• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Unilak Menuju Kampus Ramah Disabilitas, Dosen dan Pegawai Unilak Dibekali Pemahaman Literasi dan Bahasa Isyarat

Redaksi

Kamis, 06 Oktober 2022 21:16:41 WIB
Cetak
Unilak Menuju Kampus Ramah Disabilitas, Dosen dan Pegawai Unilak Dibekali Pemahaman Literasi dan Bahasa Isyarat

PEKANBARU, BEDELAU.COM ---Universitas Lancang Kuning Pekanbaru mengadakan penguatan literasi disabilitas dan pelatihan bahasa isyarat bagi dosen dan pegawai yang diadakan selama dua hari Rabu-Kamis (5-6 Oktober 2022) di Aula Pustaka.

Pelatihan dibuka oleh Rektor Unilak Dr Junaidi, turut hadir, Wakil Rektor, dosen dan pegawai di Unilak. Dengan narasumber dosen Fadiksi yang juga kepala Badan Physikologi dan Disabilitas Heleni Filtri.M.Psi dan Pakar Bahasa Isyarat Santi Setyaningsi dengan jumlah peserta lebih dari 100 orang.

Pelatihan literasi disabilitas dan bahasa isyarat dilakukan seiring dengan Unilak telah mendeklarasikan sebagai kampus menuju ramah disabilitas dan pada tahun ini sebanyak 14 mahasiswa berkebutuhan khusus kuliah di beberapa Fakutlas di Unilak.

Dr Junaidi dalam sambutannya meminta kepada dosen dan pegawai untuk dapat memberikan pelayanan yang ramah kepada semua mahasiswa termasuk mahasiswa disabilitas. Literasi Disabilitas dan bahasa isyarat ini tentu memberikan manfaat bagi dosen dan pegawai Unilak yang nantinya akan berkomunikasi dengan mahasiswa disabilitas secara langsung.

" Prinsip Education For All (hak memperoleh pendidikan) menjadi dasar Unilak menerima mahasiswa baru dari penyandang disabilitas, tahun ini jumlahnya banyak. Dan tahun ini juga Unilak secara resmi telah mendeklarasikan menuju kampus ramah disabilitas. Konsekuensi dari itu maka dosen dan pegawai di Unilak harus belajar, berkomunikasi bahasa isyarat. Sehingga pada akhirnya dapat memberikan pelayanan ramah kepada mahasiswa berkebutuhan  khusus/disabilitas. .

Dijelaskan Dr Junaidi, bahwa bahasa isyarat adalah bahasa yang mengutamakan komunikasi manual, bahasa tubuh, dan gerak bibir. Bahasa ini biasanya mengkombinasikan bentuk tangan, orientasi dan gerak tangan, lengan, tubuh, serta ekspresi wajah untuk mengungkapkan apa yang ada dipikiran atau mereka rasakan.

Heleni Fitri Kepala Lembaga Physikologi dan Disabilitas Unilak dalam pemaparanya menyebutkan, bahwa penting dosen dan pegawai memahami etika berkomunikasi dengan mahasiswa disabilitas. Kita harus kenali gerakan disabilitas. Di Unilak ini ada ragam disabilitas yaitu tuna rungu dan tuna netra. Etika berinteraksi dengan tuna netra berbeda ketika berinteraksi dengan tuna rungu, jadi ada aturannya.

"Untuk berkomunikasi dengan tuna netra Jangan memegang  secara fisik, sebelum memegang harus minta ijin dulu, untuk tuna rungu maka berinteraksi harus menggunakan bahasa isyarat, harus jelas, menggunakan gerak yang jelas. Dan saran saya untuk dosen yang mengajar, mahasiswa disabilitas posisi duduk di kelas harus paling depan. Agar mereka cepat beradaptasi dukungan dari dosen dan kawan-kawan mahasiswa lainnya sangat penting, saling hormat menghormati itu penting, hindari mengejek/pembulian. Untuk tuna rungu itu sensitifitasnya lebih tinggi. maka saat bergaul hindari tertawa/berbisik di samping mereka, bisa jadi mereka menganggap membicarakan dirinya, padahal bukan."ujar Heleni Filtri yang sedang menempuh pendidikan Doktor ini. (Rls)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:48:25 WIB

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Mahasiswa dan dosen Program .

Pendidikan

Dosen Universitas Lancang Kuning Gelar Penyuluhan Hukum Hak-Hak Pekerja di Rumbai Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:25:44 WIB

BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unive.

Pendidikan

Dosen Pascasarjana Universitas Lancang Kuning Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di PT Victory International Futures

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:20:10 WIB

BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Pendidikan

2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026, Ada Disabilitas dan Beasiswa Sawit

Kamis, 08 Oktober 2026 - 20:23:50 WIB

BEDELAU.COM --Sebanyak 2.900 mahasiswa baru Universi.

Pendidikan

Dosen MH Unilak Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Rumbai Timur tentang Perseroan Perorangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:23:53 WIB

BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Pendidikan

Janji Prabowo Kuliah Gratis di Kampus Negeri, Jalur Mandiri Dihapus?

Ahad, 27 September 2026 - 22:51:21 WIB

BEDELAU.COM --Jalur mandiri masuk perguruan tinggi d.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved