Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Bupati Kasmarni Ajak Semua Pihak Lestarikan Warisan Budaya Lampu Colok
BENGKALIS, BEDELAU.COM - Budaya lampu colok Bengkalis yang digelar setiap menyambut hari raya Idul Fitri di Kabupaten Bengkalis tetap lestari. Ini dibuktikan dengan diperlombakannya lampu colok ditingkat kabupaten. Hal ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Bengkalis Kasmarni, Kamis (28/4/2022).
Dalam rangka melestarikan budaya warisan kehidupan masyarakat melayu Kabupaten Bengkalis zaman berzaman menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H/2022 M, Bupati Bengkalis Kasmarni membuka secara resmi lampu colok Tingkat Kabupaten Bengkalis di Dusun Siandal, Desa Damai Kecamatan Bengkalis, Kamis 28 April 2022, tepatnya malam 27 Ramadhan.
Peresmian Festival lampu colok ini ditandai dengan penyulutan api perdana lampu colok oleh Bupati Bengkalis didampingi Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko, Dandim 0303\Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia, Sekretaris Daerah Bengkalis H Bustami Hy, Kepala Pengadilan Agama Bengkalis Hasan Nul Hakim, Asisten Administrasi Umum Aulia, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Alfakhrurrazy, beserta seluruh perangkat Daerah di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, sehingga menjadi bentuk miniatur masjid.
Pada kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Bukkas ini menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, berkomitmen untuk melestarikan Kembali kearifan lokal lampu colok yang kita laksanakan setiap tahunnya dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.
Oleh karenanya, lanjut Bukkas pelestarian budaya lokal masyarakat melayu ini harus tetap bersinar agar ianya tak hilang ditelan zaman, yang mana memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri, yang dapat membuat warga Kabupaten Bengkalis yang saat ini berada di perantauan, rindu untuk pulang berhari raya di kampung halaman, serta dapat menarik kunjungan wisatawan.
"Tapi, jangan sampai kemeriahan dan keindahan kegiatan festival lampu colok ini, mengurangi aktivitas ibadah kita di bulan suci ramadhan, apalagi kita sudah berada di malam-malam terakhir ramadhan, yang mana didalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni malam lailatul qadar," tutur Bukkas.
Dan di akhir penyampaiannya Bukkas berharap agar kita untuk terus menggaungkan serta kita upayakan lampu colok ini, agar festival lampu colok di Negeri Junjungan ini dapat menjadi kalender wisata religi baru, di tingkat Provinsi Riau bahkan tingkat Nasional setiap tahunnya menjelang datangnya idul fitri.
"Untuk itu, menjadi tugas kita semua baik itu masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan budayawan, tokoh pemuda, serta semua elemen yang ada didaerah ini, Agar dapat terus melestarikan dan menghidupkan tradisi budaya lokal ini, dari generasi ke generasi," pungkas Bukkas.(ra)
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








