Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Harimau Sumatera Kembali Muncul, Warga Teluk Lanus Siak Cemas
BEDELAU.COM --Video Harimau Sumatera menyatroni kandang ayam pekerja kebun di dusun Tasikbelat, Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau viral di Siak, Kamis (6/2/2025).
Video berdurasi 15 detik itu menyebar ke berbagai jejaring media sosial dan whatsApp group.
Warga di Tasikbelat, kampung Teluk Lanus cemas dengan informasi itu.
Sebab, informasi harimau masuk ke kawasan kandang ayam pekerja dikatakan terjadi pada Selasa (4/2/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.
Penampakan harimau tersebut direkam seorang pekerja kebun sela dinding papan barak yang mereka tinggali.
Awalnya video masuk ke kawasan di dekat dapur tempat tinggal warga dan berjalan menuju kandang ayam.
Harimau sempat mengintip dalam kandang ayam sebentar, lalu pergi dengan santai.
Kemudian harimau tidak terlihat lagi karena suasana cukup gelap.
Kepala Pelaksana BPBD Siak Heriyanto mengatakan telah menerima rekaman video tersebut.
Namun ia belum bisa memastikan kebenaran video terjadi di Tasikbelat Teluk Lanus.
“Saya sudah berkoordinasi dengan camat Sungai Apit, di mana sampai sore ini, kami masih mendalami kebenaran lokasi video tersebut,” ujarnya.
Ia juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau. Namun pihak BBKSDA sendiri belum memberikan keterangan.
“Untuk tidak menimbulkan kegaduhan, kami terus mendalami apakah benar itu di Tasikbelat atau tidak, namun dugaan sementara berdasarkan informasi yang beredar di Tasikbelat,” katanya.
Meskipun belum dapat memastikan lokasi penampakan harimau berdasarkan video viral tersebut, ia tetap mengedukasi masyarakat sekitar.
Ia telah meminta agar masyarakat di sekitar kampung Tasikbelat untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak bekerja sendiri-sendiri dan tidak keluar di malam hari.
“Karena kita tidak mau ada korban lagi, sebab di Sungai Apit sudah banyak korban terkam harimau, ada yang terluka dan ada yang meninggal,” ujarnya.
Sumber: SM News.com
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








