• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Redaksi

Kamis, 08 Oktober 2026 20:27:56 WIB
Cetak
Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menerima Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Kamis (8/10/2026). (sumber: istimewa)

BEDELAU.COM --Antrean BBM kembali mengular di sejumlah SPBU Riau, membuat urusan mengisi tangki berubah menjadi perjuangan panjang. Pemprov Riau kini menagih langkah konkret Pertamina. Pasokan diminta kembali lancar sebelum antrean mengganggu aktivitas warga.

Permintaan itu disampaikan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto ketika bertemu dengan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fanda Chrismianto. Pertemuan berlangsung di Pekanbaru pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Antrean disebut sudah berlangsung cukup lama di sejumlah wilayah Riau. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu lalu lintas dan aktivitas masyarakat. Pemprov meminta distribusi diperbaiki sampai tingkat SPBU.

SF juga meminta pengawasan diperketat terhadap kemungkinan penimbunan BBM. Praktik semacam itu dinilai bisa memperburuk kondisi pasokan. Pemerintah ingin masyarakat menjadi pihak yang paling sedikit dirugikan.

“Jangan sampai masyarakat dirugikan,” tegas SF Hariyanto. Ia meminta setiap indikasi penyelewengan ditindak sesuai aturan. Pesan tersebut disampaikan saat kondisi antrean masih terjadi.

Persoalan solar sebenarnya sudah muncul sebelum pertemuan tersebut. Pada akhir September, Pemprov Riau mengirim surat meminta tambahan suplai. Antrean panjang terjadi di Pekanbaru dan sejumlah wilayah sekitar. 

Keluhan itu bahkan berkembang menjadi pembahasan mengenai kuota dan distribusi. DPRD Riau sebelumnya meminta pengawasan penyaluran diperkuat. Keterbatasan solar subsidi disebut menjadi salah satu pemicu antrean. 

Di lapangan, antrean kendaraan dilaporkan mencapai ratusan meter. Truk, bus, dan sepeda motor ikut menunggu pasokan. Beberapa antrean bahkan memakan badan jalan dan mengganggu aktivitas sekitar. 

Situasi tersebut membuat masalah BBM tidak lagi sekadar urusan tangki. Antrean panjang bisa berubah menjadi persoalan lalu lintas. Waktu warga ikut terkuras hanya untuk mendapatkan bahan bakar.

SF menilai kondisi itu terasa janggal bagi daerah penghasil minyak. Riau memiliki industri minyak dan gas yang besar. Karena itu, kebutuhan energi masyarakat lokal diharapkan tetap terjamin.

Pertamina menyampaikan situasi pasokan turut dipengaruhi kondisi global. Geopolitik Timur Tengah disebut memberikan tekanan terhadap ketersediaan BBM. Dampaknya dirasakan pada BBM subsidi maupun nonsubsidi. 

Untuk meredam tekanan tersebut, Pertamina meningkatkan pasokan menuju SPBU. Tambahan pasokan disebut mencapai sekitar 28 persen. Jumlah mobil tangki juga ditambah untuk memperkuat distribusi.

Fanda Chrismianto memastikan Pertamina terus mengoptimalkan pelayanan energi. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi bersama pemerintah daerah. Menurutnya, distribusi energi membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Pertamina tidak bisa berjalan sendirian dalam pelayanan masyarakat,” ujar Fanda. Ia menilai koordinasi daerah menjadi bagian penting menjaga kelancaran distribusi. Masalah lapangan perlu segera dibahas bersama.

Persoalan LPG juga masuk dalam perhatian Pemprov Riau. Pemerintah ingin kebutuhan energi rumah tangga tetap tersedia. Kelancaran distribusi menjadi kunci agar antrean tidak berpindah bentuk.

Di sisi lain, harga BBM per 1 Oktober tidak mengalami perubahan. Pertamina menyebut harga subsidi dan nonsubsidi tetap seperti September. Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar Rp6.800 per liter. 

Artinya, antrean yang terjadi bukan berasal dari perubahan harga terbaru. Pemerintah kini lebih fokus pada pasokan dan distribusi. Pengawasan menjadi bagian penting untuk membaca persoalan di lapangan.

Pemprov juga meminta Pertamina menjelaskan kondisi pasokan secara terbuka. Data kuota dan distribusi dianggap penting untuk mengurai persoalan. Dengan data tersebut, titik masalah bisa ditangani lebih cepat.

Bagi pengendara, persoalannya sederhana sekaligus menyebalkan. Tangki kosong membutuhkan bahan bakar, bukan teori panjang. Antrean berjam-jam membuat kebutuhan harian ikut tersandera.

Kini tambahan pasokan 28 persen menjadi salah satu taruhan utama. Pertamina menyatakan langkah tersebut sedang dijalankan. Pemerintah daerah menunggu dampaknya terlihat pada antrean SPBU.

Jika distribusi kembali normal, antrean seharusnya ikut menyusut. Jika tidak, persoalan baru akan kembali muncul. Pemerintah dan Pertamina kini dituntut membuktikan langkah tersebut di lapangan.

Riau tidak kekurangan minyak dalam cerita besarnya. Tantangannya justru memastikan energi sampai kepada masyarakat. Sebab, BBM yang tersedia di atas kertas tidak cukup menggerakkan kendaraan.

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang

Kamis, 08 Oktober 2026 - 20:32:09 WIB

BEDELAU.COM --Kabut asap akibat kebakaran hutan dan .

Daerah

PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Kamis, 08 Oktober 2026 - 20:29:53 WIB

BEDELAU.COM --Pekanbaru sedang menghadapi udara yang.

Daerah

Kabut Asap Semakin Pekat, Pemko Pekanbaru akan Gelar Salat Istisqa

Kamis, 08 Oktober 2026 - 20:25:46 WIB

BEDELAU.COM --Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anw.

Daerah

Forkopimda Meranti Tinjau Langsung Pilkades Serentak 2026, Pastikan Pemungutan Suara Aman dan Kondusif

Kamis, 08 Oktober 2026 - 14:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Pelaksanaan Pemilihan Kep.

Daerah

19 Pejabat Pemko Pekanbaru Dirotasi, Inspektur hingga Lurah Bergeser

Rabu, 07 Oktober 2026 - 17:28:52 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mela.

Daerah

Udara Riau Masih Bikin Paru-Paru Deg-degan, Pekanbaru Tembus AQI 254

Rabu, 07 Oktober 2026 - 17:20:34 WIB

BEDELAU.COM --Pagi ini udara Riau belum benar-benar .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
08 Oktober 2026
PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
08 Oktober 2026
Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!
08 Oktober 2026
Kabut Asap Semakin Pekat, Pemko Pekanbaru akan Gelar Salat Istisqa
08 Oktober 2026
2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026, Ada Disabilitas dan Beasiswa Sawit
08 Oktober 2026
Ngaku Polisi, Satu Begal Bersenpi di Pekanbaru Ditangkap
08 Oktober 2026
Diduga Cabuli Empat Bocah, Guru Ngaji di Kampar Ditangkap
08 Oktober 2026
Forkopimda Meranti Tinjau Langsung Pilkades Serentak 2026, Pastikan Pemungutan Suara Aman dan Kondusif
08 Oktober 2026
Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Swasta Wajib Patuhi PJJ Saat Kabut Asap
07 Oktober 2026
19 Pejabat Pemko Pekanbaru Dirotasi, Inspektur hingga Lurah Bergeser
07 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Giat Parlinsos Polsek Rambah Samo Salurkan Bantuan Sosial, Sasar Warga Kurang Mampu
  • 2 Tim KKP dan Polres Inhil Evakuasi Diduga Bangkai Paus di Perairan Sungai Bahale Mandah
  • 3 Pemanen Ditemukan Tewas di Areal PT Serikat Putra, Berawal dari Buah Sawit Berserakan
  • 4 Porsi Provinsi Menyusut Drastis, Pemko Pekanbaru Putar Otak Menjaga BPJS Warga
  • 5 Safari Dakwah Syekh Anas Al Masry di Pidie Jaya, Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Kepedulian Palestina
  • 6 Kasus Kebun Sawit dalam Kawasan Hutan, Anggota DPRD Kampar Fahmil Jadi Tersangka
  • 7 Perbaikan Jembatan Leighton Siak I dan III Ditargetkan Selesai Akhir 2026

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved