Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Rp49,80 Triliun Disiapkan, Program LPDP hingga Sekolah Rakyat Jadi Prioritas
BEDELAU.COM --Menteri Keuangan mengusulkan pagu indikatif Kementerian Keuangan tahun 2027 sebesar Rp49,80 triliun. Nilai tersebut setara pagu tahun berjalan setelah penyesuaian efisiensi anggaran. Dana itu mencakup kebutuhan operasional kementerian serta tujuh badan layanan umum.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan usulan tersebut dalam rapat bersama DPR. Anggaran mencakup seluruh program prioritas nasional serta kegiatan strategis pemerintah. “Kami mengusulkan pagu indikatif Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp49,80 triliun,” ujarnya.
Pagu tersebut terdiri atas fungsi pelayanan umum senilai Rp45,52 triliun. Fungsi ekonomi memperoleh alokasi Rp284,71 miliar untuk berbagai program strategis. Sementara fungsi pendidikan mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp3,99 triliun.
Program kebijakan fiskal dan sektor keuangan memperoleh alokasi Rp36,33 miliar. Dana digunakan memperkuat strategi fiskal jangka menengah serta ketahanan ekonomi nasional. Program tersebut juga mendukung pendanaan 514 Sekolah Rakyat di berbagai daerah.
Program pengelolaan penerimaan negara memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp1,62 triliun. Fokus utamanya mencakup pemberantasan penyelundupan dan peredaran gelap narkotika nasional. Dukungan juga diberikan bagi promosi ekspor UMKM serta perbaikan sistem logistik.
Pengelolaan belanja negara memperoleh alokasi Rp14,12 miliar untuk berbagai kegiatan. Program mencakup pembinaan BUMDes serta 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah juga memperkuat kapasitas pengelolaan keuangan daerah secara berkelanjutan.
Program pengelolaan perbendaharaan dan kekayaan negara memperoleh anggaran Rp194,68 miliar. Dana digunakan mendukung penjaminan energi terbarukan dan cadangan pangan nasional. Fasilitasi inklusi keuangan UMKM juga menjadi bagian penting program tersebut.
Dukungan manajemen menjadi program terbesar dengan kebutuhan anggaran Rp47,93 triliun. Dana menopang subsidi biodiesel B50, pembiayaan usaha mikro, serta LPDP. Program itu juga mendukung pengembangan sistem National Single Window Indonesia.
Sumber: SM News.com
El Nino Ekstrem Disebut Sudah Tiba, Ilmuwan Keluarkan Peringatan Bahaya
BEDELAU.COM --Badan Administrasi Kelautan dan Atmosf.
Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS
BEDELAU.COM --Dugaan permainan harga pembelian tanda.
Subuh Penuh Makna: Aksi Jumat Berkah Hidupkan Semangat Berbagi di Meureudu
Bedelau.com — Kegiatan sosial bertajuk “Jumat Berkah” ke.
Subuh Jumat Berkah di Masjid Baitussattar, Dr. Mohammad Naim dari Pakistan Sampaikan Kultum Inspiratif
BEDELAU.COM, Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan.
Pemerintah Terapkan Ekspor Satu Pintu, Dunia Usaha Diberi Waktu Adaptasi
BEDELAU.COM --Pemerintah resmi memberlakukan a.
Mulai Besok Berlaku, Skema Ekspor Satu Pintu Bikin Industri CPO dan Batubara Deg-degan
BEDELAU.COM --Ekspor batu bara, minyak sawit mentah .








