Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Diduga Ada Kecurangan, DPRD Kuansing Dukung Honorer Laporkan ke Polis
BEDELAU.COM --Anggota Komisi I DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), Dian Septina, mengungkap dugaan kecurangan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II.
Dugaan tersebut mencuat dalam rapat dengar pendapat (hearing) antara Komisi I DPRD Kuansing dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Inspektorat, Asisten III Setda, serta sejumlah honorer yang tidak lulus seleksi administrasi, Selasa (18/3/2025).
Menurut Dian Septina, terdapat beberapa peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi PPPK meskipun tidak memenuhi persyaratan.
"Ada yang belum bekerja sebagai honorer selama dua tahun, tetapi tetap dinyatakan lulus administrasi. Kami menemukan banyak indikasi dugaan kecurangan dalam seleksi ini," ujarnya.
Lebih lanjut, Dian juga mengungkap adanya dugaan pemalsuan Surat Keputusan (SK) dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digunakan sebagai syarat pendaftaran PPPK.
Sebagai langkah tindak lanjut, Dian Septina mendukung para honorer yang merasa dirugikan untuk melaporkan dugaan pemalsuan tersebut ke pihak kepolisian.
"Jika ada yang ingin membawa kasus dugaan pemalsuan dokumen ini ke ranah hukum, saya siap mendukung," tegasnya.
Dian juga berencana menyerahkan bukti-bukti terkait dugaan kecurangan ini kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing agar menjadi bahan evaluasi ke depan.
"Jika memang ada kecurangan, hal ini harus segera dihentikan agar tidak terus berlanjut," tambahnya.
Sementara itu, sejumlah honorer yang tidak lulus seleksi administrasi PPPK berharap dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Menanggapi dugaan pemalsuan SK honorer, Kepala BKPP Kuansing, Mardansyah, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi ulang terhadap dokumen yang diduga dipalsukan.
"Kami akan melakukan pengecekan secara menyeluruh hingga ke OPD terkait. Jika terbukti ada pemalsuan, kami akan melaporkan kasus ini ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar peserta yang curang tidak diluluskan," jelasnya.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, sementara DPRD Kuansing dan pihak terkait terus mengawal transparansi dalam proses seleksi PPPK di daerah tersebut.
Sumber: Riauaktual.com
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








