• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Pemerintah Bongkar Harga Gas 'Pengganti' LPG, Lebih Murah?

Redaksi

Rabu, 26 Januari 2022 20:43:08 WIB
Cetak
Pemerintah Bongkar Harga Gas 'Pengganti' LPG, Lebih Murah?

BEDELAU.COM --Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membongkar harga yang akan diterima oleh masyarakat ketika menggunakan gas dari hasil gasifikasi batu bara atau Dimetil Eter (DME) sebagai pengganti Liquifed Petroleum Gas (LPG).

Direktur Jenderal Energi Baru dan Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), menjabarkan bahwa dalam upaya pemerintah mensubstitusi penggunaan LPG yang saat ini bahan bakunya masih dildapat melalui impor, penggunaan gasifikasi batu bara melalui DME menjadi salah satu alternatif.
 
Maka dari itu, ke depan untuk menarik minat masyarakat dalam hal penggunaan gasifikasi batu bara itu, pemerintah meyakini tidak akan menambah beban tambahan kepada masyarakat. "Kita menjaga masyarakat tidak menambah beban tambahan, tidak ada perubahan harga di masyarakat dibandingkan dengan harga LPG," terang Dadan kepada CNBC Indonesia.
 
Dadan membeberkan, secara kandungan, penggunaan gas dari gasifikasi batu bara itu lebih rendah ketimbang dari gas LPG atau hanya mencapai 60% dibandingkan LPG, sehingga volume penggunaan gas dari gasifikasi batu bara akan lebih sedikit ketimbang LPG.
 
"Jadi kalau dibakar dengan kompor yang sama memerlukan jumlah yang lebih banyak atau 1,6 kali-nya. Kami melakukan uji coba modifikasi dari kompor sehingga yang diperlukan dari DME ini hanya 1,3 kalinya dibandingkan dengan LPG," ungkap dia.
 
Untuk menghasilkan memasak, dalam panas yang sama yakni 1 kg LPG secara keekonomiannya, kata Dadan masih masuk, sehingga tidak ada perubahan dari sisi harga. "Meskipun secara volume akan sedikit lebih banyak atau 30% lebih banyak , tapi buat masyarakat kan harga untuk kebutuhan dalam sebulan misalnya butuh 3 tabung, nanti kebutuhan dari sisi harganya tidak akan ada perubahan. Dari sisi volume saja yang menambah," ungkap Dadan.
 
Seperti diketahui, kemarin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sudah meresmikan pembangunan atau groundbreaking hilirisasi batu bara atau gasifikasi batu bara menjadi DME. Dengan adanya DME itu, dipastikan bisa menghemat subsidi LPG Rp 7 triliun dalam setahun.
 
Nah, Dadan mengungkapkan bahwa sejatinya pihaknya sudah melakukan uji coba pemanfaatan penggunaan gasifikasi batu bara ke rumah masyarakat. Dia bilang pihaknya sudah melakukan uji coba di Sumatera Selatan. Di sekitar 200 rumah tangga.
 
"Tidak mengalami hambatan secara pemanfaatan tidak merasakan hal berbeda. Dari dua hal itu kita yakin DME menjadi salah satu alternatif untuk menggatikan bahan bakar LPG yang sebagian besar di impor.
 
Mengacu data Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM, struktur harga DME dari hasil pertemuan tiga menteri, yakni Menteri BUMN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi, diusulkan harga DME ex-factory sebesar US$ 378 per ton, porsinya menjadi kesepakatan antara PTBA dan Air Products.
 
"Harga DME bersifat fixed-price, tidak ada eskalasi harga batu bara dan (PSF)," tulis bahan pemaparan Dirjen Minerba, Kamis (20/01/2022).
 
Sebagai perbandingan untuk harga LPG, CP Aramco pada November 2021 telah mencapai US$ 847 per metrik ton, harga tertinggi sejak tahun 2014 atau naik 57% sejak Januari 2021.
 
 
Sumber: [cnbcindonesia.com]

 

 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Ekonomi

Harga Cabai Pekanbaru Bikin Geleng Kepala

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:50:09 WIB

BEDELAU.COM --Belanja dapur warga Pekanbaru pekan in.

Ekonomi

IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:52:20 WIB

BEDELAU.COM --Pasar saham Indonesia sedang meminta j.

Ekonomi

Beras Rp60 Ribu dan Telur Rp49 Ribu, Catat 5 Lokasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:47:56 WIB

BEDELAU.COM --Belanja dapur tak harus membuat dompet.

Ekonomi

Cabai di Pekanbaru Tembus Rp110 Ribu per Kilogram

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:16:37 WIB

BEDELAU.COM --Di Pekanbaru, cabai merah keriting kin.

Ekonomi

Cabai Riau Mengamuk! Harga Merah Keriting Nyaris Rp100 Ribu, Ini Biang Keroknya

Ahad, 04 Oktober 2026 - 19:05:41 WIB

BEDELAU.COM --Harga cabai di Riau kembali membuat pa.

Ekonomi

Harga Sawit Riau Terjun Lagi, TBS Umur 9 Tahun Kini Rp3.866 per Kilogram

Selasa, 29 September 2026 - 00:26:57 WIB

BEDELAU.COM --Harga TBS sawit Riau kembali tergelinc.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba
  • 3 Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?
  • 4 IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI
  • 5 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 6 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 7 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved