• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Bengkalis

Soal Oknum Kades Nikah Siri dan Resahkan Masyarakat, 10 Warga Desa Penampi Datangi Inspektorat Bengkalis

Redaksi

Kamis, 23 Desember 2021 20:26:56 WIB
Cetak
Soal Oknum Kades Nikah Siri dan Resahkan Masyarakat, 10 Warga Desa Penampi Datangi Inspektorat Bengkalis
WARGA MELAPOR : Sepuluh orang warga asal Desa Penampi, Kecamatan Bengkalis mendatangi kantor Inspektorat Bengkalis, untuk menanyakan tindaklanjut laporan masalah oknum kades Penampi, yang nikah siri,

BENGKALIS,, BEDELAU.COM —Masalah oknum kepala desa (Kades) di Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis yang kedapatan nikah siri disikapi warga dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) setempat. Berbekal hasil musyawarah BPD, sepuluh orang pemuda asal Desa Penampi, Kecamatan Bengkalis mendatangi kantor Inspektorat Bengkalis, Kamis (23/12/2021).

Maksud kedatangan mereka adalah untuk memastikan tindaklanjut permasalahan yang terjadi di desanya. Mereka juga mendesak melalui surat resmi, agar laporan tindaklanjut oknum kepala desa nikah siri berinisial AS agar disampaikan ke publik.

“Kami sebanyak 10 orang mewakili masyarakat desa mendatangi kantor inspektorat dalam rangka menanyakan tindak lanjut dari rekomendasi Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Penampi yang telah melakuka musyawarah dan menghasilkan keputusan dari RT dan masyarakat,”kata Endri Surya Darma, koordinator warga Penampi, Kamis (23/12/2021).

Ia mengatakan, jika musyawarah BPD Penampi memuat sejumlah keinginan atau persetujuan warga dalam bentuk aspirasi yaitu, masyarakat meminta Kades Penampi untuk diberhentikan dari jabatannya.

Kemudian, sambungnya, meminta kasi pelayanan juga turut diberhentikan karena sudah melakukan pembiaran, begitu juga Kasi Pemerintahan inisial AM yang merupakan istri siri dari oknum Kades. Selain itu, masyarakat meminta agar Ketua LKMD Penampi diberhentikan dengan dasar hukum, yang jelas-jelas melanggar ketentuan, dari Tahun 2004 Ketua LKMD Penampi tidak pernah diganti.

“Ada 10 poin keinginan masyarakat tertuang dalam laporan tindaklanjut hasil musyawarah di BPD Penampi dihadiri seluruh anggota BPD Penampi. Kemudian ada sekitar 64 masyarakat yang hadir serta menyutujui agar kepala desa di non aktifkan,”kata Endri Surya.

Kemudian, sambung Endri, sebanyak 9 Ketua Rukun Tetangga (RT) yang ada di Desa Penampi juga turut memberikan dukungan melalui surat dukungan, yang ditandatangangi masing-masing ketua RT lengkap dengan cap. Hal ini sudah disampaikan atau ditembuskan ke Dinas PMD Bengkalis, Inspektorat, Camat Bengkalis dan BPD Desa Penampi.

“Berkas tindak lanjut laporan kami di Dinas PMD Bengkalis sudah diteruskan ke Bupati dan Inspektorat. Sudah sekitar 3 minggu yang lalu. Kami berharap permasalahan ini segera ditindaklanjuti, karena hari ini masyarakat bertanya-tanya, apakah memang saudara AS, selaku oknum kades ini main mata dengan inspektorat atau ada rasa kekuatiran intervensi dari petinggi negeri. Maka, kami berharap ini disampaikan nantinya di publik,”ungkapnya lagi.

Sementara itu, Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Penampi, Khairuddin, Kamis (23/12/2021) saat dihubungi media ini menjelaskan, jika BPD telah menempuh proses yang disarankan oleh Dinas PMD Bengkalis dan Camat Bengkalis.

Menurutnya, Jumat 05 November 2021 lalu. BPD Penampi melangsungkan musyawarah menindaklanjuti laporan masyarakat Desa Penampi, terhadap oknum kepala desa yang nikah siri dengan staf desanya.

Musyawarah BPD itu, sambung Khairuddin, tertuang dalam berita acara yang memuat semua aspirasi dan keinginan masyarakat di Desa Penampi.

“Musyawarah sudah kita lakukan. Semua keinginan masyarakat melalui aspirasinya, sudah kita tampung dan tuangkan dalam berita acara. Dilengkapi dengan absensi atau daftar hadir. Kalau tak salah ada 10 keinginan masyarakat desa, salah satunya menginginkan kepala desa dinonaktifkan, karena sudah mencoreng nama baik pemerintah desa,”ujarnya.

Ia juga mengatakan, awalnya BPD didatangi oleh istri pertama oknum Kades. Istri pertama ini datang ke kantor BPD dengan menyatakan tidak senang atas kepemimpinan kepala desa atau suaminya. Karena telah merusak rumah tangga, begitupun staf desa dengan jabatan Kasi Pemerintahan, yang menjadi istri sirinya.

“Pengaduan buk Azizah ini kemudian kami dudukan bersama kepala desa di kantor BPD. Sehingga duduk persoalannya diketaui, kepala desa mengaku menikah lagi, secara siri. Sehingga buk Azizah tidak terima, bahkan sampai menggugat cerai suaminya,”ungkapnya.

Khairuddin berharap, sebagai pihak yang menengahi permasalahan ini agar sekira dapat dituntaskan, semua aspirasi dari masyarakat desa. Sebab, beberapa kali pihanya berkonsultasi dengan Sekcam Bengkalis, juga menyarankan yang sama yaitu agar dibahas dan dimusyawarahkan bersama masyarakat.

“Kami sudah berkonsultasi ke Sekcam Bengkalis. Sebagai penengah kami hanya bisa menampung aspirasi dan keinginan masyarakat desa. Seperti apa keinginan mereka, nah keinginan tersebut kami tuangkan dalam berita acara dan berkasnya sudah disampaikan ke dinas terkait yaitu Dinas PMD Kabupaten Bengkalis. Kita tunggu saja hasilnya,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Bengkalis Radius Akima ketika ditemui dikantornya untuk melakukan konfirmasi terhadap persoalan yang dihadapi warga Desa Penampi, sedang tidak berada ditempat dan hanya petugas kemanan yang ditanya tidak mengetahui kemana kepala inspektorat pergi.

 ‘’Tidak tau pak. Mungkin ada kegiatan di luar,’’ ujar salah seorang petugas keamanan di kantor Inspekorat Bengkalis, bernama Jep.

Saat dikonfirmasi ulang melalui via WhatsApp, Radius Akima mengatakan, saat ini pihaknya sedang memproses laporan masyarakat tersebut, namun Inspektorat bukan sebagai tempat yang memutuskan, melainkan putusannya akan dikembalikan ke Dinas PMD Bengkalis.

“Sudah kita panggil dari kecamatan dan juga instansi terkait dan nanti kepala desanya juga akan kami panggil,”ungkap mantan Sekwan DPRD Bengkalis ini.(ra)

 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved