• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Bengkalis

Covid-19 Belum Hilang, Penyakit ISPA Mengancam

Redaksi

Rabu, 03 Maret 2021 20:02:44 WIB
Cetak
Covid-19 Belum Hilang, Penyakit ISPA Mengancam
Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkalis H. Tajul Mudarris dan Satgas Karhutla turut memadamkan api yang terjadi di Kecamatan Bantan, Senin (1/3/2021).(su

BENGKALIS, BELEDAU.COM -- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Bengkalis terus meluas. Selain kecamatan Rupat, Talang Mandau, Pinggir dan Bathin Solapan. Karhutla juga terjadi di Pulau Bengkalis terdiri dari Kecamatan Bantan dan Bengkalis.

Karhutla terpantau, Senin 1 Maret 2021 lalu. Lokasi lahan terbakar terjadi di Jalan Pembangunan RT.02/RW.05, Dusun Permai Desa Pambang Pesisir, perbatasan dengan sempadan Desa Pambang Baru, Jalan Parit Tanjung. Lahan seluas lebih kurang 3,5 hektare (ha) itu milik masyarakat setempat.

Kemudian, Karhutla juga terjadi di Kecamatan Bengkalis, di Dusun Simpang Baru, Desa Teluk Latak, perbatasan Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis. Lokasi Karhutla tepat di 1.513311,102.463274 dan lahan terbakar milik Bukori, masyarakat setempat yang ditanami pohon karet dan semak belukar. Luas areal lahan terbakar mencapai 3,5 hektare (ha).

Untuk sementara ini, sejumlah personil yang terlibat mulai dari Pusdatin, Rescue BPBD, Polri, TNI, Damkar, MPA Desa dan masyarakat turut berjibaku memadamkan api Karhutla, yang terjadi selama musim panas di Bengkalis.

“Upaya yang telah dilakukan, untuk hari ke 3  ini petugas yang tergabung dari BPBD, TNI, POLRI, MPB/MPA masih akan melakukanpemadaman pada titik yang masih terdapat kepala api dan akan dilanjutkan dengan pendinginan di titik yang sudah terbakar dan masih meninggalkan titik asap,”ujar Kepala Pelaksana BPBD Bengkalis H. Tajul Mudarris, Rabu (3/3/2021).

Ia menyebutkan, di lokasi Karhutla, masih terdapat titik api dan asap dan titik hotspot masih terdeteksi di aplikasi lapan fire hotspot.

“Petugas masih akan berjibaku untuk melakukan pemadaman dan pendinginan dibeberapa titik yang kemungkinan masih bisa menimbulkan titik api baru, dan masih akan dilanjutkan besok,”ujarnya dalam laporan Info Karhutla via WhatsApp Group.

Di tengah wabah Covid-19, yang belum berakhir. Tentunya membuat petugas pemadaman Karhutla terdiri dari tim gabungan kewalahan. Sebab, musim panas membuat pasokan air kering dan tentunya harus dibantu dengan alat penyedot air melalui mesin dan selang panjang.

Kemudian di masyarakat sendiri, saat ini sudah ada yang mulai terjangkit penyakit infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), akibat asap karhutla yang terjadi di wilayah Kabupaten Bengkalis. Bahkan ada warga kuatir,  jika penyakit ISPA ini dibawa ke rumah sakit, nantinya dikategorikan Covid-19.

“Iya, asap mulai menyerang warga. Saya salah satu korbannya. Di sekitar rumah, ada juga warga lainnya yang terserang ISPA. Apalagi di tengah Covid-19 yang belum kunjung hilang, warga takut dibawa ke rumah sakit periksa saluran pernapasan,”ujar Abdul Rahman Siregar, salah seorang warga Bengkalis, Rabu (3/3/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis H Arman, AA saat dikonfirmasi soal kabut asap yang mulai menyelimuti Bengkalis dan menyerang daya tahun tubuh masyarakat, belum bisa memberikan keterangan.

Begitu pula, saat Bedelau.com menanyakan kondisi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah Pulau Bengkalis, Arman mengatakan belum mendapatkan informasi lanjutan.

“Saya sedang rapat, belum ada dapat laporan soal ISPU ini,”ujarnya yang lantas mematikan ponselnya.(kr)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026
Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 2 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 3 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 4 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 5 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 6 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 7 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved