• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

Gempa NTT Telan 51 Nyawa, Tim SAR Berpacu Dengan Reruntuhan

Redaksi

Ahad, 16 Agustus 2026 19:09:48 WIB
Cetak
Gempa NTT Telan 51 Nyawa, Tim SAR Berpacu Dengan Reruntuhan
Petugas SAR menyusuri reruntuhan bangunan untuk mengevakuasi korban gempa di NTT. (sumber: istimewa)

BEDELAU.COM --Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah NTT. Bencana tersebut kini menewaskan sedikitnya 51 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka berat dan membutuhkan penanganan medis.

Angka kematian kembali bertambah setelah tim SAR menemukan empat korban. Tiga korban ditemukan di Kabupaten Manggarai Timur. Satu korban lainnya ditemukan di Kabupaten Manggarai.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan perkembangan tersebut Minggu, 16 Agustus 2026. Data terbaru dihimpun hingga pukul 09.00 waktu setempat. Operasi pencarian masih berlangsung di sejumlah lokasi terdampak.

"Untuk update per pukul 09.00 adalah 51," kata Syafii. Ia menyebut pencarian terus bergerak mengikuti informasi dari lapangan.

Penemuan korban menjadi pekerjaan paling berat bagi tim penyelamat. Banyak wilayah masih menghadapi gangguan akses jalan. Longsor juga menutup sejumlah jalur menuju lokasi terdampak.

Situasi semakin rumit karena jaringan komunikasi ikut terganggu. Listrik juga belum sepenuhnya pulih di sejumlah kawasan. Kondisi tersebut membuat koordinasi lapangan menjadi lebih sulit.

Kabupaten Manggarai Timur termasuk wilayah dengan gangguan cukup berat. Akses darat menuju sejumlah titik mengalami hambatan. Tim SAR kemudian mencari jalur alternatif untuk mencapai lokasi.

Operasi tidak hanya mengandalkan kendaraan darat. Jalur laut digunakan untuk menjangkau wilayah tertentu. Strategi tersebut diperlukan ketika jalan darat belum dapat dilalui.

Helikopter SAR juga mulai memperkuat operasi pencarian. Pesawat tersebut bergerak menuju Labuan Bajo pada Minggu. Kehadirannya diharapkan mempercepat evakuasi dari wilayah sulit.

Helikopter juga memiliki fungsi lain ketika tidak membawa korban. Pesawat dapat mengangkut kebutuhan logistik menuju lokasi terdampak. Pergerakan bantuan menjadi penting ketika akses darat masih tersendat.

"Pesawat juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung atau bergeser logistik," ujar Syafii. Langkah tersebut dilakukan sambil menyesuaikan kebutuhan operasi lapangan.

Tim SAR tambahan juga mulai bergerak menuju Flores. Personel berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia. Tim dari Makassar dan Surabaya termasuk dalam pergerakan tersebut.

Kedatangan personel tambahan diharapkan memperkuat pencarian korban. Tim juga membantu proses evakuasi di sejumlah titik. Operasi berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi medan.

Gempa tersebut berdampak luas terhadap sejumlah kabupaten di NTT. Wilayah terdampak mencakup delapan kabupaten. Daerah tersebut berada di kawasan Pulau Flores dan sekitarnya.

Kabupaten Sikka termasuk wilayah yang terdampak gempa. Kabupaten Ende juga masuk dalam daftar wilayah terdampak. Manggarai Timur dan Nagekeo turut mengalami dampak bencana.

Wilayah lain meliputi Manggarai Barat, Manggarai dan Ngada. Flores Timur juga mengalami dampak gempa tersebut. Jumlah penduduk terdampak mencapai jutaan orang.

Data Pusat Krisis Kesehatan mencatat populasi terdampak mencapai 2.196.745 orang. Angka tersebut menggambarkan luasnya dampak bencana. Penanganan akhirnya membutuhkan koordinasi lintas lembaga.

Dampak gempa tidak berhenti pada kerusakan permukiman. Sejumlah fasilitas kesehatan ikut mengalami gangguan. Kondisi tersebut berpotensi memperberat penanganan korban.

Tercatat 21 rumah sakit berada di wilayah terdampak. Sebanyak 16 rumah sakit masih beroperasi penuh. Empat rumah sakit hanya beroperasi sebagian.

Satu rumah sakit lainnya belum dapat beroperasi. Gangguan fasilitas kesehatan membuat kebutuhan layanan semakin besar. Korban luka membutuhkan penanganan secepat mungkin.

Puskesmas juga mengalami dampak cukup luas. Sebanyak 190 puskesmas tercatat terdampak gempa. Sebagian masih memberikan layanan dengan kapasitas berbeda.

Sebanyak 122 puskesmas masih beroperasi penuh. Sebanyak 49 puskesmas hanya beroperasi sebagian. Sementara 19 puskesmas belum dapat menjalankan pelayanan.

Kondisi fasilitas kesehatan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Pasokan kebutuhan medis harus terus dijaga. Evakuasi korban juga membutuhkan jalur transportasi yang aman.

Di sisi lain, tim SAR masih menerima informasi dari masyarakat. Setiap laporan dapat menjadi petunjuk lokasi korban. Tim kemudian menentukan prioritas berdasarkan kondisi lapangan.

Gangguan komunikasi membuat pencarian tidak selalu berjalan mulus. Beberapa wilayah sulit memberikan informasi secara cepat. Jalur laut dan udara akhirnya menjadi pilihan penting.

Syafii menegaskan operasi pencarian masih terus berjalan. Tim tidak hanya mencari korban meninggal dunia. Warga yang membutuhkan evakuasi juga menjadi prioritas.

Operasi tersebut berlangsung ketika kondisi wilayah belum sepenuhnya stabil. Longsor masih menjadi ancaman bagi mobilitas petugas. Kerusakan jalan memperpanjang waktu perjalanan menuju lokasi.

Di tengah situasi tersebut, angka korban masih dapat berubah. Tim SAR terus memperbarui data berdasarkan temuan terbaru. Pemerintah juga memantau kebutuhan warga terdampak.

Gempa NTT kini meninggalkan pekerjaan besar bagi tim penyelamat. Korban harus ditemukan, dievakuasi, lalu mendapatkan penanganan. Pada saat bersamaan, akses bantuan harus terus dibuka.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:30:32 WIB

BEDELAU.COM --Ada ironi besar dalam penertiban kawas.

Nasional

Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:27:35 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Malaysia menyebut pengirima.

Nasional

Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:49:45 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah berencana mulai menyalurkan.

Nasional

BBM Katanya Aman, Rakyat Malah Mengantre 3 Jam! Ombudsman Bongkar 4 Biang Kerok

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:47:44 WIB

BEDELAU.COM --Bayangkan menghabiskan tiga jam hanya .

Nasional

Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional

Ahad, 11 Oktober 2026 - 19:03:15 WIB

BEDELAU.COM --Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) d.

Nasional

Inilah Enam Jenderal yang Jadi Panglima 6 Kodam Baru Diresmikan Prabowo

Senin, 05 Oktober 2026 - 21:49:04 WIB

BEDELAU.COM --Presiden Prabowo Subianto resmi meresm.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026
Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 2 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 3 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 4 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 5 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 6 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 7 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved