• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Dievaluasi, Sekdako Pekanbaru Klaim Angkutan Sampah Mulai Normal

Redaksi

Senin, 22 Januari 2024 20:04:59 WIB
Cetak
Dievaluasi, Sekdako Pekanbaru Klaim Angkutan Sampah Mulai Normal
Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi Nasution/foto: riauaktual.com

BEDELAU.COM --Pengelolaan angkutan sampah tengah dievaluasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Kinerja operator angkutan sampah yang bekerja saat ini sedang dipantau pemerintah kota. 

Evaluasi dilakukan seiring masa transisi ke pengelola yang baru, yakni PT RBS selaku pemenang kontrak kerjasama pengangkutan sampah tahun 2024.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, pengelolaan yang berjalan terus dievaluasi. Namun, saat ini proses pengangkutan sampah sudah mulai normal.

Tumpukan sampah yang ada di Tempat Penampungan Sementara (TPS) sudah mulai berkurang dibandingkan saat awal masa transisi pada awal Januari 2024. Operator mengangkut seluruh sampah di TPS ke Tempat Penampungan Akhir (TPA). 

"Seminggu ini keluhan sudah mulai berkurang, artinya mereka sudah setel dengan tempat masing-masing," kata Indra Pomi Nasution, Senin (22/1). 

Ia menilai, pada masa transisi ini pihak ketiga berganti dengan operator baru. Mereka tentu harus mempelajari rute pengangkutan yang harus mereka angkut. 

Indra menjelaskan, operator harus mengangkut sampah dari perumahan atau lingkungan masyarakat. Kemudian angkutan tersebut mengangkut ke trans depo, dan mobil besar akan melanjutkan mengangkut ke TPA Muara Fajar. 

"Kita juga tetapkan waktu buang sampah, dari pukul 19.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Harapan kita masyarakat tidak buang sampah diluar jam yang telah ditentukan, agar tidak ada tumpukan sampah baru," ujar Indra Pomi. 

Ia menghimbau, masyarakat bisa membuang sampah dari pukul 19.00 WIB agar bisa paginya bisa diangkut oleh operator ke TPA. Sehingga tidak mengganggu ritasi operator dalam mengangkut sampah ke TPA.

Sebelumnya tumpukan sampah memenuhi sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang ada di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru. Sampah ini berserakan pada TPS resmi maupun TPS liar yang ada di sejumlah titik. 

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru mengakui, ada dua kendala yang menjadi pemicu masih ditemukannya tumpukan sampah sejak awal 2024.

Kedua kendala tersebut, pertama akibat terjadinya permasalahan teknis di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Muara Fajar, Rumbai.

"Kita ada trouble (masalah) di TPA Muara Fajar, karena ada permasalahan teknis. Sehingga proses pembongkaran itu tersendat, mobil angkutan ngantri lama, sehingga ritasi terganggu," kata Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Kamis (4/1). 

Ia menuturkan, saat ini persoalan teknis di TPA tersebut sudah bisa diatasi. Dengan demikian, angkutan sampah sudah bisa masuk ke TPA. Pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah pihak agar kegiatan pengangkutan bisa berjalan lancar.

 

 

 

Sumber: riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Kepala UPT Parkir Definitif, Walikota: Jangan Sampai Juru Parkir Minta Rp2 Ribu untuk Motor

Selasa, 29 September 2026 - 00:23:31 WIB

BEDELAU.COM --Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memin.

Daerah

Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM

Selasa, 29 September 2026 - 00:19:34 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kem.

Daerah

Pemko Pekanbaru Prioritaskan Jalan Dharma Bakti, Jadi Akses Alternatif Saat Flyover Dibangun

Rabu, 30 September 2026 - 00:12:07 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mula.

Daerah

Kapolsek Kunto Darussalam Bersama Upika Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja di SMA 1 Pagaran Tapah

Selasa, 29 September 2026 - 00:23:47 WIB

BEDELAU.COM — Upaya menciptakan lingkungan sekolah.

Daerah

Layangkan Interupsi, DPRD Pekanbaru Sebut Sekda Arogan

Senin, 28 September 2026 - 20:41:47 WIB

BEDELAU.COM --DPRD Pekanbaru bersama Pemerintah Kota.

Daerah

APBD-P Pekanbaru 2026 Rp3,25 Triliun, Pemko Fokus Perbaikan Jalan dan Drainase

Senin, 28 September 2026 - 20:38:59 WIB

BEDELAU.COM --Pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) Pek.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemko Pekanbaru Prioritaskan Jalan Dharma Bakti, Jadi Akses Alternatif Saat Flyover Dibangun
30 September 2026
Kuasa Hukum Korban Investasi Bodong, Desak Polres Rohul Tangkap DPO
29 September 2026
Diduga Lecehkan Bawahannya, Oknum Sekcam di Inhil Diminta Dinonaktifkan
29 September 2026
Harga Sawit Riau Terjun Lagi, TBS Umur 9 Tahun Kini Rp3.866 per Kilogram
29 September 2026
Kapolsek Kunto Darussalam Bersama Upika Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja di SMA 1 Pagaran Tapah
29 September 2026
Kepala UPT Parkir Definitif, Walikota: Jangan Sampai Juru Parkir Minta Rp2 Ribu untuk Motor
29 September 2026
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
29 September 2026
Diduga Gegara Utang, Pria di Rohul Pukul Rekan Kerja Pakai Kayu hingga Koma
29 September 2026
PETI di Kuantan Singingi: Mengapa Mesin Dibakar, Tambang Emas Ilegal Tetap Beroperasi?
28 September 2026
Layangkan Interupsi, DPRD Pekanbaru Sebut Sekda Arogan
28 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak
  • 2 Tanah Tak Lagi Tanpa Batas? Pemerintah Siapkan Aturan Penguasaan dan Kepemilikan
  • 3 Wako Pekanbaru Tegaskan soal Jalan Berportal: Sudah Dibangun APBD, Harus Terbuka untuk Umum
  • 4 Galian di Jalan Kayu Manis Viral, PUPR Pekanbaru: Sekarang Saluran Air, Tahun Depan Overlay
  • 5 Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum Putusan MK, Kawal Demokrasi dan Keadilan Pemilu
  • 6 Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat
  • 7 3.391 Hektare Lahan di Riau Hangus, Polisi Sudah Tetapkan 63 Tersangka Karhutla

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved