Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Bahan Baku Karet untuk Alat Pengeboran Minyak akan Diproduksi di Riau
PEKANBARU, BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Riau kedepan akan fokus melakukan hilirisasi karet yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Pasalnya saat ini di Kuansing sudah kelembagaan, yakni Asosiasi Petani Karet Kuantan Singingi (Apkarkusi). Dimana lembaga kemasyarakatan ini telah mampu mengelola bahan olahan karet (bokar) sampai hilirisasi karet yaitu vulkanisir ban mobil dan motor. Selain itu, Disbun Riau akan merambah hilirisasi karet terhadap alat bahan baku karet yang digunakan untuk pengeboran minyak.
Demikian disampaikan Kepala Disbun Riau, Zulfadli melalui Sekretaris Disbun, Supriadi Sabtu (29/1/2022). Rencana pengembangan produksi bahan baku karet untuk pengeboran minyak itu berawal saat Gubernur Riau bertemu pengusaha minyak dan gas (Migas).
"Jadi pertemuan itu sempat dibahas, bahan baku karet yang banyak dibutuhkan untuk pengeboran minyak yang berada di pompa minyak. Makanya pak Gubernur meminta kita untuk mempelajari kemungkinan-kemungkinan apakah bisa baku untuk pengeboran minyak itu diproduksi di Riau," katanya.
Karena itu, untuk mengetahui bahan baku yang digunakan untuk pengeboran minyak berbahan karet itu, pihaknya akan berkolaborasi dengan Badan Riset dan Standarisasi Nasional (Baristan) Kementerian Perindustrian yang berkantor di Palembang.
"Memang saat ada acara di Kuansing kita bertemu langsung dengan Kepala Baristan. Salah satu yang diharapkan Baristan itu contoh bahan baku karet yang digunakan untuk pengeboran minyak itu. Setelah itu mereka akan melakukan riset terhadap bahan itu, sehingga bisa dilihat komponen apa saja yang ada dibahan baku itu," terangnya.
"Makanya kita akan kolaborasi dengan Baristan melakukan riset, sehingga ketika itu memungkinkan bahan baku untuk pengeboran minyak itu kita produksi di Riau. Selain itu agar ini berjalan kita juga akan berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait seperti Disperindagkop UKM Riau dan kabupaten/kota," cakapnya.
Sumber: cakaplah.com
IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI
BEDELAU.COM --Pasar saham Indonesia sedang meminta j.
Beras Rp60 Ribu dan Telur Rp49 Ribu, Catat 5 Lokasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini
BEDELAU.COM --Belanja dapur tak harus membuat dompet.
Cabai di Pekanbaru Tembus Rp110 Ribu per Kilogram
BEDELAU.COM --Di Pekanbaru, cabai merah keriting kin.
Cabai Riau Mengamuk! Harga Merah Keriting Nyaris Rp100 Ribu, Ini Biang Keroknya
BEDELAU.COM --Harga cabai di Riau kembali membuat pa.
Harga Sawit Riau Terjun Lagi, TBS Umur 9 Tahun Kini Rp3.866 per Kilogram
BEDELAU.COM --Harga TBS sawit Riau kembali tergelinc.








