, Selamat bertemu dengan keponakannya, Kelana, yang kemudian sempat mengantarnya menuju rumah. Namun, Selamat tidak diantar hingga ke rumah dan melanjutkan perjalanan seorang diri.

Selamat diketahui memiliki kebiasaan menggunakan jalan pintas melalui kawasan kebun sagu untuk menuju rumahnya. Dari informasi tersebut, tim SAR sebelumnya menduga korban berada di sekitar Desa Maini, khususnya jalur pintas kawasan kilang sagu yang tembus ke belakang rumahnya.

Setelah ditemukan, Selamat direncanakan kembali menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas untuk memastikan kondisinya setelah bertahan selama sepekan di kawasan hutan.

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026
Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 2 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 3 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 4 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 5 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 6 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 7 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved