Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Muhammad Adil Bertemu Dengan Mendagri Tito Karnavian
JAKARTA,BEDELAU.COM—Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH, MM bertemu langsung dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di rumah dinas Mendagri di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2022).
Pertemuan yang dibalut dengan suasana santai itu diisi berbagai pembicaraan, khususnya isu dan kondisi Kepulauan Meranti saat ini. Diantaranya alasan dari Pemkab Kepulauan Meranti tidak hadir dalam Rakor yang dihadiri Mendagri di Pekanbaru.
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH, MM menyampaikan keluhan terkait minimnya alokasi anggaran dari Pemprov Riau untuk percepatan pembangunan di Kepulauan Meranti. Padahal Kabupaten tersebut merupakan yang termiskin dan terluar, sehingga harusnya mendapat perhatian lebih.
Kemudian, ia juga mengeluhkan pembagian transfer Dana Bagi Hasil (DBH) Migas untuk Kabupaten Kepulauan Meranti yang dinilai tidak sesuai dengan perhitungan. Disampaikannya, produksi minyak bumi Kepulauan Meranti meningkat ditambah harga minyak dunia juga naik, tetapi DBH yang diterima malah berkurang.
"Kalau hitungan kami DBH itu harusnya sekitar Rp. 220 miliar tapi dari PMK (Peraturan Menteri Keuangan) hanya Rp. 115 miliar," jelas H. Muhammad Adil.
"Sedangkan kami sangat butuh anggaran yang lebih, Kabupaten Kepulauan Meranti itu penghasil minyak tapi termiskin di Riau," keluh Adil ke Mendagri.
Adil juga meminta maaf jika kedatangannya tersebut tidak sesuai pada tempatnya. Namun ia merasa hal itu perlu dilakukan agar Mendagri sebagai "bapak" bagi pemerintah daerah bisa mengetahui kondisi kabupaten yang dipimpinnya.
"Saya juga berharap bisa bertemu dengan bapak Presiden untuk menyampaikan langsung kondisi di Kabupaten Kepulauan Meranti," sebut Adil.
Menjawab hal tersebut, Tito meminta Pemkab Kepulauan Meranti menyiapkan surat resmi dilengkapi dengan perhitungan dan rincian terkait jumlah produksi dan DBH yang didapat oleh daerah.
"Buatkan surat resmi kepada saya mengenai DBH ini, beserta hitung-hitungannya. Tembuskan ke Menteri Keuangan. Saya nanti mau bawa ke Menteri Keuangan. Karena banyak daerah lain juga yang komplain DBH-nya tidak sesuai dengan hitung-hitungannya," kata Tito.
Dia juga mengaku prihatin dengan daerah-daerah penghasil minyak namun tidak mendapatkan kucuran anggaran yang sesuai.
"Harusnya kan (anggaran) daerah penghasil ini bisa digunakan untuk rakyatnya agar sejahtera," ujar Mendagri.
Mantan Kapolri itu juga mengaku tidak keberatan dengan kedatangan Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut.
"Tidak apa-apa. Saya terima di kediaman saya agar lebih nyaman dan akrab. Kami senang, Kemendagri itu sebagai bapak, bagaimana bisa mengakomodir mencari solusi," ungkap purnawirawan jenderal polisi itu.
Dalam pertemuan itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil juga sempat Shalat Maghrib berjamaah bersama Mendagri di Mushala kediamannya.(sp)
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








