• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Bengkalis

Abu Talib : OPD Terkait Tidak Adil

Kuota 30 Peserta Bimtek DPMD Bengkalis Tuai Protes

Redaksi

Senin, 12 Juni 2023 11:06:44 WIB
Cetak
Kuota 30 Peserta Bimtek DPMD Bengkalis Tuai Protes
Ketua BPD Meskom Abu Talib.((sukardi)

BENGKALIS,BEDELAU.COM—Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) tingkat Provinsi Riau menuai protes keras dari Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Bengkalis, Minggu (11/6/2023) kemarin. Wakil Ketua Forum BPD Kecamatan Bengkalis Abu Talib menilai, OPD terkait tidak berlaku adil.

Hal itu disampaikan Abu Talib kepada media ini. Menurutnya, banyak BPD yang kecewa atas diberangkatkannya 30 peserta Bimtek tingkat Provinsi Riau, yang diselenggarakan di Pekanbaru baru-baru ini. Pasalnya, peserta Bimtek ditunjuk sesuka hati oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Bengkalis, tanpa dasar dan kriteria.

FOTO : Plt. Kepada DPMD Bengkalis Drs. Ismail, MP (kiri) sedang memberikan penjelasan.(sukardi)

Kemudian, sambung Ketua BPD Meskom ini, pesertanya tidak merata disetiap desa. Justru hanya satu desa, yang tolak ukur menjadi pesertanya tidak jelas, sehingga disinyalir OPD terkait telah main mata dengan peserta, yang diberangkatkan.

"Harapan kami sebagai Anggota BPD Desa Meskom Dinas PMD Kabupaten Bengkalis mengirimkan peserta Bimtek ketingkat Provinsi Riau tersebut merata di setiap Desa yang ada di Kecamatan jangan hanya satu desa dan itu yang di inginkan kawan-kawan anggota BPD se-kecamatan Bengkalis, " ujar Abu Talib yang juga Wakil Ketua Forum BPD Kecamatan Bengkalis

Ia menimpali, sebagai Ketua BPD Meskom, Kecamatan Bengkalis sangat kecewa dengan DPMD Kabupaten Bengkalis, karena anggota BPD yang dikirim ikut Bimtek tersebut ada macam anak tiri dan anak kandung.

“Jelas ini tidak memenuhi asas rasa keadilan bagi kami BPD. Berangkatnya juga sembunyi-sembunyi, namanya Bimtek itu harus terbuka, jadi motivasi bagi semua,”ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bengkalis Drs. H. Ismail saat dikonfirmasi melalui ponsel mengatakan, rasa kekecewaan yang dirasakan anggota BPD Meskom tidak beralasan.

Sebab, sambungnya Ismail, kuota yang peserta terbatas hanya sekitar 30 peserta. Sementara, sesuai keinginan bersama adalah seluruh BPD se-Kabupaten Bengkalis. Akan tetapi, dengan kuota terbatas tersebut tentunya tidak mampu membawa semua anggota BPD.

“Kita hargai semangat kawan-kawan BPD untuk mengikuti Bimtek. Namun, tentunya kita punya alasan tersendiri, bagi peserta yang diikutsertakan. Jadi, saya rasa kekecewaan kawan-kawan di BPD harap dimaklumi,”ujarnya.

Tidak Adil 

Ismail juga membantah keras, tuduhan rasa ketidakadilan atas keberangkatan Bimtek tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Pemprov Riau. Seluruh peserta yang ditunjuk sesuai kuota, tahap berikutnya ditunjuk yang lain.

“Saya juga tidak tahu nama-nama yang berangkat Bimtek itu. Jadi, dimana tidak adilnya, saya tidak tersinggung bagi saya baik-baik saja, jika ada orang menyampaikan pendapat. Oleh karena itu, sudah saya jawab tadi bahwa prinsipnya, semua BPD dapat dikirimkan untuk mengikuti Bimtek, hanya saja kuota yang ada 30 peserta, maka dikirim dulu sesuai permintaan itu, artinya masih ada 106 BPD yang belum dikirim Bimtek, untuk itu jika ada kuota atau permintaan lagi akan dikirim,”ujarnya.

Perlu juga disampaikan, sambung Ismail, kriteria desa yang BPD nya mengikuti Bimtek juga sudah jelas, pertama sangat tertinggal, kedua tertinggal, ketiga berkembang dan maju. Untuk Desa Meskom, ulasnya, statusnya adalah Mandiri, tidak masuk dalam kriteria tersebut.

“Kriteria sudah ada, maka dari itu yang diikutkan mengikuti Bimtek tentunya peserta yang dapat mendongkrak pembangunan desanya, sehingga desa bisa menjadi Mandiri,”pungkas Ismail mengakhiri.(ra)
 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved