Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Ketua LAM Rau Kec. Rumbai Kota Pekanbaru M. Irfan Dt. Laksemana Sesalkan Perbuatan Selebgram Keanu
PEKANBARU, BEDELAU.COM --Menyimak pemakaian tanjak Melayu oleh seseorang yang katanya bernama Keano Angelo, teringat pepatah orang Melayu mengatakan “salah memakai aib terburai”, maksudnya jika memakai tIdak tepat pada tempat maka sipemakai akan menunjukkan identitas diri yang nyata, kurang adap, sebagaimana dikatakan M. Irfan Dt. Laksemana selaku Ketua LAM Rau Kec. Rumbai Kota Pekanbaru.
“Adap menurut orang Melayu akan melahirkan adat istiadat, adat istiadat inilah yang dilakoni oleh mahkluk sosial yang bernama insan manusia yang tahu akan adat istiadat kembali kepada saudara kita yang bernamo Keano ini” kata M. Irfan Dt. Laksemana lagi.
“Perlu kita jelaskan bahwa tanjak adalah pakaian kaum lelaki Melayu yang lazim digunakan oleh kaum lelaki Melayu yang cara memakainya ada aturan tatakrama yang bersopan santun yang didasari oleh syariat Rosul, yaitu sorban pengikat kepala” sambung M. Irfan Dt. Laksemana lagi.
Disebutkan M. Irfan Dt. Laksemana “dari identitas inilah lahir pemakaian tanjak yang secara langsung menunjukkan identitas orang Melayu yang menunjukkan identitas dimana bumi dipijak. Bangsa Melayu syariat Islam, tanjak wajib dipakai lengkap dengan busana atau pakaian Melayu”.
“Nah, selain tanjak ada juga namanya ikat kepala tanjak harian adapun tanjak yang dipakai oleh saudara ini, yaitu tanjak elang menyongsong angin, yaitu tanjak kebesaran dan wajib dikenakan dengan pakaian lengkap” kata M. Irfan Dt. Laksemana lagi.
Jadi, saya M. Irfan Dt. Laksemana selaku Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru mengimbau dengan itikad baik agar saudara Keano ini segera minta maaf atas kesilapan yang telah dilakukannya.
“Mungkin saja beliau tidak ada niat utk menghina maupun merusak tatanan nilai pemakaian tanjak, namun sangat kami sayangkan hendaklah tahu akan budipekerti dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung, ujar M. Irfan Dt. Laksemana.
Lain lubuk lain ikannya, lain padang lain belalangnya. Konsekuensinya agar saudara Keano menyadari kesalahan dan kesilapannya dan meminta maaf kepada Masyarakat Riau khususnya Melayu pada umumnya, kata M. Irfan Dt. Laksemana , tutupnya. (Nsr)
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








