Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Aksi Dua Pencuri NMax di Kampar Diduga Acungkan Senpi ke Warga
BEDELAU.COM --Aksi pencurian sepeda motor yang diduga melibatkan dua pelaku bersenjata api (senpi) viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Perwira, Perumahan Bintang Perwira Residence, tepatnya di belakang Pesantren Gontor Putri 7, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, pada September 2026.
Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV), dua orang diduga pelaku terlihat membawa kabur sepeda motor Yamaha NMAX warna merah dengan cara di-step.
Aksi tersebut kemudian diketahui warga. Saat diteriaki maling, kedua pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya kepada warga yang berada di sekitar lokasi.
Warga yang melihat aksi tersebut kemudian memilih menjauh dan mencari tempat berlindung karena khawatir keselamatannya terancam.
Kedua pelaku selanjutnya meninggalkan sepeda motor NMAX yang sebelumnya telah mereka bawa. Selain diduga membawa senjata api, kedua pelaku disebut membawa senjata tajam jenis samurai.
Rekaman CCTV di sekitar lokasi juga disebut memperlihatkan wajah serta nomor polisi kendaraan yang diduga digunakan kedua pelaku. Rekaman tersebut terjadi sebelum aksi pencurian diketahui warga.
Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian setelah rekamannya beredar di media sosial. Sejumlah warganet mengaku khawatir dengan kondisi keamanan, terutama karena pelaku diduga menggunakan senjata api saat berusaha melarikan diri.
Dalam unggahan akun Instagram @viralpekanbaru, sejumlah warganet turut memberikan komentar dan meminta aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut.
Salah seorang warganet berinisial Zul menyoroti dugaan penggunaan senjata api dalam aksi tersebut.
"Kacau, kacau kalian dalam pengawasan dan pengamanan. Maling pakai senpi dan ada kemajuan. Buruknya kepolisian Riau," tulisnya sambil menandai akun Herry Heryawan dan Humas Polresta Pekanbaru.
Komentar lainnya datang dari Thedi yang menyoroti situasi keamanan di wilayah Riau.
"Riau makin tak kondusif. Tak ada tim mumpuni seperti tim Klewang Polda Sumbar," tulisnya.
Sementara Dhy menyinggung kegiatan penertiban yang dilakukan aparat.
"Lah kmren razia THM, ini malah tidak diurus," tulisnya.
Warganet lainnya, Ded, meminta aparat segera melakukan tindakan.
"Gerak tolong lah," tulisnya sambil menandai akun Humas Polda Riau.
Saat dikonfirmasi Kapolres Kampar AKBP, Boby Ramdhan Putra Sebayang mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan.
"Bentar, kita cek duluan ya," terangnya.
Sumber: Riauaktual.com
Mantan Penghulu Rawa Mekar Jaya Ditahan, Dugaan Korupsi APBKam Rp404 Juta
BEDELAU.COM --Dugaan penyimpangan pengelolaan Anggar.
Arena Pacu Jalur Tepian Narosa "Diserang" PETI, Polisi Langsung Bakar
BEDELAU.COM --Tepian Narosa Teluk Kuantan, arena ber.
Diserahkan ke Jaksa, Dua Tersangka Dugaan Korupsi KUR Rp18,9 Miliar Ditahan
BEDELAU.COM --Dua tersangka dugaan korupsi penyalura.
Polda Riau Periksa 102 Saksi Dugaan Korupsi Anggaran RSD Madani
BEDELAU.COM --Penyidik Subdit III Tipidkor Direktor .
Batal Kencan karena Tak Sesuai Foto MiChat, Pria di Pekanbaru Malah Diperas Waria
BEDELAU.COM --Janjian kencan melalui aplikasi MiChat.
Diduga Lecehkan Bawahannya, Oknum Sekcam di Inhil Diminta Dinonaktifkan
BEDELAU.COM --Menyikapi kasus dugaan pelecehan seksu.








