Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Wabup Tenangkan Warga Desa Sadar Jaya yang Ditakuti Kemunculan Harimau Sumatera
SIAK KECIL,BEDELAU.COM — Wakil Bupati Bagus Santoso melakukan kunjungan di Desa Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, spontan menemui warga eks transmigrasi disana sebagai respon cepat pemerintah daerah terkait kemunculan satwa endemik Harimau, yang meresahkan masyarakat setempat.
Hadirnya Bagus Santoso di desa itu, disambut gembira oleh Kepala Desa Slamet Widodo dan masyarakat, serta aparatur desa. Wakil Bupati Bengkalis berkomunikasi dengan Plt. Kepala Balai Besar KSDA Riau Hartono,SP,M,Si. Walau melalui video call (VC), komunikasi tersebut bisa langsung dilihat dan didengarkan seluruh warga di Kantor Desa Sadar Jaya, Rabu (6/7/2022).
“Mari bersama kita ambil langkah yang terarah terhadap munculnya Mbahe (baca; Harimau). Tetap tenang dan kita ikuti arahan dari BB KSDA” kata wabup didampingi Isterinya Hj Siti Aisyah ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis.
Sementara itu, Plt Kepala Balai Besar KSDA Riau Hartono,SP,M,Si mengimbau agar tetap waspada dengan cara setiap melakukan aktifitas dengan berkelompok. Disamping itu hewan ternak harus dikandangkan.
“Usahakan jangan sendirian dan kandangkan hewan ternak karena itu dapat memancing datangnya Harimau” kata Hartono.
Hartono juga menyampaikan pihaknya dari KSDA telah memasang kamera di sejumlah lokasi untuk memastikan keberadaan Harimau. Sekaligus untuk mengambil langkah berikutnya baik untuk keselamatan warga, maupun keberadaan satwa yang dilindungi itu.
“Saya mengimbau kepada warga untuk tidak anarkis dengan memasang jerat. Mari kita sama sama saling menjaga agar tak terulang kembali matinya Harimau di Bandar Laksamana. Tolong jangan pasang jerat yang akan berakibat luka sampai matinya Harimau. Kami akan datang untuk ketenangan masyarakat dan juga keberlangsungan Herimau” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Desa Sadar Jaya, Slamet Widodo mengakui warganya resah tidak tenang beraktititas. Karena temuan jejak Harimau nyata. Bahkan ada warga, yang nampak dan mendengar jelas suaranya.
“Terus terang kami tak tenang, tapi kami tetap jalankan aktifitas seperti arahan dari Balai Besar KSDA” kata Slamet Widodo.
Kemunculan Harimau dan warga lebih senang memanggilnya dengan sebutan “Mbahe” karena tetap rasa hormat kepada Raja Hutan ditandai dengan heningnya desa diantaranya tidak ada suara burung, monyet menghilang. Kemunculan Mbahe juga dijadikan peringatan bagi warga untuk berbuat kebaikan dan menjauhi pantang larang.
Warga berterima kasih atas perhatian pemerintah khususnya Balai Besta KSDA Riau yang telah mengambil langkah langkah sesui dengan tugas pokok dan fungsinya. Semoga Harimau tidak datang lagi.(ra)
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








