• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Bengkalis

Tiga Titik Pintu Masuk Desa Ditutup, Pos PPKM Skala Mikro Dimaksimalkan

Pasca 52 Warga Teluk Pambang Terpapar Covid-19

Redaksi

Sabtu, 24 Juli 2021 15:19:38 WIB
Cetak
Pasca 52 Warga Teluk Pambang Terpapar Covid-19
PPKM SKALA MIKRO : Pasca didapatinya 52 warga Desa Teluk Pambang terpapar Covid-19. Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT langsung meninjau Pos-Pos PPKM Skala Mikra serta penutupan akses pin

BANTAN, BEDELAU.COM  —Wabah virus Covid-19 makin meningkat tajam di Bengkalis. Bahkan sudah sampai ke tingkat desa penyeberangannya. Buktinya di Desa Teluk Pambang, yang berada di Kecamatan Bantan. Mendadak sebanyak 52 warganya terkonfirmasi positif Covid-19. Kondisi ini langsung mendapat perhatian Polres Bengkalis, Jumat (23/7/2021) lalu.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT bersama jajarannya langsung meninjau kondisi di Desa Teluk Pambang. Selain itu melihat langsung Pos-Pos Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, sehingga bisa diaktifkan secara ketat.

Diduga meningkatnya Covid-19 di desa tersebut merupakan klaster acara pesta pernikahan. Hal itu diketahui dari masyarakat setempat, yang mengatakan jika dalam beberapa hari yang lalu baru saja dilangsungkan acara pesta pernikahan.

“Diduga musibah Covid-19 di Desa Teluk Pambang berasal dari acara rewang atau pesta pernikahan di desa setempat,”ujar salah seorang sumber yang minta namanya dirahasiakan.

Untuk memastikan kondisi PPKM Skala Mikro, AKBP Hendra Gunawan langsung memantau kondisi personil yang ada di Pos-Pos PPKM tersebut. Sehingga untuk 14 hari ke depan, akses pintu masuk menuju Desa Teluk Pampang di tutup total.

“Kita akan terus pantau perkembangan musibah Covid-19 ini di Desa Teluk Pambang. Apa yang sudah menjadi kesepakatan dari desa untuk menutup akses pintu masuk desa juga kita monitor. Sebab, selama dua hari ini penambahan terkonfirmasi Covid-19 cukup signifikan. Maka rundingkan PPKM skala mikro memang betul-betul mikro. Ada tiga titik akses yang ditutup, di sana terdapat 80 kepala keluarga, sedangkan yang terkonfirmasi sebanyak 22 kepala keluraga,”ujar AKBP Hendra Gunawan.

Dikatakan perwira dua bunga melati emas dipundak ini, Polres juga akan melakukan koordinasi dengan OPD terkait dan Satgas Covid-19.

“Insya Allah kami akan melaksanakan rapat, untuk membahas hal ini. Kita akan upaya membantu ketersediaan masyarakat, agar benar-benar melaksanakan isolasi mandiri dan tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes). Nanti kita akan rapatkan, siapakah yang akan berdonasi hingga penyediaan obat-obatannya, keputusan nanti disampaikan,”terang AKBP Hendra Gunawan.

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Pambang Muhammad Ali, Jumat (23/7/2021) mengatakan, hari ini masyarakat Desa Teluk Pambang sedang diuji dengan musibah Covid-19. Ini diawali pada tanggal 19 Juli 2021 lalu sampai hari ini.

“Ada masyarakat yang demam jadi setelah itu dilakukan swab antigen ternyata hasilnya positif, pertama dilakukan swab itu sebanyak 19 orang atau 8 kepala keluarga (KK). Setelah  itu menyusul lagi di hari kedua berjumlah 28 orang dan tim kesehatan dari Puskesmas turun mengadakan swab langsung, hasilnya didapati 22 orang lagi terpapar. Sehingga jumlahnya mencapai 52 orang, semuanya positif,”kata Muhammad Ali.

Hasil swab antigen itu didapat dari 11 kepala keluarga. Sehingga hari ini pemerintah desa harus mengoptimalkan Pos-Pos PPKM skala mikro. Sebab, hasil musyawarh desa, sambung Muhammad Ali, sudah ditetapkan sebagai zona merah.

“Kami dari desa berupaya semaksimal mungkin dan mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengkedepankan protokol kesehatan. Selain itu untuk mawas diri prokes harus diperhatikan. Kemarin pertemuan melalui musyawarah desa bersama Kapolsek, Babinkamtibmas, Babinsa dan seluruh masyarakat, sepakat menyetop pintu masuk di wilayah dusun dan memaksimalkan  Pos-Pos PPKM. Tujuannya tak lain adalah mencegah dampak virus covid-19 ini. Kemudian, Rapidtes dan swab antigen terus dilaksanakan oleh petugas Puskesmas bersama Satgas Covid-19,”tutupnya.(ra)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved