• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Bengkalis

Ungkap TPPO, Polisi Tetapkan Pengurus 30 PMI Jadi Tersangka

Redaksi

Jumat, 15 September 2023 13:10:11 WIB
Cetak
Ungkap TPPO, Polisi Tetapkan Pengurus 30 PMI Jadi Tersangka
Sebanyak 30 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diamankan berada di Mapolres Bengkalis, Senin (11/9/2023).(istimewa)

BENGKALIS,BEDELAU.COM—Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) tak henti-hentinya terjadi wilayah perairan Kabupaten Bengkalis. Faktor paling mendukung, Bengkalis memiliki wilayah perairan yang luas dan banyaknya pintu masuk untuk meloloskan bisnis gelap tersebut.

Tidak hanya perdagangan orang. Namun, perdagangan narkoba jaringan internasional pun menjadi ladang empuk di wilayah negeri Junjungan. Setidaknya beberapa kasus TPPO ini sudah ditangani Polres Bengkalis. Terakhir, kasus yang berhasil diungkap, Senin (11/9/2023) lalu.

Tim gabungan Polres Sat Reskrim Polres Bengkalis, sekitar pukul 17.00 WIB berhasil mengungkap tindak pidana perdangangan orang, sebanayak 30 orang pekerja imigran illegal (PMI), yang akan diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur ilegal.

Tentunya saja, kasus ini merupakan kasus atensi, yang mendapat perhatian dari Kapolri dan Kapolda Riau, karena bertentangan dengan UU Nomor 21 Tahun 2007, tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro, Rabu (14/9/2023) kepada sejumlah media tidak memungkiri terjadi TPPO tersebut, sebab Bengkalis memiliki jalur perairan yang cukup luas, secara geografis terdiri dari sejumlah pulau, yang dipisahkan oleh selat.

Dalam rentetan kasus TPPO yang terjadi. Tarakhir berhasil diungkap di wilayah hutan pinggiran laut, Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Senin (11/9/2023) lalu, sekitar pukul 17.30 WIB. Tim Satreskrim Polres Bengkalis mendapati adanya warga negara Indonesia dan Banglades, yang hendak diberangkatkan ke negeri jiran Malaysia, secara ilegal.

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang didapati disemak-semak hutan Desa Sepahat oleh Tim Satreskrim Polres Bengkalis, Senin (11/9/2023).(istimewa)

Dalam kasus ini, kata AKBP Setyo Bimo, Polres Bengkalis menetapkan salah seorang wanita berinisial, Sy (38) warga Dusun Bakti,  RT/RW 001/001, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, sebagai tersangka. Wanita yang berperan sebagai pengurus 30 pekerja imigran ilegal (PMI), yang telah diamankan.

“Dalam kasus ini, tersangka dijerat Pasal 2, 4 , 10 dan 11 UU RI No 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana peradangan han orang Jo Pasa 81 Jo pasal 83 UU RI Nomor 17 Tahun 2018, tentang perlindungan pekerja Migran Indonesia Jo pasal 120 UU RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,”katanya.

Berbekal dengan kesigapan sumber daya manusia yang dimiliki Polres Bengkalis, kata AKBP Setyo Bimo Anggoro, 30 pekerja migran indonesia (PMI) diamankan dari lokasi yang sulit terdeteksi, di Desa Sepahat.

Menurut perwira dua melati emas dipundak ini, kasus TPPO terungkap berkat, laporan dan informasi dari masyarakat. Berbekal informasi itu, tim Satreskrim melaukan penyelidikan selama lebih kurang tiga hari.

Dari hasil penyelidikan, sambugnya, tima Satreskrim Polres Bengkalis dibawah pimpinan AKP Firman Fadhilla, SIK tidak menunggu waktu lama, tepat tanggal 11 September 2023, sekitar pukul 17.30 WIB. Tim Opnsal yang dibekali, berhasil mendapati beberapa orang warga indonesia dan beberapa orang warga negara asing,  yang akan diberangkatkan melalui jalur ilegal.

“Informasi yang diperoleh kemudian dikembangkan dan memerintahkan kepada Sat Reskrim Polres Bengkalis, serta unit Reskrim Polsek Bukit Batu untuk turun kelapangan, selanjutnya tim gabungan mengetahui keberadaan para imigran illegal. Kemudian, dilakukan penggerebekan,”katanya.

Dari pengungkapan tersebut, setidaknya Polres Bengkalis berhasil mengamankan 30 (tiga puluh) orang pekerja imigran illegal (PMI) yang sedang menunggu jemputan untuk berangkat ke Malaysia.

“Jumlahnya begitu banyak sekitar 30 orang, dapat di jelaskan dari 30 orang pekerja imigran illegal (PMI) tersebut terdiri dari 25 (Dua puluh lima) orang  warga negara indonesia dan 5 (Lima) orang warga negara asing asal Bangladesh,”kata pria yang hoby bermain Futsal ini.

Keberangkatan Diurus Pasutri

Setelah berhasil mengamankan 30 PMI tersebut, tim Sat Reskrim Polres Bengkalis, hari itu juga langsung mengamankannya ke Mapolres Bengkalis untuk proses penyidikan lebih lanjut. Dalam pengamanannya, petugas harus melalui jalur lintasan yang begitu sulit ditempuh dengan berjalan kaki.

Meskipun demikian, sambung AKBP Setyo Bimo Anggoro, tim Satreskrim Polres Bengkalis tidak putus semangat dalam mengungkap kasus tersebut, hingga akhirnya mengantarkan tersangka menuju balik jeruji besi Mapolres Bengkalis.

“Hasil introgasi terhadap para pekerja imigran ilegal, mereka mengakui bahwasnya akan berangkat ke Malaysia dengan cara tidak resmi (illegal) dan dari hasil penyelidikan diketahui pengurus PMI itu, pasangan suami istri (Pasutri), SP (48) dan istrinya sdri SY (38),”urainya.

Namun dalam pengungkapan ini, satu tersangka yakni SP berusaha melarikan diri ke dalam  hutan, yang jarang ditempuh di Desa Sepahat.  Selanjutnya 30 pmi beserta Sy di amankan ke Mapolres Bengkalis.

“Untuk proses penyidikan lebih lanjut, PMI dan pengurusnya kita amankan. Sementara itu, tim opnsal terus melakukan pengejaran terhadap SP dan H yang melarikan diri,”tegasnya.

Untuk sejumlah barang bukti (BB) yang didapati dilapangan, AKBP Setyo Bimo menjelaskan, setidaknya Sat Reskrim Polres Bengkalis telah mengamankan sejumlah dokumen penting 30 PMI diantaranya, 5 buku Pasport Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh, 7 buku Pasport Warga Negara Indonesia (WNI).

“Barang bukti yang didapati saat ini telah diamankan, untuk proses penyidikan lebih lanjut,”tutupnya.(ra)
 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

Hukrim

Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59:37 WIB

BEDELAU.COM --Praktik dugaan perdagangan ilegal baha.

Hukrim

Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:00:07 WIB

BEDELAU.COM --Seekor kera yang masuk ke area gardu i.

Hukrim

Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate Disita dari Kamar Kos Perempuan di Pekanbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:42:39 WIB

BEDELAU.COM --Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mengu.

Hukrim

Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:52:26 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Reso.

Hukrim

Polisi Sisir 8 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:45:01 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved