• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Perombakan Kabinet Syamsuar Dipandang Perlu, Kepala OPD Melempem Copot Saja

Redaksi

Sabtu, 21 Agustus 2021 20:48:09 WIB
Cetak
Perombakan Kabinet Syamsuar Dipandang Perlu, Kepala OPD Melempem Copot Saja
Kantor Gubernur Riau.

PEKANBARU, BEDELAU.COM  - Menjabatnya SF Hariyanto sebagai Sekdaprov Riau sudah seharusnya diikuti dengan bergantinya posisi kepala - kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau yang dinilai lemah kinerjanya selama ini.

Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi I DPRD Riau, Ade Agus Hartanto. Ia meyakini, saat ini Sekda pasti sudah punya catatan terkait squad OPD yang dibawahinya.

"Dipandang perlu dilakukan penyegaran, jadi kepala OPD bekerja sesuai dengan gubernur dan Sekda. Kita serahkan ke mereka lah, kalau bagi mereka layak, ya dibuktikan. Tapi kawan-kawan DPRD kan sudah pada mengkritik, saya yakin Sekda mengikuti perkembangan itu. Kita tunggu lah apa yang dilakukannya, kalau hanya bertukar posisi Sekda baru dari yang lama, ya gak menarik untuk didiskusikan," kata Ade Agus, Sabtu (21/8/2021).

Politisi PKB ini mengatakan, memang tidak harus dilakukan pertukaran di semua OPD. Yang bagus serta masih bisa dipertahankan tetap dipertahankan. Namun, kalau hanya membebani saja, ya dicopot dan diganti.

"Sekda harus mapping dulu, dimana letak salahnya, lemahnya dimana. Kalau terdapat pada personalnya, ya sudah ganti. Terlebih misalnya, kepala OPD yang masih tersangkut masalah persoalan hukum. Itu tidak ada lagi konsentrasinya tu. Ada dua OPD tu, ya diberikan keleluasaan lah dia untuk ikut proses hukumnya. Kita hormati azas praduga tak bersalah, tapi ya diberi dia keleluasaan dan tanggung jawab. Yang begitu begitu harus diselesaikan," cakapnya.

"Nah, kemudian ada juga OPD-OPD yang memang memble, kalau catatan kita ada dua atau tiga OPD juga yang begitu, OPD sentral pula malahan, tumpuan dari pemerintahan, Dinas Pendidikan misalnya. Kita mengingatkan, tapi kalau merasa memiliki keyakinan dengan squad yang ada ya laksanakan, tapi eksekusinya harus jelas. Kelemahan Pemprov saat ini lemah di eksekusi. Bisa membuat rencana anggaran, tapi tak bisa melaksanakannya," cakapnya lagi.

Ketua Fraksi PKB ini mencontohkan seperti Rumah Layak Huni dan Pengadaan Sapi. Dimana anggarannya besar, tapi tidak bisa dilaksanakan, setelah dianggarkan baru tahu bahwa ada yang tidak boleh dan lain sebagainya.

"Ini lemah sekali dalam penganggaran, siapa yang salah? Kepala dinas, kemudian Bapedda, yang bertanggung jawab, ketua TAPD yang merupakan Sekda, dan yang bertanggung jawab adalah gubernur, makanya ini sudah komplikasi masalahnya. Makanya yang begini jangan sampai terjadi lagi," ujarnya.

Terlebih katanya, sudah tahun ketiga masa jabatan Syamsuar - Edy Natar namun masih berputar di masalah teknis.

"Udah masuk tahun ketiga Syamsuar - Edy Natar masih berkutat dengan masalah teknis, masalah administrasi. Itu menunjukkan bahwa lingkungan Pemprov perlu penyegaran. Gak akan ada Riau lebih baik kalau hanya sibuk mengakomodasi tim-tim sukses, tak melihat kualitas. Boleh kita mengakomodasi timses, tapi disesuaikan, jangan camat tiba-tiba jadi Eselon II, guru tiba tiba jadi Eselon II, itu yang merusak di lingkunan pemprov, semoga dengan Sekda baru, bisa lebih berbenah," tukasnya.

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved