• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia

Redaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 22:27:35 WIB
Cetak
Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia
Ilustrasi Kondisi kabut asap di wilayah Chow Kit dan Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia. (ANTARA FOTO/Rangga Pandu Asmara Jingga)

BEDELAU.COM --Pemerintah Malaysia menyebut pengiriman nota diplomatik menjadi langkah terakhir dalam menghadapi masalah kabut asap lintas batas dari Indonesia. Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Mohamad Hasan mengatakan, upaya mengirim nota diplomatik terkait isu sensitif yang melibatkan negara-negara tetangga disebutnya bisa membawa konsekuensi besar.

Mohamad menyebut Malaysia akan terus mengedepankan jalur diplomasi dan mekanisme ASEAN untuk menangani persoalan asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Pendekatan bertahap akan dilakukan dengan mengutamakan kepentingan dan kesehatan masyarakat Malaysia tanpa merusak hubungan bilateral kedua negara.

“Kami belum sampai pada tahap itu (mengirim nota diplomatik). Mudah untuk berbicara tentang mengambil tindakan hukum, tetapi melakukan hal tersebut berarti kami siap memutuskan hubungan. Nota seperti itu merupakan upaya terakhir,” ujar Mohamad, dilansir dari Bernama, Jumat (16/10/2026).

Mohamad menegaskan, sikap tersebut bukan berarti Pemerintah Malaysia tidak melakukan upaya untuk mengatasi kabut asap yang terus berulang. Sebaliknya, Malaysia sedang mengupayakan pendekatan yang lebih menyeluruh untuk mencari solusi bersama pada tingkat regional, sekaligus tetap siap membantu Indonesia memadamkan kebakaran penyebab kabut asap.

“Saya telah menginstruksikan sekretaris jenderal Kementerian Luar Negeri untuk menindaklanjuti masalah ini. Kemarin saya mendapat informasi rapat koordinasi akan digelar untuk membahas bagaimana Malaysia dapat membantu Indonesia memadamkan kebakaran. Pemerintah Indonesia sedang berupaya keras memadamkannya, tetapi tugas tersebut tidak mudah,” ujarnya.

Mohamad menambahkan, jarak pandang di wilayah terdampak kurang dari 50 meter. Kondisi tersebut membuat penerbangan menjadi sangat berisiko. Ia juga mengungkapkan, tim bantuan dari Jepang terpaksa menarik diri karena kesulitan menjangkau lokasi kebakaran.

“Helikopter kami juga tidak dapat beroperasi karena kabut asap sangat tebal sehingga penerbangan akan berbahaya,” katanya.

Dalam perkembangan terkait, Malaysia akan menyampaikan dokumen non-paper dalam pertemuan pejabat senior ASEAN (ASEAN Senior Officials’ Meeting/ASEAN SOM) dan pertemuan menteri luar negeri ASEAN (ASEAN Foreign Ministers’ Meeting/AMM) mendatang.

Dokumen tersebut bertujuan memperkuat mekanisme regional untuk menangani kabut asap lintas batas. Malaysia juga ingin agar persoalan ini dibahas dalam kerangka kerja sama penanggulangan bencana alam sehingga ASEAN dapat meningkatkan respons dan koordinasi antarnegara.

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:30:32 WIB

BEDELAU.COM --Ada ironi besar dalam penertiban kawas.

Nasional

Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:49:45 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah berencana mulai menyalurkan.

Nasional

BBM Katanya Aman, Rakyat Malah Mengantre 3 Jam! Ombudsman Bongkar 4 Biang Kerok

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:47:44 WIB

BEDELAU.COM --Bayangkan menghabiskan tiga jam hanya .

Nasional

Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional

Ahad, 11 Oktober 2026 - 19:03:15 WIB

BEDELAU.COM --Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) d.

Nasional

Inilah Enam Jenderal yang Jadi Panglima 6 Kodam Baru Diresmikan Prabowo

Senin, 05 Oktober 2026 - 21:49:04 WIB

BEDELAU.COM --Presiden Prabowo Subianto resmi meresm.

Nasional

Herry Heryawan Resmi Jadi Kabaharkam Polri, Naik Pangkat Bintang Tiga

Ahad, 04 Oktober 2026 - 18:15:30 WIB

BEDELAU.COM --Komjen Herry Heryawan resmi menjabat K.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Sumatera Seperti Kompor Raksasa, 3.048 Hotspot Terdeteksi dan Riau Sumbang Cuma 9 Titik
17 Oktober 2026
Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?
17 Oktober 2026
Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia
17 Oktober 2026
Gebrak Sarang Narkoba Pekanbaru, Polisi Sita Sabu, Ganja dan Sajam
17 Oktober 2026
Bayi Laki-laki Ditemukan di Teras Rumah Warga Pekanbaru, Polisi Serahkan ke Dinsos
17 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Pendaratan Dua Pesawat di Bandara SSK II Pekanbaru
17 Oktober 2026
Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial, DPC Laskar RMRB Rohul Sambangi PAC Kabun
16 Oktober 2026
Mekanik Tewas Tertimpa Muatan Kayu Truk Fuso di Pangkalan Lesung, Pelalawan
16 Oktober 2026
IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI
16 Oktober 2026
Bupati Kuansing Nonaktif Suhardiman Amby Tolak Disumpah, Jaksa dan Advokat Adu Argumen
16 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 2 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 3 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 4 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 5 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!
  • 6 Kabut Asap Semakin Pekat, Pemko Pekanbaru akan Gelar Salat Istisqa
  • 7 Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Swasta Wajib Patuhi PJJ Saat Kabut Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved