Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Yudisium XXXIX Fakultas Ilmu Budaya Unilak Dikemas dengan Seni Pertunjukan Tradisional Melayu
PEKANBARU, BEDELAU.COM --Rabu, 17 Oktober 2022, bertempat di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Lancang Kuning telah melangsungkan yudisium yang ke 39. Yudisium ke 39 ini untuk melepas 41 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya yang lulus pada periode ini.
Yudisium ke 39 ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Lancang Kuning, Dr. Junaidi, S.S., M.Hum. “Ini capaian yang luar biasa untuk Fakultas Ilmu Budaya. Saya bangga, bukan karena saya pimpinan kampus ini, tapi karena saya juga bagian dari Fakultas Ilmu Budaya ini!” terang Rektor Universitas Lancang Kuning.
Selain itu, Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Muhammad Kafrawi, S.S., M.Sn., berpesan pada para mahasiswa lulusan agar ilmu yang didapat selama perkuliahan jangan sampai habis saat menerima ijazah saja, namun juga terus dibawa dan diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. “Marwah kita sebagai orang budaya dengan menjadi bagian dari masyarakat berbudaya itu sendiri!” kata Dekan Fakultas Ilmu Budaya.
Yudisium ke 39 Fakultas Ilmu Budaya kali ini, selain dihadiri oleh para mahasiswa yang lulus, juga dihadiri oleh para jajaran dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya, alumni, beserta para undangan. Alvi Puspita, dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya, sekaligus didapuk sebagai ketua pelaksana pada Yudisium ke 39 ini, memang berkeinginan untuk mengantarkan mahasiswa lulusan FIB ini dengan acara Yudisium yang berkesan dan mempunyai konsep yang sesuai dengan identitas FIB dengan budaya Melayu yang kental. Hal tersebut dapat dilihat pada pertunjukan yang menjadi bagian dari rangkaian acara Yudisium ke 39 ini, sebuah pertunjukan mini-teater yang berangkat dari teks tunjuk ajar sebagai narasi pokok dari kebudayaan Melayu.
“Konsep pertunjukan ini berangkat dari permainan rakyat, yang sebenarnya sangat dekat dan kental dengan kita orang Melayu,” kata Adrian, salah seorang dosen yang dipercaya sebagai konseptor pertunjukan pada Yudisum ke 39 ini.
Akhirnya, tentu Yudisium ke 39 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning kali ini yang berlangsung sangat menarik dan kental akan ke-Melayu-annya ini menjadi sesuatu yang beda dengan yang lain. Dan diharapkan tentu dapat bertahan hingga ke depannya.
“Sekali layar terbentang, pantang surut ke belakang!” lantang ketua pelaksana, Alvi Puspita, mengucapkan slogan Fakultas Ilmu Budaya tersebut. (*)
Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Mahasiswa dan dosen Program .
Dosen Universitas Lancang Kuning Gelar Penyuluhan Hukum Hak-Hak Pekerja di Rumbai Timur
BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unive.
Dosen Pascasarjana Universitas Lancang Kuning Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di PT Victory International Futures
BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026, Ada Disabilitas dan Beasiswa Sawit
BEDELAU.COM --Sebanyak 2.900 mahasiswa baru Universi.
Dosen MH Unilak Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Rumbai Timur tentang Perseroan Perorangan
BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Janji Prabowo Kuliah Gratis di Kampus Negeri, Jalur Mandiri Dihapus?
BEDELAU.COM --Jalur mandiri masuk perguruan tinggi d.








