• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Dugaan Pemerasan Rp200 Juta di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kanwil Ditjenpas Riau Turunkan Tim

Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 17:29:05 WIB
Cetak
Dugaan Pemerasan Rp200 Juta di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kanwil Ditjenpas Riau Turunkan Tim
Dugaan Pemerasan Rp200 Juta di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kanwil Ditjenpas Riau Turunkan Tim

BEDELAU.COM --Beredar berita dugaan pemerasaan Rp 200 juta yang dilakukan petugas Lapas Kelas IIA Pekanbaru di media sosial dan media online.

Dalam pemberitaannya, disebutkan pemerasan tersebut menyeret oknum pejabat Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) bersama stafnya dan petugas registrasi yang diduga meminta uang sebesar Rp 15 juta sampai dengan 25 juta untuk kamar dan Rp 100 juta per narapidana agar tidak ditempatkan di Blok Pengendali Narkoba (BPN) Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Pemberitaan tersebut mulai beredar sejak tanggal 8 Juni 2026. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau juga menerima laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pemerasan Rp 200 juta tersebut yang disampaikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Riau pada tanggal 10 Juni 2026.

Kronologis kejadiannya menurut pelapor Nurwahyuni Manoppo, istri dari narapidana Lapas Pekanbaru bernama Marudut Malau yang saat itu ditahan di Blok Pengendali Narkoba (BPN) Lapas Pekanbaru (blok khusus, pengawasan lebih ketat).

Dia bersama Lia (istri dari narapidana Lapas Kelas IIA Pekanbaru bernama Misno alias Slamet yang juga dimasukkan ke Blok BPN juga), sekitar pukul 23.00 WIB mereka datang ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru dengan membawa uang tunai Rp 200 juta dengan kantong plastik hitam.

Uang tersebut diserahkan ke pegawai Lapas Pekanbaru bernama Dedy Kurniawan, atas perintah pejabat KPLP agar kedua suami mereka dipindahkan dari Blok BPN tersebut. Setelah pemberian uang tersebut, Nurwahyuni menceritakan napi atas nama Marudut Malau dan Misno alias Selamat, memang langsung dipindahkan dari BPN ke kamar asalnya.

Untuk memastikan kebenaran pemberitaan tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui Direktur Pengamanan dna Intelijen Ditjenpas memerintahkan Kanwil Ditjenpas Riau untuk melakukan pemeriksaan. Pada tanggal 9 dan 10 Juni 2026, Tim Pemeriksa memeriksa pegawai yang dilaporkan dalam pemberitaan tersebut.

Pemeriksaan dimulai dari pegawai bernama Pebri Sadam sebagai Kepala KPLP Kelas IIA Pekanbaru bersama Dedy Kurniawan, Staf KPLP Kelas IIA Pekanbaru. Salah seorang narapidana Lapas Kelas IIA Pekanbaru bernama Misno alias Selamat bin Tusen yang turut disebut dalam laporan, juga tak luput dari pemeriksaan.

Napi atas nama Marudut sekarang sudah berada di Lapas Nusakambangan untuk menjalani lanjutan pembinaan. 4 perwakilan Petugas P2U (Pengamanan Pintu Utama) juga yang bertugas di periode tanggal 11 - 22 November 2025 turut diperiksa sebagai saksi.

Hasil pemeriksaan Kepala KPLP yaitu Pebri Sadam, menyatakan tidak pernah menerima atau meminta uang sejumlah Rp 200 juta seperti yang disebut dalam laporan. Pebri Sadam juga menyebut tidak mengenal Ibu Nurwahyuni Manoppo dan Ibu Lia.

Kemudian dilakukan pemeriksaan dengan petugas atas nama Dedi Kurniawan dan petugas tersebut membantah telah menerima uang Rp 200 juta seperti yang dilaporkan. Dedi Kurniawan menyebut tidak mengenal dan tidak pernah bertemu Ibu Nurwahyuni Manoppo dan Ibu Lia.

Lalu, pemeriksaan terhadap narapidana Lapas Pekanbaru atas nama Misno Irwan alias Selamat bin Tusen dengan hasil bahwasanya Misno alias Selamat tidak pernah berkomunikasi (menyuruh) dengan istrinya, Aliya alias Lia, untuk memberikan uang sebesar Rp 200 juta kepada petugas lapas manapun. Misno alias Selamat juga tidak mengenal Nurwahyuni Manoppo (istri napi an. Marudut Malau). Misno alias Selamat mengakui pernah dimasukkan ke Blok Pengendali Narkoba (BPN) Lapas Kelas IIA Pekanbaru pada September 2025. 

Begitupun pemeriksaan terhadap 4 orang Petugas P2U di 4 regu piket yang berbeda sebagai saksi kejadian. Petugas P2U an. Rizky Wahyudi, Weldimar, Fadli Kurniawan dan Sarja Andika Nasution menyatakan selama bertugas pada periode tersebut tidak pernah melihat sdr. Dedy Kurniawan (terlapor) melintas di P2U pada malam hari. Mereka juga menyatakan tidak pernah sdr. Dedy Kurniawan bertugas sampai malam hari, paling lama selesai waktu Maghrib sudah pulang.

Tim Pemeriksa Kanwil Ditjenpas Riau juga melaksanakan pemeriksaan terhadap CCTV pada periode pertengahan Bulan November 2025 (pelapor tidak ingat tanggal pasti kejadian), sehingga Tim Pemeriksa Kanwil Ditjenpas Riau berkesimpulan memeriksa rekaman CCTV Lapas Pekanbaru periode tanggal 11 - 22 November 2025 dengan hasil tidak terdapat rekaman CCTV karena keterbatasan memory harddisk CCTV Lapas Pekanbaru yang hanya mampu merekam kejadian 3 bulan ke belakang.

Pada Tanggal 10 Juni 2026, mulai pukul 09.30 – 11.30 WIB telah dilaksanakan pula pertemuan dengan LSM BPI KPNPA RI Riau di kantornya yang beralamat di Jalan Hangtuah IV, Kelurahan Suka Mulia, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru.

Pada pertemuan tersebut, dihadiri empat orang Tim Pemeriksa Kanwil Ditjenpas Riau bersama empat orang perwakilan LSM BPI KPNPA RI Riau, dan juga dihadiri Ibu Nurwahyuni Manopo (istri narapidana an. Marudut Malau).

Dalam pertemuan itu, Nurwahyuni Manoppo kembali menjelaskan kronologis kejadian (sama seperti yang diberitakan dan dilaporkan ke Kanwil Ditjenpas Riau). Namun, dalam pertemuan tersebut, pelapor tidak dapat menunjukkan bukti-bukti penyerahan uang Rp 200 juta tersebut.

Dari pemeriksaan internal dan pertemuan dengan pihak pelapor, sampai saat ini Tim Pemeriksa Kanwil Ditjenpas Riau menyimpulkan dugaan penyerahan uang Rp 200 juta ke petugas Lapas Pekanbaru hanya sebatas pengakuan pelapor saja. Pelapor tidak menunjukkan bukti-bukti lain yang akurat terkait pemberian uang 200juta tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap seluruh petugas, CCTV, dan pelapor, sampai saat ini laporan dugaan pemerasan Rp 200 juta yang dilakukan petugas Lapas Pekanbaru terhadap WBP atas nama Marudut Malau tidak terbukti.

Ibu Aliya alias Lia (Istri napi an. Misno alias Selamat) yang merupakan saksi yang disebutkan dalam laporan pengaduan, sampai saat ini tidak bisa dihadirkan dan dimintai keterangannya.

Berdasarkan pengakuan Napi Misno alias Slamet sebagai suaminya, mereka sudah lama putus komunikasi dikarenakan nomor HP Ibu Lia tidak aktif lagi dan tidak pernah mengunjunjunginya lagi di Lapas Pekanbaru. Ibu Nurwahyuni Manoppo juga tidak bisa menghubungi Ibu Lia kembali karena no HP yang dimilikinya tidak aktif lagi.

 

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Innova Reborn Tabrak Truk di Jalan Tol Bangkinang, Suami Istri Meninggal Dunia

Ahad, 20 September 2026 - 20:38:54 WIB

BEDELAU.COM --ecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Ba.

Daerah

DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan TPS Ilegal di Kawasan Perbatasan

Ahad, 20 September 2026 - 20:30:05 WIB

BEDELAU.COM --Keberadaan tempat pembuangan sampah (T.

Daerah

Viral! Pengendara Akui Dilempar Batu Saat Melintas Malam di Rumbai Pekanbaru

Ahad, 20 September 2026 - 20:09:41 WIB

BEDELAU.COM --Video seorang pengendara yang mengaku .

Daerah

Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua

Ahad, 20 September 2026 - 17:58:32 WIB

BEDELAU.COM – Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI.

Daerah

Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan

Kamis, 17 September 2026 - 17:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Polres Kepulauan Mer.

Daerah

Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Pimpin Sertijab Lima Perwira, Dorong Penguatan Kinerja Kepolisian

Kamis, 17 September 2026 - 14:30:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Kapolres Kepulauan M.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Aksi Cincang Truk Tronton di Pelalawan Terbongkar, 8 Orang Diamankan
20 September 2026
KPK Menggedor Kementerian ATR/BPN, Golkar Sebut Nusron Wahid Sudah Mundur
20 September 2026
Innova Reborn Tabrak Truk di Jalan Tol Bangkinang, Suami Istri Meninggal Dunia
20 September 2026
Tiga Jam Dicari, Pemuda yang Nyebur ke Kolam Eks Green City Ditemukan Tak Bernyawa
20 September 2026
Buronan Karhutla Siak Ditangkap, Sempat Halangi Petugas Demi Selamatkan Sawit
20 September 2026
DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan TPS Ilegal di Kawasan Perbatasan
20 September 2026
Viral! Pengendara Akui Dilempar Batu Saat Melintas Malam di Rumbai Pekanbaru
20 September 2026
Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua
20 September 2026
Jumat Berkah Subuh di Ulim, Kebaikan Menyapa Jamaah, Anak Yatim dan Pekerja Jalanan
18 September 2026
Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
17 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemkab Meranti Berikan Rekomendasi Dukungan Pembentukan Riau Pesisir
  • 2 Listrik Meranti Kerap Mati-Hidup, Pemkab dan Forkopimda Desak PLN Segera Bertindak
  • 3 Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Baru
  • 4 Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026
  • 5 Sudah Padam, Tanaman Kelapa dan Bangkai Ular Gosong Ditemukan di Bekas Areal Perkebunan
  • 6 Baru Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Pergi Tinggalkan Jurus Rp200 Triliun
  • 7 Pekanbaru Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Tertinggi di Indonesia

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved