• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Dunia

115 Ribu Warga Ukraina Mengungsi ke Negara Tetangga Sejak Perang dengan Rusia

Redaksi

Ahad, 27 Februari 2022 23:09:50 WIB
Cetak
115 Ribu Warga Ukraina Mengungsi ke Negara Tetangga Sejak Perang dengan Rusia
Perang Ukraina-Rusia memaksa ratusan ribu warga Ukraina mengungsi ke negara tetangga (Foto: Cakaplah.com)

BEDELAU.COM --Wakil Menteri Dalam Negeri Polandia Pawel Szefernaker mengatakan 115.000 orang dari Ukraina telah melintasi perbatasan ke Polandia. Angka itu terhitung sejak invasi Rusia dimulai minggu ini.

Dilansir AFP, Sabtu (26/2/2022), empat jam sebelum pengumuman ini, Szefernaker telah menyebutkan angka 100.000 orang telah melintas. Hal ini menunjukkan betapa cepatnya para pengungsi ke negara tetangga.

"Saat ini, ada 115.000 orang yang telah melintasi perbatasan Ukraina-Polandia sejak perang meletus," kata Szefernaker kepada wartawan di desa perbatasan Dorohusk, Polandia Timur.

Szefernaker mengatakan 90 persen pengungsi yang memasuki Polandia memiliki tempat tujuan, seperti rumah teman atau keluarga. Akan tetapi sisanya mencari bantuan di sembilan pusat penerimaan yang didirikan di sepanjang perbatasan.

Pusat-pusat tersebut menawarkan makanan, perawatan medis dan tempat untuk beristirahat, serta informasi yang diperlukan.

Mereka yang tidak punya tujuan kemudian dibawa dengan bus ke berbagai pilihan akomodasi yang telah disiapkan sebelumnya.

Kepala penjaga perbatasan Polandia, Tomasz Praga, mengatakan hampir 50.000 orang telah menyeberang ke Polandia dari Ukraina selama hari Jumat waktu setempat.

Polandia, yang sudah menjadi rumah bagi sekitar 1,5 juta orang Ukraina sebelum invasi Rusia dan telah menyatakan dukungan teguh untuk Ukraina. Sejauh ini sebagian besar dari mereka yang melarikan diri dari Ukraina menyeberang ke wilayah Polandia.

"Lebih dari 150.000 pengungsi Ukraina sekarang telah menyeberang ke negara-negara tetangga, setengah dari mereka ke Polandia, dan banyak lagi ke Hungaria, Moldova, Rumania dan sekitarnya," tulis kepala pengungsi PBB Filippo Grandi pada Sabtu melalui akun Twitter-nya.

"Pengungsian di Ukraina juga meningkat tetapi situasi militer membuat sulit untuk memperkirakan jumlah dan memberikan bantuan," tambahnya.

Secara terpisah, Menteri Infrastruktur Polandia Andrzej Adamczyk mengumumkan bahwa pemerintahnya juga menyiapkan transportasi kereta api secara gratis.

"Untuk empat minggu ke depan, warga Ukraina akan dapat naik kereta api yang dioperasikan oleh (layanan kereta api Polandia) PKP Antarkota secara gratis," katanya.

Anggota UE yang berpenduduk 38 juta orang itu juga telah menyiapkan kereta ambulans di kota perbatasan Przemysl.

Pejabat pemerintah Polandia Michal Dworczyk mengatakan bahwa, jika diperlukan, kereta akan melakukan perjalanan ke kota Mostyska di perbatasan Ukraina. Kereta itu menjemput yang terluka dan mengangkut mereka ke Warsawa untuk perawatan di rumah sakit.

"Saya harap kita tidak perlu menggunakan gerbong ini," katanya kepada wartawan.

Dia menambahkan bahwa Polandia melakukan segala yang bisa dilakukan untuk membantu tetangganya yang diserang Rusia.

"Selama beberapa hari terakhir kami telah melihat ledakan solidaritas yang luar biasa di antara orang Polandia," katanya.

"Saya belum menemukan seseorang yang tidak ingin membantu," lanjutnya.

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Dunia

Yayasan Rabbani Pekanbaru dan Inspirasi Al-Quran Foundation Salurkan Al-Quran untuk Minoritas Muslim Thailand Selatan

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 08:00:00 WIB

BEDELAU.COM - Kepedulian terhadap kebutuhan Al-Quran.

Dunia

Plt Gubri Akan Hadir pada Prosesi Pernikahan Bupati Rohil Besok

Jumat, 03 April 2026 - 18:28:07 WIB

BEDELAU.COM --Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF.

Dunia

Usir Kapal Induk Abraham Lincoln, Iran: AS Alami Kekalahan Bersejarah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:30:34 WIB

BEDELAU.COM --Militer Iran mengeklaim berhasil menye.

Dunia

Alasan China Tetap Diam Meski Sekutunya Iran Dibombardir Amerika Serikat

Rabu, 04 Maret 2026 - 21:25:08 WIB

BEDELAU.COM --Usai Amerika Serikat (AS) dan Israel m.

Dunia

5 Kandidat Utama Pengganti Ali Khamenei Usai Tewas dalam Serangan AS

Ahad, 01 Maret 2026 - 01:10:41 WIB

BEDELAU.COM --Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali.

Dunia

Umat Islam dari Seluruh Dunia Padati Masjidil Haram untuk Melaksanakan Tawaf

Rabu, 04 Februari 2026 - 09:25:00 WIB

Makkah — Umat Islam dari berbagai belahan dunia terus memadati Masj.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026
Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 2 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 3 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 4 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 5 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 6 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 7 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved