Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Pemkab Gelar Kegiatan Gerakan Pangan Lokal Bagi Pendidikan Anak Sekolah dan Usia Dini
BENGKALIS,BEDELAU.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Bustami HY membuka gerakan pangan lokal bagi anak sekolah dan usia dini yang digelar dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten, Kecamatan dan Desa, Senin (12/9/20220).
Kegiatan berlangsung di lapangan bola kaki jalan Dusun Tua, Desa Meskom, Kecamatan Bantan. Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bengkalis Suwarto, Kepala Balitbang Fadhlan Fuad Daulay, Kepala Disdalduk KB Hambali, Sekretaris Disdik Agusilfridimalis, Camat Bengkalis Ade Suwirman, Ketua PKK Kabupaten Bengkalis Siti Aisyah, Kepala Desa Meskom Usman, serta puluhan anak sekolah dan usia dini.
Dikesempatan itu Sekda Bustami membacakan sambutan Bupati Kasmarni yang mana menyambut baik dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut karena bernilai penting dan makna strategis.
"Saya berharap, dengan momentum gerakan makan pangan lokal untuk anak sekolah dan anak usia dini ini, seluruh masyarakat memiliki pemahaman dan informasi yang benar, bahwa untuk memenuhi kebutuhan gizi dan karbohidrat pada tubuh, tidak harus mencari dan membeli makanan serta jajanan yang mahal. Namun, cukup dengan mengkonsumsi bahan pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang serta aman atau yang biasa kita sebut (B2SA)," pungkasnya.
Sumber daya pangan lokal di Negeri Junjungan seperti jagung, umbi-umbian, sagu, pisang dan lainnya cukup berlimpah, serta telah lama dijadikan sebagai pangan pokok lokal oleh sebagian masyarakat.
Namun, pola konsumsi pangannya masih menunjukkan kurang beragam, baik dari jenis pangan maupun keseimbangan gizi, terutama pada pola makan anak-anak cenderung kurang suka makan sayur dan buah, namun lebih suka jajanan dari tepung-tepungan kurang protein, yang justru minim gizi dan tinggi karbohidrat, sehingga sangat berdampak pada kurangnya asupan vitamin, mineral dan protein.
Untuk itu, Bupati Kasmarni meminta pola konsumsi pangan masyarakat ini perlu diedukasikan melalui gerakan pangan lokal.
"Kami mengajak seluruh masyarakat, untuk terus mengkonsumsi pangan lokal yang beraneka ragam, agar kekurangan zat gizi pada jenis makanan yang satu akan dilengkapi pula oleh keunggulan susunan zat gizi jenis makanan lainnya, sehingga tubuh akan memperoleh masukan zat gizi yang seimbang, sehingga kedepannya, kita dapat mengatasi permasalahan gizi ganda, yakni kekurangan dan kelebihan gizi terutama pada program pengentasan stunting di daerah ini," ucapnya.
Pengetahuan akan pentingnya konsumsi pangan B2SA ini, perlu dilakukan secara berkelanjutan sampai pada tingkat terkecil dalam kelompok masyarakat, yaitu keluarga.
Orang nomor satu di Negeri Junjungan ini yakin, jika pola konsumsi pangan B2SA, melalui pemanfaatan pangan lokal ini dapat dipenuhi oleh masyarakat, maka kedepannya pasti akan memiliki generasi yang sehat, kreatif, cerdas dan berprestasi sehingga dapat membebaskan Kabupaten Bengkalis dari stunting.
Pada gerakan tersebut sejumlah anak sekolah dan usia dini dikenalkan dengan berbagai jenis panganan lokal oleh Sekda Bustami HY, Ketua PKK Siti Aisyah serta Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Surya Suhersi.
Kemudian diberikan makanan olahan pangan lokal, bingkisan kepada kelurga beresiko stunting, bingkisan anak Paud dari Dinas Pendidikan, sertifikat produk prima. Dilanjutkan dengan pembagian bibit lokal melalui program Bermasa kepada masyarakat sekitar yang terkena stunting.(ra)
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








