• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Ekonomi
  • Kampar

Kampung Lele di Kampar Ini Sukses Meraup Untung 120 Juta Rupiah

Redaksi

Sabtu, 08 Januari 2022 17:53:46 WIB
Cetak
Kampung Lele di Kampar Ini Sukses Meraup Untung 120 Juta Rupiah

KAMPAR, BEDELAU.COM --Kampung Lele. Begitulah nama Desa Sialang Kubang, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau itu dikenal. Budidaya ikan berkumis itu menjadi sumber ekonomi utama masyarakat desa di sana. 

Aroma amis seketika menguap disela-sela gemercik air kolam puluhan kolam budidaya itu. Dengan riang, ribuan anakan lele bermain saling berkejaran. Menjadi hiburan para peternak lele saban hari sembari menunggu ikan-ikan air tawar itu membesar. 

PT Perkebunan Nusantara V yang terus berkomitmen mendorong upaya percepatan pemulihan ekonomi melalui penguatan usaha mikro kecil menengah melihat potensi tersebut. Melalui penyaluran modal pengembangan usaha sebesar Rp1,25 miliar, perusahaan plat merah pun hadir di Kampung Lele sejak 2019. 

Bantuan modal pengembangan usaha yang diperuntukkan bagi para peternak tergabung dalam Kelompok Lele Mutiara tersebut disalurkan melalui dua tahap. Pertama sebesar Rp500 juta pada 2019 lalu dan selanjutnya dilakukan berkesinambungan melalui tahap berikutnya senilai Rp750 juta, yang diserahkan akhir 2021 lalu. 

Suwardi, Ketua Kelompok Lele Mutiara di Pekanbaru, Kamis (6/1/2022) mengatakan modal usaha yang diterima dari anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) tersebut sangat membantu para peternak Kampung Lele Desa Sialang Kubang dalam pengembangan dan ekspansi pasar ikan air tawar tersebut. 

"Alhamdulillah. Saya benar-benar bersyukur PTPN V masih terus memberikan kepercayaan kepada kami dalam menjalankan usaha di Kampung Lele ini. Bantuan ini sangat berarti bagi para peternak untuk memaksimalkan potensi pasar yang masih cukup besar," kata pria 53 tahun tersebut. 

Dia menjelaskan bahwa geliat ekonomi Kampung Lele berlangsung sejak tiga tahun silam. Diawali saat PTPN V melakukan survey hingga akhirnya membantu para peternak melalui penyaluran modal dengan biaya administrasi yang jauh di bawah ketentuan perbankan. 

"Saat itu kami menerima Rp500 juta. Alhamdulillah dalam tiga tahun pinjaman lunas. Sekarang kami kembali mengajukan pinjaman serupa dengan angka yang sedikit lebih besar Rp750 juta," ujarnya. 

Suwardi meyakini bahwa pinjaman dengan jangka waktu 36 bulan tersebut juga akan selesai tepat waktu. Keyakinan itu muncul karena menurut bapak tiga anak tersebut PTPN V tidak sekedar memberikan pinjaman, melainkan turut memberikan pendampingan. Baik itu pelatihan, hingga pemasaran. 

"Saya kira kelompok kami sangat beruntung karena menjadi bagian dari mitra UMKM PTPN V. Insya Allah saat ini kami sudah memiliki 80 kolam budidaya. Usaha kami memang fokus pada budidaya benih lele yang Alhamdulillah hasilnya sangat lumayan," ujarnya. 

Ia menceritakan dalam sekali panen, tak kurang 100 ribu benih lele mampu dipasarkan. Dalam setahun, ia mengatakan kelompoknya bisa melakukan hingga 7 kali panen, dengan sekali panen mampu meraup pendapatan kotor hingga Rp120 juta. 

CEO PTPN V Jatmiko Santosa berharap program yang dijalankan perusahaan plat merah melalui program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) tersebut mampu mendukung UMKM, terutama kelompok Lele Mutiara dapat terus tumbuh. 

"Langkah ini adalah wujud hadirnya PTPN V untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Alhamdulillah, sebagian besar mitra UMKM PTPN V yang memperoleh bantuan dana bergilir dan bergulir berhasil mengembalikan dana bantuan ini tepat waktu. Artinya, UMKM Mitra Binaan kita Insya Allah kuat walau diterpa pandemi," kata Jatmiko. 

"Kami berharap dengan bantuan berkelompok, impactnya lebih besar. Pemberdayaan menjadi lebih efektif, dan kita dapat ambil bagian dalam program pemulihan ekonomi yang dicanangkan Pemerintah," lanjut Jatmiko yang juga Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Riau tersebut. 

Corporate Secretary PTPN V, Bambang Budi Santoso menambahkan bahwa petani Lele Mutiara memiliki komitmen dan konsistensi yang baik dalam melangsungkan kewajiban pembayaran cicilan pembiayaan. Atas dasar itu, PTPN V pun memberikan kepercayaan dan menyalurkan pinjaman selanjutnya dengan nominal lebih besar. 

"Bagi kami, itulah pentingnya konsistensi serta komitmen para mitra dalam melaksanakan pengembalian. Karena dana yang dikembalikan mitra akan kembali digulirkan untuk pengembangan mitra UMK lainnya," paparnya. 

 

 

Sumber: riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Ekonomi

Harga Cabai Pekanbaru Bikin Geleng Kepala

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:50:09 WIB

BEDELAU.COM --Belanja dapur warga Pekanbaru pekan in.

Ekonomi

IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:52:20 WIB

BEDELAU.COM --Pasar saham Indonesia sedang meminta j.

Ekonomi

Beras Rp60 Ribu dan Telur Rp49 Ribu, Catat 5 Lokasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:47:56 WIB

BEDELAU.COM --Belanja dapur tak harus membuat dompet.

Ekonomi

Cabai di Pekanbaru Tembus Rp110 Ribu per Kilogram

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:16:37 WIB

BEDELAU.COM --Di Pekanbaru, cabai merah keriting kin.

Ekonomi

Cabai Riau Mengamuk! Harga Merah Keriting Nyaris Rp100 Ribu, Ini Biang Keroknya

Ahad, 04 Oktober 2026 - 19:05:41 WIB

BEDELAU.COM --Harga cabai di Riau kembali membuat pa.

Ekonomi

Harga Sawit Riau Terjun Lagi, TBS Umur 9 Tahun Kini Rp3.866 per Kilogram

Selasa, 29 September 2026 - 00:26:57 WIB

BEDELAU.COM --Harga TBS sawit Riau kembali tergelinc.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?
  • 3 IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI
  • 4 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 5 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 6 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 7 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved