• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Peristiwa

Mobil Terbang ke Jurang 40 Meter, Ayah dan Anak Selamat dari Maut di Kelok Sembilan

Redaksi

Ahad, 05 Juli 2026 19:59:43 WIB
Cetak
Mobil Terbang ke Jurang 40 Meter, Ayah dan Anak Selamat dari Maut di Kelok Sembilan
Petugas gabungan mengevakuasi korban kecelakaan lalulintas di Kelok Sembilan, Sabtu sore, 4 Juli 2026. (sumber: SAR Sumbar)

BEDELAU.COM --Mobil yang melaju di kawasan Flyover Kelok Sembilan mendadak hilang kendali. Kendaraan itu terjun ke jurang sedalam sekitar 40 meter. Dua penumpangnya berhasil selamat setelah dievakuasi tim SAR gabungan.

Kecelakaan terjadi di Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Peristiwa berlangsung pada Sabtu sore, 4 Juli 2026, sekitar pukul 17.30 WIB. Jalur tersebut memang dikenal memiliki tingkat risiko tinggi.

Korban merupakan ayah dan anak yang sedang melakukan perjalanan. Mereka berangkat dari Pekanbaru menuju Limapuluh Kota. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke arah Bukittinggi.

Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Roni Nur, menyebut jalan licin diduga menjadi pemicu kecelakaan. Kendaraan kehilangan kendali sebelum akhirnya masuk jurang. Dugaan itu masih menjadi dasar penyelidikan awal.

"Kondisi jalan menjadi faktor yang harus diwaspadai setiap pengendara," ujar Roni Nur, Minggu, 5 Juli 2026.

Benturan keras tidak merenggut nyawa kedua korban. Isra, 54 tahun, mengalami luka robek di belakang kepala. Putranya, Aris Munandar, 19 tahun, mengalami luka lecet dan cedera bahu.

Informasi kecelakaan segera diterima petugas SAR. Lima personel Pos SAR Limapuluh Kota langsung diberangkatkan. Tim bergerak menuju lokasi tanpa menunda waktu.

Setibanya di lokasi, tantangan besar langsung terlihat. Mobil berada jauh di bawah badan jalan. Medan curam membuat proses penyelamatan tidak bisa dilakukan sembarangan.

Tim gabungan menyiapkan perlengkapan ekstrikasi. Peralatan evakuasi gunung juga digunakan. Seluruh langkah dilakukan secara hati-hati. "Keselamatan korban dan petugas menjadi prioritas utama selama proses berlangsung," kata Roni.

Evakuasi berlangsung sekitar 20 hingga 30 menit. Setiap gerakan harus diperhitungkan dengan cermat. Kesalahan kecil dapat membahayakan semua pihak.

Kerja sama lintas instansi menjadi kunci keberhasilan operasi. Personel Basarnas bergabung bersama BPBD dan pemadam kebakaran. Polisi, Babinsa, PMI, serta warga sekitar turut membantu.

Kolaborasi tersebut mempercepat proses penyelamatan. Kedua korban akhirnya berhasil diangkat dari dasar jurang. Mereka langsung mendapat pertolongan medis. "Kedua korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat," ujar Roni Nur.

Setelah keluar dari jurang, korban dibawa ke RS Adnan WD Payakumbuh. Tim medis segera memberikan penanganan lanjutan. Kondisi korban terus dipantau.

Operasi penyelamatan berakhir sekitar pukul 19.05 WIB. Seluruh personel kembali ke satuan masing-masing. Misi dinyatakan selesai setelah korban dipastikan tertangani.

Kelok Sembilan selama ini dikenal sebagai jalur vital. Ribuan kendaraan melintas setiap harinya. Cuaca dan kondisi jalan sering berubah dalam waktu singkat.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting. Pengendara perlu menyesuaikan kecepatan saat melintasi jalur pegunungan. Kewaspadaan menjadi perlindungan pertama sebelum bantuan datang.

Jalan licin sering terlihat sepele. Namun dalam beberapa detik, situasi dapat berubah menjadi bencana. Beruntung, kali ini kecepatan respons tim SAR berhasil mengalahkan ancaman maut.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Peristiwa

Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur

Jumat, 09 Oktober 2026 - 12:00:00 WIB

BEDELAU.COM– Upaya pencarian warga binaan yang melarikan diri dari Lembaga Pem.

Peristiwa

Tiga Jam Dicari, Pemuda yang Nyebur ke Kolam Eks Green City Ditemukan Tak Bernyawa

Ahad, 20 September 2026 - 20:36:13 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pemuda berusia sekitar 20 tahu.

Peristiwa

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tabrakan Dua Speedboat di Perairan Sialang Pasung

Sabtu, 05 September 2026 - 14:30:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Pencarian terhadap B.

Peristiwa

Rem Blong di Turunan Padang-Solok, Sopir Asal Rokan Hilir Tewas Terjepit

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:25:05 WIB

BEDELAU.COM --Jalan Padang-Solok berubah menjadi lok.

Peristiwa

Pria di Kampar Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Ambil Sawit

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:08:15 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria dilaporkan meninggal duni.

Peristiwa

CPO Basahi Jalan Lintas Duri, Polantas Bengkalis Tangani Tabrakan Beruntun 4 Truk Fuso

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:21:41 WIB

BEDELAU.COM --Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved