• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Dokter Spesialis Anak Muchtar Kesuma Hayatullah Raih Gelar Magister Manajemen Pascasarjana Unilak

Redaksi

Ahad, 09 Juli 2023 17:56:02 WIB
Cetak
Dokter Spesialis Anak Muchtar Kesuma Hayatullah Raih Gelar Magister Manajemen Pascasarjana Unilak

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Direktur Rumah Sakit Pendidikan UNRI dr.H.Surya Hajar Fitria Dana, Sp.P (K), FCCP, FISR resmi menyandang gelar Magister Manajemen dari Sekolah Pascasarjana Unilak Riau, setelah ia mengikuti ujian tesis yang diadakan di gedung Pascasarjana Unilak. Jumat,07/7/2023 lalu. Dokter Surya merupakan sosok yang tegas,PEKANBARU,BEDELAU.COM --Direktur Rumah Sakit Pendidikan UNRI dr.H.Surya Hajar Fitria Dana, Sp.P (K), FCCP, FISR resmi menyandang gelar Magister Manajemen dari Sekolah Pascasarjana Unilak Riau, setelah ia mengikuti ujian tesis yang diadakan di gedung Pascasarjana Unilak. Jumat,07/7/2023 lalu. Dokter Surya merupakan sosok yang tegas, disiplin, pekerja keras baik dalam melayani pasien, maupun sebagai Direktur Rumah Sakit.

Kiprahnya dalan dunia kedokteran spesialis paru paru di Riau telah membantu ribuan orang, meski berlatar belakang dokter spesialis, keinginan untuk terus belajar dan mencari ilmu lainnya terus ia lakukan, hingga akhirnya ia mampu menyandang gelar Magister Manajemen setelah hampir dua tahun kuliah di Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana  Unilak.

Diihadapan para dosen penguji dokter Surya mampu mempertahankan tesisnya yang berjudul Kekerasan Ditempat Kerja, Kepuasan Kerja, Kelelahan Kerja dan Dukungan Sosial. Sebagai penguji yaitu Dr. Adolf Bastian, S.Pd.,M.Pd, Dr. Bambang Supeno,MM, S.Si., M.Si, Dr Ririn Handayani MM, dan Prof Dr Junaidi berhasil mendapatkan nilai A.

Dengan menggunakan jaz hitam serta dasi, dokter Surya tampak bahagia dan tersenyum usai sidang tesis, saat itu Dr Adolf Bastian langsung memasangkan samir gelar MM yang turut disaksikan oleh dosen penguji lainnya.

Dihubungi via whatsapp, ia menceritakan awal mula ingin melanjutkan pendidikan di Magister Manajemen. Pilihannya jatuh pada Unilak. Dokter Surya yang suka belajar dan mencari pengetahuan baru melatar belakangi ia untuk kuliah di S2 MM Unilak.

"Saya berkeinginan untuk lanjut S2 Manajemen di Unilak karena saya tipe orang suka belajar dan mencari pengetahuan baru. Apalagi di S2 Manajemen ini ada konsentrasi Manajemen Rumah Sakit yang sesuai dengan background saya, sebagai dokter dan direktur rumah sakit. Ini pula yang menjadikan saya bersemangat untuk menggali pengetahuan sehingga saya memutuskan untuk mengikuti study S2 Manajemen konsentrasi Manajemen Rumah Sakit di Universitas Lancang Kuning. Dan alhamdulillah akhirnya niat saya untuk belajar dan menambah pengetahuan di S2 Manajemen ini saya tuntaskan. 

Setelah selesai sidang tesis kemarin, saya bersyukur kepada Allah SWT dan bahagia atas proses yang telah dilalui. Dan juga membuat saya bersemangat kembali untuk menambah pengetahuan saya ke jenjang selanjutnya dan mencari pengetahuan yang lebih lagi, guna menambah pengetahuan dan pengalaman saya, apalagi ini gelar ke 2 saya dalam 2 bulan ini setelah sebelumnya saya menyelesaikan S3 Ilmu lengkungan dan hari ini menyelesaikan S2 Manajemen Rumah Sakit. Sangat senang dan bahagia rasanya." ucapnya.

"Terimakasih saya ucapkan untuk dosen-dosen S2 Manajemen Unilak yang telah mengajarkan dan membimbing saya selama proses study di S2 Manajemen Unilak. Kepada Rektor Unilak, Direktur Pascasarjana Unilak dan seluruh Pimpinan Unilak dan yayasan Pendidikan Raja Ali Haji atas kesempatan dan menerima saya untuk belajar dikampus kebanggaan masyarakat Riau ini. Dukungan keluarga istri dan anak-anak yang selalu hadir dalam situasi apapun.

Sementara itu Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak Dr Adolf Bastian mengucapkan selamat dan berbahagia kepada dokter Surya. Kemarin dua kakak beradik dokter Surya dan dokter Muchtar telah resmi menyelesaikan studinya di Magister Manajemen Unilak. Ujian mereka di hari yang sama, di ruangan yang sama. Sebagai dekan mengucapkan selamat, ini sangat menginspirasi dan semoga mereka kedepan akan lebih suskes, baik dalam bisnis, melayani masyarakat maupun dalam aktifitsa dokter.

"Dokter Surya dan dokter Muchtar adalah kaka beradik, mereka menjadi contoh soritauladan bagi masyarakat. Bahwa mereka yang secara profesinya sudah menyandang status dokter spesialis, kemudian punya jabatan strategis di rumah sakit UNRI sebagai direktur, sebagai pebisnis sukses, namun mereka tetap tidak pernah berhenti meningkatkan kompetensi keilmuwan mereka sehingga mereka secara sadar bahwa suskes itu sebuah proses dan harus ditunjang dengan kompetensi dan sejalan dengan konsep pembelajaran sepanjang hayat, dan ini sebuah contoh untuk dapat ditiru." ucap Dr Adols Bastian.

Sementara itu Prof Junaidi Rektor Unilak yang juga sebagai penguji memberikan apresiasi kepada dokter Surya atas raihan gelar Magister Manajemen Unilak. " Kami (Unilak) tentunya merasa senang dokter Surya sebagai Direktur Rumah Sakit UNRI mempercayai Unilak untuk menmpuh pendidikan disini. " Kita berharap dengan telah menyelesaikan studi di Unilak semakin banyak dokter dokter di Riau dan Indonesia ikut bergabung di Sekolah Pascasarjana baik di Prodi MM, MH, maupun Magister Lingkungan. (YL) disiplin, pekerja keras baik dalam melayani pasien, maupun sebagai Direktur Rumah Sakit.

Kiprahnya dalan dunia kedokteran spesialis paru paru di Riau telah membantu ribuan orang, meski berlatar belakang dokter spesialis, keinginan untuk terus belajar dan mencari ilmu lainnya terus ia lakukan, hingga akhirnya ia mampu menyandang gelar Magister Manajemen setelah hampir dua tahun kuliah di Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana  Unilak.

Diihadapan para dosen penguji dokter Surya mampu mempertahankan tesisnya yang berjudul Kekerasan Ditempat Kerja, Kepuasan Kerja, Kelelahan Kerja dan Dukungan Sosial. Sebagai penguji yaitu Dr. Adolf Bastian, S.Pd.,M.Pd, Dr. Bambang Supeno,MM, S.Si., M.Si, Dr Ririn Handayani MM, dan Prof Dr Junaidi berhasil mendapatkan nilai A.

Dengan menggunakan jaz hitam serta dasi, dokter Surya tampak bahagia dan tersenyum usai sidang tesis, saat itu Dr Adolf Bastian langsung memasangkan samir gelar MM yang turut disaksikan oleh dosen penguji lainnya.

Di hubungi via whatsapp, ia menceritakan awal mula ingin melanjutkan pendidikan di Magister Manajemen. Pilihannya jatuh pada Unilak. Dokter Surya yang suka belajar dan mencari pengetahuan baru melatar belakangi ia untuk kuliah di S2 MM Unilak.

"Saya berkeinginan untuk lanjut S2 Manajemen di Unilak karena saya tipe orang suka belajar dan mencari pengetahuan baru. Apalagi di S2 Manajemen ini ada konsentrasi Manajemen Rumah Sakit yang sesuai dengan background saya, sebagai dokter dan direktur rumah sakit. Ini pula yang menjadikan saya bersemangat untuk menggali pengetahuan sehingga saya memutuskan untuk mengikuti study S2 Manajemen konsentrasi Manajemen Rumah Sakit di Universitas Lancang Kuning. Dan alhamdulillah akhirnya niat saya untuk belajar dan menambah pengetahuan di S2 Manajemen ini saya tuntaskan. 

Setelah selesai sidang tesis kemarin, saya bersyukur kepada Allah SWT dan bahagia atas proses yang telah dilalui. Dan juga membuat saya bersemangat kembali untuk menambah pengetahuan saya ke jenjang selanjutnya dan mencari pengetahuan yang lebih lagi, guna menambah pengetahuan dan pengalaman saya, apalagi ini gelar ke 2 saya dalam 2 bulan ini setelah sebelumnya saya menyelesaikan S3 Ilmu lengkungan dan hari ini menyelesaikan S2 Manajemen Rumah Sakit. Sangat senang dan bahagia rasanya." ucapnya.

" Terimakasih saya ucapkan untuk dosen-dosen S2 Manajemen Unilak yang telah mengajarkan dan membimbing saya selama proses study di S2 Manajemen Unilak. Kepada Rektor Unilak, Direktur Pascasarjana Unilak dan seluruh Pimpinan Unilak dan yayasan Pendidikan Raja Ali Haji atas kesempatan dan menerima saya untuk belajar dikampus kebanggaan masyarakat Riau ini. Dukungan keluarga istri dan anak-anak yang selalu hadir dalam situasi apapun.


Sementara itu Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak Dr Adolf Bastian mengucapkan selamat dan berbahagia kepada dokter Surya. Kemarin dua kakak beradik dokter Surya dan dokter Muchtar telah resmi menyelesaikan studinya di Magister Manajemen Unilak. Ujian mereka di hari yang sama, di ruangan yang sama. Sebagai dekan mengucapkan selamat, ini sangat menginspirasi dan semoga mereka kedepan akan lebih suskes, baik dalam bisnis, melayani masyarakat maupun dalam aktifitsa dokter.

" Dokter Surya dan dokter Muchtar adalah kaka beradik, mereka menjadi contoh soritauladan bagi masyarakat. Bahwa mereka yang secara profesinya sudah menyandang status dokter spesialis, kemudian punya jabatan strategis di rumah sakit UNRI sebagai direktur, sebagai pebisnis sukses, namun mereka tetap tidak pernah berhenti meningkatkan kompetensi keilmuwan mereka sehingga mereka secara sadar bahwa suskes itu sebuah proses dan harus ditunjang dengan kompetensi dan sejalan dengan konsep pembelajaran sepanjang hayat, dan ini sebuah contoh untuk dapat ditiru." ucap Dr Adols Bastian.

Sementara itu Prof Junaidi Rektor Unilak yang juga sebagai penguji memberikan apresiasi kepada dokter Surya atas raihan gelar Magister Manajemen Unilak. " Kami (Unilak) tentunya merasa senang dokter Surya sebagai Direktur Rumah Sakit UNRI mempercayai Unilak untuk menmpuh pendidikan disini. " Kita berharap dengan telah menyelesaikan studi di Unilak semakin banyak dokter dokter di Riau dan Indonesia ikut bergabung di Sekolah Pascasarjana baik di Prodi MM, MH, maupun Magister Lingkungan.


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:48:25 WIB

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Mahasiswa dan dosen Program .

Pendidikan

Dosen Universitas Lancang Kuning Gelar Penyuluhan Hukum Hak-Hak Pekerja di Rumbai Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:25:44 WIB

BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unive.

Pendidikan

Dosen Pascasarjana Universitas Lancang Kuning Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di PT Victory International Futures

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:20:10 WIB

BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Pendidikan

2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026, Ada Disabilitas dan Beasiswa Sawit

Kamis, 08 Oktober 2026 - 20:23:50 WIB

BEDELAU.COM --Sebanyak 2.900 mahasiswa baru Universi.

Pendidikan

Dosen MH Unilak Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Rumbai Timur tentang Perseroan Perorangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:23:53 WIB

BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Pendidikan

Janji Prabowo Kuliah Gratis di Kampus Negeri, Jalur Mandiri Dihapus?

Ahad, 27 September 2026 - 22:51:21 WIB

BEDELAU.COM --Jalur mandiri masuk perguruan tinggi d.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved