Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
RI Mau Ganti Metode Swab PCR dengan Saliva, Apa Itu?
BEDELAU.COM --Pemerintah sedang menjalankan rencana penggantian metode tes PCR dari swab ke saliva. Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro menjelaskan, tes saliva PCR adalah metode pengujian virus Corona (COVID-19) menggunakan air liur.
Sementara itu, swab PCR adalah metode pengujian COVID-19 dengan cairan dari hidung yang selama ini diterapkan di Indonesia.
"Di tahun 2021 ini di dalam rangka mempercepat dan memperluas tes PCR, kami sedang melakukan penelitian untuk mengganti swab dengan saliva. Saliva adalah air liur, sedangkan swab itu adalah cairan yang diambil dari belakang hidung kita," kata Bambang dalam webinar ILUNI UI, Sabtu (30/1/2021).
Dengan saliva PCR, menurutnya durasi pengetesan PCR akan lebih cepat selesai karena adanya perbedaan ekstraksi dalam prosesnya. Di sisi lain, pendeteksi COVID-19 dari air liur lebih nyaman dilakukan ketimbang dari cairan hidung yang untuk diperolehnya perlu memasukkan tangkai panjang yang terbalut kapas ke dalam hidung.
"Nah ini diganti dengan saliva, air liur yang tentunya jauh lebih nyaman dan juga bisa lebih cepat. Karena dengan saliva kita tidak memerlukan ekstraksi RNA seperti yang harus dilakukan saat swab test," imbuh dia.
Menurut Bambang, metode ini sudah dilakukan di sejumlah negara. Harapannya, saliva PCR ini bisa segera diterapkan di Indonesia, apalagi ia meyakini harganya biayanya murah dibandingkan swab PCR.
"Dan saliva (PCR) ini sudah dilakukan di beberapa negara. Mudah-mudahan Indonesia bisa segera mengaplikasikan tes saliva untuk PCR agar tingkat testingnya itu sendiri meningkat dengan biaya yang lebih murah dan nyaman," tandas Bambang.
Sumber: [detik.com]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?
BEDELAU.COM --Ada ironi besar dalam penertiban kawas.
Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia
BEDELAU.COM --Pemerintah Malaysia menyebut pengirima.
Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
BEDELAU.COM --Pemerintah berencana mulai menyalurkan.
BBM Katanya Aman, Rakyat Malah Mengantre 3 Jam! Ombudsman Bongkar 4 Biang Kerok
BEDELAU.COM --Bayangkan menghabiskan tiga jam hanya .
Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
BEDELAU.COM --Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) d.
Inilah Enam Jenderal yang Jadi Panglima 6 Kodam Baru Diresmikan Prabowo
BEDELAU.COM --Presiden Prabowo Subianto resmi meresm.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








