• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Politik

Sekjen PDIP Sebut Ada Orang Sekitar Jokowi Tak Paham Kehendak Presiden

Ramai Isu Pemilu 2024 Ditunda

Redaksi

Kamis, 03 Maret 2022 20:45:56 WIB
Cetak
Ramai Isu Pemilu 2024 Ditunda

BEDELAU.COM --Polemik wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode melalui amandemen UUD 1945 ataupun penundaan Pemilu 2024 menjadi isu yang hangat di dunia politik Indonesia saat ini.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pihaknya punya sikap yang sama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni menolak perpanjangan masa jabatan maupun penundaan Pemilu 2024.
 
Hasto justru melihat ada orang-orang di sekitar Jokowi yang tidak memahami kehendak Presiden Jokowi.
 
Hal tersebut disampaikan Hasto dalam rilis temuan survei nasional LSI, ‘Sikap Publik terhadap Penundaan Pemilu dan Masa Jabatan Presiden’ pada Kamis, (3/3/2022).
 
"Di sekitar Presiden pun kita melihat tidak memahami kehendak dari Presiden," ungkap Hasto Kristiyanto.
 
Ia menyebutkan keputusan Jokowi menolak perpanjangan masa jabatan Presiden tiga periode ataupun penundaan Pemilu 2024 tegak lurus dengan konstitusi UUD 1945.
 
"PDIP menegaskan apa yang disampaikan PDIP senapas dengan Jokowi. Presiden Jokowi sudah mengatakan jika ada yang mengusulkan perpanjangan masa jabatan tiga periode itu menampar muka saya, ingin cari muka saya, itu justru menjerumuskan saya. Sikap politik PDIP senapas dengan sikap Jokowi," kata Hasto Kristiyanto.
 
Lebih lanjut ia mengungkapkan, seorang pemimpin diukur dari konsistensi sikapnya. Jokowi disebutnya tetap konsisten menolak perpanjangan masa jabatan Presiden dan juga menolak penundaan Pemilu 2024.
 
"Kami setia pada jalan konstitusi. Itu fundamental yang amat penting dalam menjalankan seluruh demokrasi dan tata pemerintahan negara," ungkap Hasto.
 
PDI Perjuangan disebutkannya tetap sama berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan negara kami kokoh dalam jalan konsitusi.
 
"Kenapa ketaatan pada konstitusi itu penting karena konsitusi berasal dari falsafah, hukum dasar bangsa. Untuk menjalankan UUD semua wajib taat pada konstitusi," jelasnya.
 
Menurut Hasto, amat penting melihat aspek legalitas kekuasaan di mana rakyat berdaulat. Mekanisme pemilu 5 tahun sudah menjadi kultur demokrasi yang harus dihormati.
 
"Dari seluruh elemen masyarakat memiliki keteguhan kultur yang sama. Dari pemilu menghasilkan legitimasi kekuasaan seperti Jokowi dan Ma'ruf Amin yang berasal dari rakyat. Praktek penyelenggaraan negara harus dilihat seluruh pimpinan negara menyelenggarakan kekuasaan karena basis dukungan rakyat. Sehingga harus mendengarkan aspirasi rakyat," lanjutnya.
 
Alasan pandemi Covid-19, IKN Nusantara atau alasan apapun, kata Hasto, tidak dapat menjadi alasan untuk memperpanjang masa jabatan Presiden tiga periode ataupun menunda Pemilu 2024.
 
"Menyelesaikan persoalan kebutuhan rakyat harus menjadi perhatian setiap pemimpin. Keberlangsungan pemerintahan tidak ditentukan orang per orang, tapi dilihat dari aspek keberlanjutan kebijakan. PDIP melihat tidak ada ruang untuk Penundaan Pemilu 2024, mulai dari masalah ekonomi, IKN, pandemi, semua ingin agar Pemilu dilaksanakan sesuai jadwal dan sebaik-baiknya," pungkasnya.
 
Sebagaimana diketahui ada tiga partai koalisi pemerintah yang mengusulkan penundaan Pemilu 2024 yakni Golkar, PKB dan PAN. Sedangkan ada enam partai yang menolak penundaan Pemilu 2024 yakni PDIP, Gerindra, Demokrat, PKB, Nasdem, dan PPP.
 
 
Sumber: [okezone.com]

 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Politik

Wacana Lama Muncul Kembali: Riau Pesisir Siap Berdiri Sendiri

Ahad, 26 Juli 2026 - 19:18:08 WIB

BEDELAU.COM --atusan tokoh dan perwakilan masyarakat.

Politik

Konflik Parisman dan Eet, BK DPRD Riau Proses Sesuai Kode Etik

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04:10 WIB

BEDELAU.COM --Badan Kehormatan DPRD Provinsi Riau ak.

Politik

AHY Apresiasi Gaya Kepempimpinan Agung Nugroho, Jadi Role Model Kader Demokrat

Ahad, 17 Mei 2026 - 19:18:10 WIB

BEDELAU.COM --Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimu.

Politik

Dukungan dan Pujian AHY untuk Agung Nugroho Kembali Pimpin DPD

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:34:47 WIB

BEDELAU.COM --Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demok.

Politik

Singgung Gubernur Riau Bukan PKB Lagi, Kasir Sayangkan Sikap Indra Gunawan Eet

Kamis, 27 November 2025 - 19:27:39 WIB

BEDELAU.COM --- Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bang.

Politik

Zukri-Kaderismanto Kembali Pimpin PDI-P Riau, Zulkardi Dipercaya Garap Sektor Pemuda dan Olahraga

Ahad, 23 November 2025 - 19:05:57 WIB

PEKANBARU - Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Provinsi Riau di Labersa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba
  • 3 Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?
  • 4 IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI
  • 5 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 6 Beras Rp60 Ribu dan Telur Rp49 Ribu, Catat 5 Lokasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini
  • 7 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved