• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Tingkatkan Hibah Pendanaan Penelitian Pengabdian Dari DIKTI, LPPM Unilak Undang 2 Guru Besar Reviewer Nasional

Redaksi

Kamis, 29 Februari 2024 15:12:02 WIB
Cetak
Tingkatkan Hibah Pendanaan Penelitian Pengabdian Dari DIKTI, LPPM Unilak Undang 2 Guru Besar Reviewer Nasional

BEDELAU.COM --LPPM Unilak Riau mengadakan Coaching Clinic Proposal Hibah bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemendikbudristek 2024, Kamis, 29 Feb 2024, di Aula Pustaka Unilak. Coaching Clinic diadakan bertujuan agar jumlah proposal yang diajukan oleh Unilak ke Dikti semakin banyak diterima dan lolos.

LPPM langsung mengundang dua narasumber yang merupakan reviewer nasional dan guru besar Universitas Riau yaitu Prof Dr Saryono MSi riviewer bidang penelitian dan Prof Dr Padil ST MT riviewer pengabdian hibah Dikti, dibuka oleh Rektor Unilak Prof Dr Junaidi, hadir Ketua LPPM Unilak Dr David Setiawan ST MT, sebagai moderator Guntoro, S.T M.Kom dan diikuti puluhan dosen Unilak dari berbagai fakultas.

Ketua LPPM Unilak Dr David Setiawan ST MT dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unilak Prof Junaidi yang memeberikan dukungan kepada LPPM, dan apresiasi kepada dua narasumber yang berkenan hadir dan membagi pengetahuan trik bisa lolos pendanaan.

Dr David menyebutkan, tahun 2024 ini Dikti kembali membuka hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, ada perubahan namun tidak signifikan, namun kita harus memahami. Jika dilihat berdasarkan score Sinta, bahwa dosen Unilak yang egilibe untuk bidang penelitian (syarat terpenuhi) berjumlah 81 orang, sementara egilibel di pengabdian itu lebih 90 persen dosen di Unilak. Tentu ini jumlah yang besar, dan kami sudah mengirimkan undangan ke dosen dsoen yang sudah egilibe untuk mengirimkan proposal.

"Tahun ini hibah nasional bersifat kompetitif tidak lagi ada desentralisasi, artinya kita tetap bersaing dengan klasterrisasi perugruan tinggi baik kalster mandiri, utama, binaan. Maka dari itu kita harus menyiapkan proposal kita yang menarik hati riviewer sehingga bisa lolos. Kita harapkan jumlah proposal yang didanai meningkat baik dari segi jumlah maupun pendanaan.

Sementara itu Prof Junaidi menyampaikan apresiasi LPPM Unilak, kita berharap semakin banyak proposal yang masuk ke Dikti tentu dengan harapan makin banyak lolos. " Saya yakin narasumber banyak pengalaman pasti akan memberikan pendampingan dan membantu kita semua."ujar Prof Junaidi.

Dikatakan Prof Junaidi, dalam mempercepat jumlah pengajuan proposal rebut hibah dikti, telah mengintruksikan setiap fakultas wajib untuk mengajukan proposal, data kita, kita liat dosen yang egilibel ada ratusan jumlahnya, tentu ini peluang.

"Kita harus membiasakan dosen-dosen untuk meneliti, kita harus dorong kawan-kawan dosen untuk penelitan dan pengabdian. Nah perlu diketahui salah satu syarat guru besar saat ini, dosen harus ada penelitian Dikti, kalau tidak pernah penelitian Dikti maka tidak bisa untuk syarat guru besar, dan akhirnya kawan-kawan dosen mulai sadar." Tegas Prof Junaidi.

Pelaskanaan coaching clinic berlangsung dengan presentasi dan diskusid narasumber dan peserta. Sejumlah dosen Unilak mengajukan pertanyaan diantaranya bagaimana menjalin mitra penelitian, kemudian pertanyaan lainnya terkait hibah pendanaan program doktor.

Sementara itu salah satu narasumber Prof Dr Padil mengatakan sebagus apapun proposal kita buat, namun administrasi persyaratan tidak bagus maka akan sulit diterima. "Untuk proposal pengabdian baiknya kita buat analisis situasi yang menggambar kondisi mitra, maka harus kita turun ke lapangan, melihat problem, melihat persoalan, dan salah satu cara melihat problemnya adalah dengan adanya foto foto/gambar di lapangan, ini salah satu contoh caranya,". Ujar Prof Padil. (Rls)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

Janji Prabowo Kuliah Gratis di Kampus Negeri, Jalur Mandiri Dihapus?

Ahad, 27 September 2026 - 22:51:21 WIB

BEDELAU.COM --Jalur mandiri masuk perguruan tinggi d.

Pendidikan

SMKN 1 Bandar Laksamana Raih Juara 1 dari 6 Sekolah Yang Ikut Perlombaan Musikalisasi Puisi Tingkat Kecamatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:57:15 WIB

BENGKALIS, BEDELAU.COM--Prestasi membanggakan ditore.

Pendidikan

80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Kunjungi Unilak, Pelajari Tata Kelola Administrasi Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:48:31 WIB

BEDELAU.COM --Guna memperkuat pemahaman seputar tata.

Pendidikan

Dosen FH Unilak Edukasi Warga Agrowisata tentang Perkawinan Tidak Tercatat

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:59:02 WIB

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Persoalan perkawinan masih m.

Pendidikan

Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Unilak Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Kelurahan Agrowisata

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:34:10 WIB

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyar.

Pendidikan

Dosen FEB Universitas Lancang Kuning Gelar Pelatihan PPh Pasal 21 bagi Siswa SMKS Korpri Duri

Senin, 25 Mei 2026 - 19:29:19 WIB

BEDELAU.COM --Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemko Pekanbaru Prioritaskan Jalan Dharma Bakti, Jadi Akses Alternatif Saat Flyover Dibangun
30 September 2026
Kuasa Hukum Korban Investasi Bodong, Desak Polres Rohul Tangkap DPO
29 September 2026
Diduga Lecehkan Bawahannya, Oknum Sekcam di Inhil Diminta Dinonaktifkan
29 September 2026
Harga Sawit Riau Terjun Lagi, TBS Umur 9 Tahun Kini Rp3.866 per Kilogram
29 September 2026
Kapolsek Kunto Darussalam Bersama Upika Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja di SMA 1 Pagaran Tapah
29 September 2026
Kepala UPT Parkir Definitif, Walikota: Jangan Sampai Juru Parkir Minta Rp2 Ribu untuk Motor
29 September 2026
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
29 September 2026
Diduga Gegara Utang, Pria di Rohul Pukul Rekan Kerja Pakai Kayu hingga Koma
29 September 2026
PETI di Kuantan Singingi: Mengapa Mesin Dibakar, Tambang Emas Ilegal Tetap Beroperasi?
28 September 2026
Layangkan Interupsi, DPRD Pekanbaru Sebut Sekda Arogan
28 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak
  • 2 Tanah Tak Lagi Tanpa Batas? Pemerintah Siapkan Aturan Penguasaan dan Kepemilikan
  • 3 Wako Pekanbaru Tegaskan soal Jalan Berportal: Sudah Dibangun APBD, Harus Terbuka untuk Umum
  • 4 Galian di Jalan Kayu Manis Viral, PUPR Pekanbaru: Sekarang Saluran Air, Tahun Depan Overlay
  • 5 Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum Putusan MK, Kawal Demokrasi dan Keadilan Pemilu
  • 6 Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat
  • 7 3.391 Hektare Lahan di Riau Hangus, Polisi Sudah Tetapkan 63 Tersangka Karhutla

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved