• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Kuansing

Enam Rakit PETI Kabur Saat Polisi Merapat, Sungai Kuantan Jadi Jalur Pelarian

Redaksi

Jumat, 02 Oktober 2026 21:33:46 WIB
Cetak
Enam Rakit PETI Kabur Saat Polisi Merapat, Sungai Kuantan Jadi Jalur Pelarian
Ilustrasi. Foto: SM News/Created by Al/SM News.com

BEDELAU.COM --Enam rakit diduga melakukan aktivitas PETI di Sungai Kuantan, Desa Koto Cerenti, Jumat (2/10/2026). Polisi datang setelah menerima laporan warga melalui layanan 110. Keenam rakit langsung bergerak menuju hilir saat petugas tiba.

Polsek Cerenti mengecek lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas menemukan enam rakit berada di tengah aliran sungai. Polisi menduga seluruh rakit sedang menjalankan aktivitas pertambangan emas tanpa izin.

Petugas belum sempat menghentikan aktivitas tersebut. Operator langsung menyalakan mesin pendorong setelah mengetahui kedatangan polisi. Enam rakit kemudian bergerak meninggalkan lokasi pemeriksaan menuju arah hilir.

Kapolsek Cerenti Iptu Debi Setiawan membenarkan temuan tersebut. Ia mengatakan personel langsung turun setelah menerima laporan masyarakat. Polisi mengecek lokasi untuk memastikan informasi aktivitas PETI tersebut.

“Personel piket langsung mendatangi lokasi setelah laporan masyarakat diterima,” ujar Debi. Polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar. Petugas meminta aktivitas pertambangan emas tanpa izin dihentikan.

Debi mengatakan petugas menemukan enam rakit saat tiba di lokasi. Rakit tersebut terlihat sedang menjalankan aktivitas di sungai. Kedatangan polisi membuat seluruh rakit meninggalkan area tersebut.

“Ketika mengetahui kedatangan petugas, seluruh rakit bergerak menuju hilir,” katanya. Polisi belum dapat melakukan tindakan terhadap para operator. Petugas kemudian melanjutkan pemantauan di sekitar lokasi.

Polisi mencatat pergerakan enam rakit tersebut sebagai bagian pemantauan lapangan. Perkembangan situasi selanjutnya dilaporkan kepada piket Pamapta Polres Kuansing. Petugas juga terus menerima informasi dari masyarakat.

Laporan warga menjadi dasar polisi mendatangi kawasan Sungai Kuantan. Informasi tersebut membantu petugas menemukan lokasi aktivitas yang diduga PETI. Polisi meminta warga segera melapor jika kembali menemukan aktivitas serupa.

Enam rakit memang berhasil meninggalkan lokasi sebelum ditindak. Polisi tetap memantau pergerakan aktivitas di sepanjang aliran sungai. Kawasan Sungai Kuantan menjadi perhatian petugas terkait dugaan aktivitas PETI.

Polsek Cerenti juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menjalankan aktivitas PETI. Polisi meminta warga ikut menjaga keamanan dan kondisi lingkungan sungai. Laporan masyarakat menjadi salah satu dasar pengawasan aktivitas di wilayah tersebut.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Mantan Kepsek di Kampar Ditangkap, Diduga Lecehkan Puluhan Siswi

Jumat, 02 Oktober 2026 - 21:26:37 WIB

BEDELAU.COM --Polres Kampar menangkap mantan kepala .

Hukrim

Mantan Penghulu Rawa Mekar Jaya Ditahan, Dugaan Korupsi APBKam Rp404 Juta

Kamis, 01 Oktober 2026 - 23:07:35 WIB

BEDELAU.COM --Dugaan penyimpangan pengelolaan Anggar.

Hukrim

Arena Pacu Jalur Tepian Narosa "Diserang" PETI, Polisi Langsung Bakar

Kamis, 01 Oktober 2026 - 22:58:11 WIB

BEDELAU.COM --Tepian Narosa Teluk Kuantan, arena ber.

Hukrim

Aksi Dua Pencuri NMax di Kampar Diduga Acungkan Senpi ke Warga

Kamis, 01 Oktober 2026 - 22:56:34 WIB

BEDELAU.COM --Aksi pencurian sepeda motor yang didug.

Hukrim

Diserahkan ke Jaksa, Dua Tersangka Dugaan Korupsi KUR Rp18,9 Miliar Ditahan

Rabu, 30 September 2026 - 20:04:29 WIB

BEDELAU.COM --Dua tersangka dugaan korupsi penyalura.

Hukrim

Polda Riau Periksa 102 Saksi Dugaan Korupsi Anggaran RSD Madani

Rabu, 30 September 2026 - 20:01:28 WIB

BEDELAU.COM --Penyidik Subdit III Tipidkor Direktor .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
LSM CNI Desak Polda Riau Perjelas Penanganan Laporan Dugaan Pelanggaran DAS PT APSL
02 Oktober 2026
PHR Hadirkan Jalan Mulus di Duri, Perkuat Akses Energi dan Mobilitas Masyarakat
02 Oktober 2026
Panji Tribrata Diserahkan, Suyudi Ario Seto Resmi Ambil Alih Komando Polri
02 Oktober 2026
Enam Rakit PETI Kabur Saat Polisi Merapat, Sungai Kuantan Jadi Jalur Pelarian
02 Oktober 2026
Senang Lihat Potensi Jagung di Sela Sawit, Afni Janjikan Combine Harvest Corn untuk Petani Dayun
02 Oktober 2026
DPRD Bengkalis Keluarkan Surat Dukungan Pemekaran Riau Bagian Pesisir
02 Oktober 2026
Disnakertrans Riau Buka Pelatihan Vokasi Gratis Batch 6, Ada 5 Kejuruan
02 Oktober 2026
Mantan Kepsek di Kampar Ditangkap, Diduga Lecehkan Puluhan Siswi
02 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Baitussattar Meureudu, Pidie Jaya
02 Oktober 2026
Pemko Pekanbaru Gerakkan Lahan Tak Produktif untuk Pertanian
01 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Tim KKP dan Polres Inhil Evakuasi Diduga Bangkai Paus di Perairan Sungai Bahale Mandah
  • 2 Safari Dakwah Syekh Anas Al Masry di Pidie Jaya, Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Kepedulian Palestina
  • 3 Kasus Kebun Sawit dalam Kawasan Hutan, Anggota DPRD Kampar Fahmil Jadi Tersangka
  • 4 Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak
  • 5 Tanah Tak Lagi Tanpa Batas? Pemerintah Siapkan Aturan Penguasaan dan Kepemilikan
  • 6 Sengketa Lahan di Rumbai, Warga Diduga Diteror hingga Meninggal
  • 7 Wako Pekanbaru Tegaskan soal Jalan Berportal: Sudah Dibangun APBD, Harus Terbuka untuk Umum

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved