• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Ekonomi
  • Pekanbaru

Pedagang Menjerit, Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru Tak Kunjung Selesai

Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 17:15:07 WIB
Cetak
Pedagang Menjerit, Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru Tak Kunjung Selesai
Revitalisasi Pasar Bawah, foto: cakaplah.com

BEDELAU.COM --Pedagang Pasar Wisata Pasar Bawah yang berada di Tempat Penampungan Sementara (TPS) keluhkan tak adanya pengunjung yang datang. Tak ada jual beli di lokasi yang disediakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru itu.

Sepinya pengunjung di TPS Pasar Bawah, tepatnya di eks Pelabuhan Pelindo atau titik 0 Kota Pekanbaru, dikarenakan lokasi pedagang yang tak terlihat dari luar. Selain itu, lokasi tersebut juga jauh dari gedung Pasar Bawah, sehingga pengunjung pun enggan untuk ke sana.

Hal itu diakui oleh Opung, salah seorang pedagang Pasar Bawah. Opung menyebut, TPS tersebut sangat sepi. Mulai sejak awal TPS dibuka, pengunjung yang datang sangat sepi.

"Kalau di sini sepi, bukan tak ada yang beli lagi, tapi sudah tak ada yang masuk. Kalau tak ada yang masuk gimana mau beli," ujar Opung dengan rasa kecewa, Selasa (17/2/2025).

Dikatakannya, sepinya pengunjung ke TPS Pasar Bawah karena lokasinya yang terlalu jauh dari Gedung Pasar Bawah. Kemudian lokasi tersebut juga tidak kelihatan dari jalan.

"Lokasinya jauh, kemudian tak kelihatan. Jadi gimana orang mau masuk," keluhnya.

Ia menyebut, sejak lapaknya mulai dibuka pagi hingga sorenya ditutup, tidak ada pengunjung yang ramai sekalipun. Saking sepinya, ia pun sempat merasakan seminggu tak ada jual beli di sana.

Sementara dia harus membayar uang listrik dan sampah sebesar Rp500 ribu per bulan. Bahkan apabila telat bayar listrik satu hari saja langsung diputus oleh pengelola.

"Seminggu tak pecah telur (jual beli), makan aja sampai hutang. Belum lagi uang listrik dan sampah yang kita bayar Rp500 per bulan. Telat sehari diputus, telat seminggu digembok," jelasnya.

Dia juga mengeluhkan revitalisasi Pasar Bawah yang tak kunjung selesai. Pasalnya, revitalisasi Pasar Bawah yang sudah dimulai sejak akhir tahun 2023 lalu hingga kini tak kunjung selesai oleh pengelola PT Ali Akbar Sejahtera (AAS).

Awalnya, PT AAS menjanjikan kepada pedagang bahwa revitalisasi Pasar Bawah akan selesai pada awal tahun 2025 tepatnya April mendatang. Namun setelah berjalan selama satu tahun, revitalisasi Pasar Bawah tersebut tak kunjung selesai.

"Janjinya kan selesai tahun ini bulan April. Tapi pas kunjungan Pj Walikota kemarin katanya sampai akhir tahun ini pula lagi. Kan nggak jelas," ungkapnya.

Perlu diketahui, sejak dimulai pengerjaan pada 1 November 2023 lalu, hingga akhir tahun 2024, progres revitalisasi Pasar Bawah baru 12 persen.

Seharusnya, pada tahun 2024 lalu progres revitalisasi Pasar Bawah sudah mencapai 40 persen. Namun nyatanya, realisasi revitalisasi pasar tersebut baru mencapai 12 persen. Artinya masih ada 88 persen lagi yang harus diselesaikan PT AAS sebagai pengelola sebelum 1 November 2025.

Sesuai kontrak yang disampaikan Pj Walikota Pekanbaru Roni Rakhmat sebelumnya, kontrak revitalisasi Pasar Bawah tersebut berlangsung dua tahun yang dimulai sejak dikosongkannya pasar oleh pedagang.

Pindahnya pedagang secara keseluruhan ke TPS berlangsung pada 31 Oktober 2023. Tentunya, masa revitalisasi Pasar Bawah tersebut akan berakhir pada 1 November mendatang.**

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Ekonomi

Harga Cabai Pekanbaru Bikin Geleng Kepala

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:50:09 WIB

BEDELAU.COM --Belanja dapur warga Pekanbaru pekan in.

Ekonomi

IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:52:20 WIB

BEDELAU.COM --Pasar saham Indonesia sedang meminta j.

Ekonomi

Beras Rp60 Ribu dan Telur Rp49 Ribu, Catat 5 Lokasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:47:56 WIB

BEDELAU.COM --Belanja dapur tak harus membuat dompet.

Ekonomi

Cabai di Pekanbaru Tembus Rp110 Ribu per Kilogram

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:16:37 WIB

BEDELAU.COM --Di Pekanbaru, cabai merah keriting kin.

Ekonomi

Cabai Riau Mengamuk! Harga Merah Keriting Nyaris Rp100 Ribu, Ini Biang Keroknya

Ahad, 04 Oktober 2026 - 19:05:41 WIB

BEDELAU.COM --Harga cabai di Riau kembali membuat pa.

Ekonomi

Harga Sawit Riau Terjun Lagi, TBS Umur 9 Tahun Kini Rp3.866 per Kilogram

Selasa, 29 September 2026 - 00:26:57 WIB

BEDELAU.COM --Harga TBS sawit Riau kembali tergelinc.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?
  • 3 IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI
  • 4 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 5 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 6 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 7 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved