• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

Jangan Anggap Enteng, Varian Omicron Tularkan Banyak Orang Dan Mematikan

Redaksi

Selasa, 15 Februari 2022 23:05:33 WIB
Cetak
Jangan Anggap Enteng, Varian Omicron Tularkan Banyak Orang Dan Mematikan
Ilustrasi Omicron. (Foto: Dok. Tumisu/Pixabay)

BEDELAU.COM --Kasus harian Covid-19 di Indonesia sudah mendekati puncak kasus Covid-19 varian Delta pada Juli 2021. Kendati demikian, Pemerintah tetap meminta masyarakat tenang, kurangi kegiatan di luar rumah, disiplin protokol kesehatan (prokes) dan segera vaksinasi.

Pandemictalks mengunggah meme berkaitan dengan terus naiknya kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Kasus harian menca­pai 55 ribu kasus. Semakin mendekati rekor tertinggi gelombang Delta Juli 2021, yaitu 56 ribuan.

“Segera vaksinasi, prokes jangan kendor,” ajak Pandemictalks.

Akun @daimyosama mengatakan, Pemerintah sudah mengingatkan sejak awal bahwa varian Omicron akan naik berkali-kali lipat dibanding varian Delta. Dia pun meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik “Yang penting angka kematian masih terkontrol,” katanya.

Senada, @Erik mengimbau masyarakat tetap tenang di tengah melonjaknya varian Omicron. Kata dia, tetap beraktivitas seperti biasa dengan tetap prokes. Bila bergejala pilek batuk, segera PCR.

“Dan bila positif, langsung melakukan isolasi terpusat di Wisma Atlet atau rumah sakit. Hindari dirawat di rumah agar tidak menularkan ke orang lain,” imbuhnya.

Akun @Dodit memprediksi varian Omicron tidak akan lama lagi melewati varian Delta. Soalnya, saat ini saja di mana angka kasus naik hanya didominasi Jabodatebek, Jawa Barat dan Banten. Sedangkan daerah-daerah lain belum ikut melonjak.

“Bila di daerah kasus Covid-19 sudah ikut tinggi, baru terjadi puncak Covid-19 var­ian Omicron. Jadi, kita taat prokes dan jaga keluarga masing-masing yang belum vaksin booster secepatnya cari vaksin,” saran dia.

Akun @lari_sore mengenang puncak har­ian kasus varian Delta pada 15 Juli 2021. Saat itu, kasus harian mencapai 56 ribu. Bedanya dengan saat ini, pada tahun lalu pasien yang sembuh hanya 19 ribu, sekarang 32 ribu.

“Yang meninggal waktu itu 1.200-an orang, sekarang hanya 107,” ungkap @lari_sore. “Saat itu banyak orang yang membutuhkan obat dan mencari tabung oksigen serta banyak anggota keluarga yang meninggal dunia,” ujar @seonggokjagung.

Akun @gideon_aprilian melihat kondisi di lapangan saat ini berbeda dibanding saat varian Delta menyebar pada Juli lalu. Saat itu, orang yang tidak memakai masker langsung memakai masker dan anak-anak dilarang main di luar rumah. “Sekarang masyarakat sudah abai prokes,” kata dia.

Akun @clairekriaty menimpali. Kata dia, mayoritas orang saat ini menyepelekan var­ian Omicron karena tidak terlalu berbahaya dibanding varian Delta.

“Padahal, varian Omicron masih menular­kan banyak orang dan mematikan walaupun tidak sebanyak varian Delta,” katanya.

“Orang-orang sudah menganggap sepele Covid-19 karena merasa varian Omicron tidak berbahaya. Bahkan yang bergejala seperti flu tak mau isoman dan masih asyik berjalan-jalan dan menularkan ke orang lain,” ujar @Asrinabila.

Akun @ingefach berharap kasus Covid-19 varian Omicron bisa segera melandai dan lebaran bisa mudik ke kampung halaman.

Akun @Hirofitriyati memprediksi, tahun ini warga bisa mudik ke kampung halaman.

Akun @Donny_ridwan menambahkan, di negara lain, kasus Covid-19 varian Omicron juga sudah turun. Yang penting dari sekarang, perketat prokes sehingga ketika waktunya mudik Lebaran semua bisa mudik.

“Makanya, kalau ada gejala mirip flu segera melakukan isoman dan jangan pergi ke luar rumah bila tidak penting sekali,” tandas @parik_patuti. 

 

 

Sumber: Rm.id


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:13:20 WIB

BEDELAU.COM, PIDIE JAYA – Gerakan kepedulian sosia.

Nasional

Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:30:32 WIB

BEDELAU.COM --Ada ironi besar dalam penertiban kawas.

Nasional

Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:27:35 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Malaysia menyebut pengirima.

Nasional

Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:49:45 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah berencana mulai menyalurkan.

Nasional

BBM Katanya Aman, Rakyat Malah Mengantre 3 Jam! Ombudsman Bongkar 4 Biang Kerok

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:47:44 WIB

BEDELAU.COM --Bayangkan menghabiskan tiga jam hanya .

Nasional

Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional

Ahad, 11 Oktober 2026 - 19:03:15 WIB

BEDELAU.COM --Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) d.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved