Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menyurati Patra Niaga untuk penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. Pengajuan penambahan kuota tersebut untuk mengatasi kelangkaan BBM solar.
Pasalnya, hingga saat ini kendaraan masih mengantre panjang untuk mendapatkan BBM solar di Riau. Kondisi ini terpantau di sejumlah SPBU di dalam Kota Pekanbaru.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan surat ke Patra Niaga untuk menyelesaikan kelangkaan BBM solar ini.
"Kita ada minta kuota. Sudah dikirim surat. Kita sudah mengajukan surat ke Patra Niaga, ke pusat. Ya semoga ini cepat teratasi. Buat kita aja semuanya," ujar SF, Selasa (29/9/2026).
Terkait penambahan jumlah kuota yang diajukan, Plt Gubernur Riau mengaku tidak mengetahui pasti berapa jumlahnya. "Saya lupa jumlahnya," ucapnya.
Sementara terkait usulan pembentukan Satgas Mafia Solar, pihaknya menyebut belum melakukan pembentukan Satgas tersebut.
"Ya, itu belum lagi. Belum lagi diproses. Ya, tapi kita udah rapat juga kok. Udah sering sekali kita rapat dengan Patra Niaga," katanya.
Namun begitu, ia mengaku mendukung pembentukan Satgas Mafia Solar tersebut. "Mendukung," sebut SF.
Diketahui sebelumnya, sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) di Riau yakni Gerakan Mengembalikan Kedaulatan Rakyat (GMKR, Gerakan Masyarakat Adat Melayu Riau dan Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) meminta agar Pemerintah Provinsi Riau membentuk Satgas Mafia Solar. Satgas ini akan dibentuk dengan unsur aparat penegak hukum, TNI, Polri, Kejaksaan, Pemerintah Provinsi Riau termasuk juga Pertamina dan lainnya.
Satgas Mafia Solar yang diusulkan dapat mengatasi kelangkaan BBM solar di Riau. Ormas tersebut menduga kelangkaan BBM ini terjadi karena adanya penimbunan dan penyelewengan penggunaan BBM solar.
Mereka menduga truk angkutan yang mengantre solar di SPBU menjual kembali BBM tersebut kepada pihak perusahaan.
Selain itu, Ormas juga meminta agar tidak ada penambahan kuota BBM lagi yang diajukan oleh Pemprov Riau. Mereka menilai, kelangkaan BBM akan tetap terjadi jika mafia solar tidak diberantas. Bahkan akan menguntungkan mafia jika kuota BBM solar ditambah.
Sumber: cakaplah.com
Kepala UPT Parkir Definitif, Walikota: Jangan Sampai Juru Parkir Minta Rp2 Ribu untuk Motor
BEDELAU.COM --Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memin.
Pemko Pekanbaru Prioritaskan Jalan Dharma Bakti, Jadi Akses Alternatif Saat Flyover Dibangun
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mula.
Kapolsek Kunto Darussalam Bersama Upika Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja di SMA 1 Pagaran Tapah
BEDELAU.COM — Upaya menciptakan lingkungan sekolah.
Layangkan Interupsi, DPRD Pekanbaru Sebut Sekda Arogan
BEDELAU.COM --DPRD Pekanbaru bersama Pemerintah Kota.
APBD-P Pekanbaru 2026 Rp3,25 Triliun, Pemko Fokus Perbaikan Jalan dan Drainase
BEDELAU.COM --Pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) Pek.
Warga Temukan Jenazah Pria di dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang, Inhil
BEDELAU.COM --Warga Desa Pasengrahan, Kecamatan Sung.








