• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional

Redaksi

Ahad, 11 Oktober 2026 19:03:15 WIB
Cetak
Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Setpres

BEDELAU.COM --Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan sudah berlangsung berbulan-bulan lamanya. Belum ada tanda-tanda bencana ini bisa diatasi, seiring peningkatan suhu dan musim kemarau yang makin tak bisa diprediksi. 

Karhutla di wilayah Indonesia pada tahun 2026 ini bahkan telah mengusik negeri jiran Malaysia dan Singapura. Warga di kedua negara tetangga tersebut makin merisaukan dampak asap kiriman dari Indonesia. 

Di dalam negeri, khususnya di Sumatera dan Kalimantan, dampak asap Karhutla makin parah. Jutaan rakyat terpapar asap, kasus ISPA melonjak gila-gilaaan. 

Karhutla tak lagi sekadar menjadi masalah ekologi, namun telah merambah pada masalah kesehatan publik yang makin terancam. 

Pada sisi lain, sektor ekonomi dan transportasi pun ikut terpukul. Puluhan penerbangan pesawat terpaksa ditunda dan batal. Mobilitas masyarakat terganggu secara signifikan. 

Telah berbulan-bulan lamanya bencana Karhutla menerpa negeri ini, namun upaya keras pemerintah untuk mengendalikannya belum menemui titik terang. Hanya hujan kiranya yang mampu menaklukkan karhutla, meski beragam cara termasuk modifikasi cuaca dan operasi lapangan terus digencarkan. Namun, pemerintah pusat setakad ini belum menetapkan Karhutla 2026 sebagai bencana nasional. 

Pernah Minta Karhutla Dijadikan Bencana Nasional 

Warganet kini kembali mengungkit pernyataan yang pernah disampaikan Prabowo pada Oktober 2015 silam, tepat setahun usai dirinya kalah dalam kontestasi Pilpres melawan Jokowi. Kala itu, wilayah Sumatera dan Kalimantan juga tengah dihantam asap Karhutla. 

Lewat akun Facebook resminya pada Rabu, 14 Oktober 2015 silam, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menyatakan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan kian memprihatinkan. Dia pun meminta agar statusnya dinaikkan jadi bencana nasional.

Menurutnya, banyak yang bertanya kepada dia soal bagaimana sikapnya terhadap kabut asap yang melanda.

"Demi mengatasi kabut asap yang terus merugikan sebagian rakyat Indonesia, saya menyarankan untuk menaikkan status tersebut menjadi bencana nasional," kata Prabowo dalam postingannya 11 tahun silam.

Ia meminta agar Karhutla 2015 dijadikan sebagai bencana nasional. Tujuannya, agar penanganan yang diberikan pemerintah pusat dan daerah dapat lebih maksimal.

"Karena dampak yang ditimbulkan sudah sangat memperihatinkan," kata Prabowo. 

Perintahkan Fraksi Gerindra

Prabowo juga memberikan saran kepada pemerintah. Dalam menangani asap, menurutnya harus dibentuk kementerian khusus yang fokus menangani bencana alam seperti halnya di Rusia.

"Dengan memanfaatkan teknologi satelit, Kementerian Penanggulangan Bencana di Rusia bisa mendeteksi adanya titik-titik api, dengan begitu kebakaran hutan dapat dicegah," ucapnya.

"Selain itu, aparat penegak hukum juga harus berani melakukan investigasi agar para pelaku pembakar hutan mendapatkan sanksi dan hukuman yang sesuai," timpal Prabowo.

Prabowo saat itu mengaku telah memerintahkan anak buahnya di DPR RI lewat Fraksi Gerindra untuk terus memperjuangkan agar status masalah tersebut (asap) menjadi bencana nasional.

"Hal ini sangat penting, mengingat dampak yang ditimbulkan sudah sangat memperihatinkan," imbuh Prabowo.

Namun kini, setelah Prabowo memegang kendali kekuasaan pemerintahan, meski Sumatera dan Kalimantan terus dihajar Karhutla, Prabowo tak kunjung menetapkan kondisi saat ini sebagai bencana nasional.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Inilah Enam Jenderal yang Jadi Panglima 6 Kodam Baru Diresmikan Prabowo

Senin, 05 Oktober 2026 - 21:49:04 WIB

BEDELAU.COM --Presiden Prabowo Subianto resmi meresm.

Nasional

Herry Heryawan Resmi Jadi Kabaharkam Polri, Naik Pangkat Bintang Tiga

Ahad, 04 Oktober 2026 - 18:15:30 WIB

BEDELAU.COM --Komjen Herry Heryawan resmi menjabat K.

Nasional

Tak Sampai 48 Jam, Suyudi Sudah Rombak Jajaran Polri: Mabes Ungkap Alasannya

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 21:20:32 WIB

BEDELAU.COM --Baru dua hari menduduki kursi Kapolri,.

Nasional

Panji Tribrata Diserahkan, Suyudi Ario Seto Resmi Ambil Alih Komando Polri

Jumat, 02 Oktober 2026 - 21:36:07 WIB

BEDELAU.COM --Pergantian Kapolri dari Jenderal Listy.

Nasional

Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Baitussattar Meureudu, Pidie Jaya

Jumat, 02 Oktober 2026 - 07:00:00 WIB

PIDIE JAYA, BEDELAU.COM — Kegiatan Jumat Berkah Su.

Nasional

Profil dan Jejak Karier Wahyu Hadiningrat, dari Reserse hingga Wakapolri

Kamis, 01 Oktober 2026 - 23:03:29 WIB

BEDELAU.COM --Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjaba.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
11 Oktober 2026
Pukul 23.30 Polisi Bergerak, Tempat Hiburan Pekanbaru Diperiksa Sampai Dini Hari!
11 Oktober 2026
Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
11 Oktober 2026
Kabaharkam Polri Tinjau Induk Gajah Lisa dan Anaknya di Camp Elephant Flying Squad TNTN
11 Oktober 2026
Serahkan Pataka kepada Irjen Arman, Komjen Herry: Titip Marwah Riau dan Green Policing
11 Oktober 2026
Empat Pejabat Polda Riau Dimutasi, Jeki Rahmat Mustika Bergeser dari Dirlantas
11 Oktober 2026
Besok Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
11 Oktober 2026
Cabai di Pekanbaru Tembus Rp110 Ribu per Kilogram
10 Oktober 2026
Mahasiswa UIN Suska Riau Tantang Gubri, Kapolda Hingga Pangdam Tindak Korporasi Terlibat Karhutla
10 Oktober 2026
Afni: Kalau Minyak Habis, Kita akan Kembali ke Pesisir, ke Maritim
10 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Swasta Wajib Patuhi PJJ Saat Kabut Asap
  • 2 Giat Parlinsos Polsek Rambah Samo Salurkan Bantuan Sosial, Sasar Warga Kurang Mampu
  • 3 Keributan di Kebun PT Adei Bengkalis, Security Diserang dan Kendaraan Dirusak
  • 4 Cabai Riau Mengamuk! Harga Merah Keriting Nyaris Rp100 Ribu, Ini Biang Keroknya
  • 5 Polres Inhil Dampingi Proses Ekshumasi dan Autopsi Mayat yang Ditemukan dalam Togok
  • 6 Waduk Cipta Karya Disiapkan Jadi Kawasan Rekreasi, Pemko Siapkan Jogging Track dan UMKM
  • 7 PHR Hadirkan Jalan Mulus di Duri, Perkuat Akses Energi dan Mobilitas Masyarakat

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved