Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Polisi Sisir 12 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Pakai Narkoba
BEDELAU.COM --Malam di Pekanbaru berubah menjadi arena pemeriksaan ketika polisi menyisir 12 tempat hiburan. Sebanyak 57 pengunjung menjalani tes urine dalam razia tersebut. Hasilnya, dua orang dinyatakan positif narkotika setelah diperiksa petugas.
Razia berlangsung Selasa malam, 29 September 2026, dengan kekuatan 116 personel. Personel gabungan berasal dari sejumlah satuan Polda Riau. Mereka bergerak membentuk tiga tim menuju berbagai kawasan hiburan.
Tim pertama menyisir wilayah Sukajadi dan Pekanbaru Kota. Petugas mendatangi C7 KTV, D’Poin, Andrew’s Mart, serta Grand Central KTV. Pemeriksaan tetap berjalan meski beberapa lokasi terlihat relatif sepi.
Di Andrew’s Mart, pemeriksaan menghasilkan temuan paling menonjol malam tersebut. Dua pengunjung dinyatakan positif narkotika melalui tes urine. Keduanya terdiri dari seorang laki-laki dan seorang perempuan.
Wadirresnarkoba Polda Riau AKBP Edi Munawar mengatakan pemeriksaan menyasar pengunjung. Polisi juga memeriksa barang bawaan untuk mencari indikasi peredaran narkotika. Namun, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika dalam pemeriksaan tersebut.
"Dua orang positif menggunakan ekstasi, tetapi bukan dikonsumsi di tempat hiburan tersebut," kata Edi, Rabu (30/9/2026). Menurut hasil pemeriksaan awal, keduanya mengaku menggunakan ekstasi beberapa hari sebelumnya.
Tim kedua bergerak menuju Kecamatan Lima Puluh dan Senapelan. Lokasi yang didatangi meliputi Dragon KTV, Paragon KTV, MP Club, serta Sago KTV. Petugas menjalankan pemeriksaan pengunjung dan barang bawaan secara bersamaan.
Sementara itu, tim ketiga menyisir Sukajadi dan Payung Sekaki. Petugas mendatangi RP Club, Live House, Gen Z, serta Empire KTV. Seluruh lokasi masuk dalam rangkaian pemeriksaan malam tersebut.
Edi menjelaskan razia melibatkan personel dari berbagai unsur kepolisian. Ditresnarkoba, Intelkam, Propam, Samapta, Brimob, Dokkes, dan Humas ikut terlibat. Kekuatan gabungan itu mendukung pemeriksaan di sejumlah lokasi.
Sebanyak 57 orang menjalani tes urine selama kegiatan berlangsung. Dua hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi positif penggunaan narkotika. Polisi kemudian membawa keduanya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur.
Tidak ditemukannya barang bukti membuat pemeriksaan berlanjut pada pendalaman informasi. Polisi menelusuri keterangan kedua pengunjung terkait waktu penggunaan ekstasi. Proses tersebut menjadi bagian dari penanganan setelah hasil tes urine keluar.
Edi menyebut kegiatan tersebut menjadi langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika. Polisi ingin mengurangi peluang tempat hiburan menjadi ruang transaksi barang terlarang. Pengawasan juga diarahkan untuk mendeteksi penggunaan narkotika lebih awal.
"Ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan sasaran tempat hiburan malam," ujar Edi. Pemeriksaan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan peredaran narkotika.
Polisi turut mengingatkan pengunjung agar tidak mengonsumsi narkotika. Pengelola tempat hiburan juga diminta menjaga lingkungan usahanya dari peredaran narkotika. Pesan tersebut diarahkan untuk mencegah penyalahgunaan sekaligus transaksi.
"Kami ingin mencegah tempat hiburan malam menjadi tempat transaksi narkotika," tegas Edi. Polisi secara khusus menyebut sabu dan ekstasi sebagai jenis yang perlu diantisipasi.
Razia ini menunjukkan pemeriksaan narkotika tidak berhenti pada pencarian barang bukti. Tes urine menjadi salah satu metode mendeteksi dugaan penggunaan narkotika. Pemeriksaan lanjutan kemudian menentukan langkah terhadap pengunjung yang hasilnya positif.
Malam hiburan akhirnya menyisakan cerita berbeda bagi dua pengunjung. Bukan musik atau lampu tempat hiburan yang menjadi perhatian mereka. Hasil tes urine justru membuat perjalanan malam berlanjut ke ruang pemeriksaan polisi.
Sumber: SM News.com
APBD-P 2026 Ditolak, Pemkab Hormati Keputusan DPRD Inhu
BEDELAU.COM --Pasca ditolaknya Rancangan Peraturan D.
Kurangi Banjir, Pemko Pekanbaru Hidupkan Lagi Fungsi Waduk Cipta Karya
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru beru.
Kepala UPT Parkir Definitif, Walikota: Jangan Sampai Juru Parkir Minta Rp2 Ribu untuk Motor
BEDELAU.COM --Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memin.
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kem.
Pemko Pekanbaru Prioritaskan Jalan Dharma Bakti, Jadi Akses Alternatif Saat Flyover Dibangun
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mula.
Kapolsek Kunto Darussalam Bersama Upika Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja di SMA 1 Pagaran Tapah
BEDELAU.COM — Upaya menciptakan lingkungan sekolah.








