Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
RSUD Arifin Achmad Riau Tangani Kasus Langka, Pasien Haid Keluar dari Saluran Urin
BEDELAU,COM --Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau kembali menangani kasus medis langka pada seorang perempuan berusia 27 tahun. Pasien ini mengalami kondisi unik, yaitu darah haid keluar melalui saluran urin sehingga urinnya berwarna kemerahan.
Kasus tersebut ditangani oleh tim Multidisiplin RSUD Arifin Achmad Riau, yang terdiri dari dr Muhammad Adan Yashar SpU Subsp TRK(K) dari Divisi Urologi dan Dr dr Edy Fakhrizal Sp.OG Subsp Urogin RE dari Divisi Uroginekologi Rekonstruksi Estetika.
dr Edy Fakhrizal mengatakan, pasien belum pernah mengalami haid melalui vagina sejak lahir. Namun, setiap bulan pasien mengalami kencing yang disertai darah selama beberapa hari, menyerupai siklus menstruasi.
"Dalam dunia kedokteran, kondisi ini dikenal sebagai menouria, yaitu keadaan di mana terdapat hubungan abnormal antara rahim dan kandung kemih, serta tidak terbentuknya vagina secara sempurna sejak dalam kandungan (kelainan bawaan)," kata dr Edy Fakhrizal, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, kasus ini tergolong sangat langka. Berdasarkan laporan ilmiah, baru sekitar 37 kasus serupa yang pernah dilaporkan di dunia, sehingga jika dipublikasikan, kasus ini berpotensi menjadi salah satu tambahan penting dalam literatur medis global.
Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, seperti pemeriksaan fisik, USG, dan MRI, ditemukan bahwa pasien memang tidak memiliki vagina dan salurannya.
Oleh karena itu, diputuskan untuk melakukan operasi rekonstruksi secara kolaboratif. Tim juga melibatkan dr. Parsaoran Nababan, Sp.U(K) dari Pontianak yang berpengalaman dalam menangani kasus serupa.
Dalam operasi tersebut: Tim Urologi (dr Adan dan dr. Parsaoran) bertugas memisahkan rahim dari kandung kemih serta memperbaiki jalur saluran kemih agar fungsi berkemih kembali normal.
Kemudian Tim Uroginekologi (dr Edy Fakhrizal) melakukan rekonstruksi rahim, membentuk vagina baru, serta membuat jalur yang memungkinkan menstruasi berlangsung secara normal.
Lalu Tim Anestesi dipimpin oleh dr. Sony, Sp.An untuk memastikan keamanan selama tindakan operasi.
Selain kelainan bawaan, pasien juga memiliki riwayat trauma pada saluran kemih akibat kecelakaan sebelumnya, yang menyebabkan gangguan tambahan pada uretra dan kandung kemih. Hal ini turut mempersulit kondisi pasien.
"Pada tahap operasi pertama ini, fokus utama adalah rekonstruksi vagina dan jalurnya. Alhamdulillah, operasi berjalan dengan baik dan saat ini pasien dapat mengalami haid secara normal. Bahkan, ke depannya pasien diharapkan dapat menjalani kehidupan berumah tangga secara normal, termasuk kemungkinan untuk hamil setelah proses pemulihan selesai," ucapnya.
RSUD Arifin Achmad Riau akan melakukan operasi lanjutan direncanakan untuk menyempurnakan perbaikan saluran kemih agar fungsi berkemih menjadi optimal.
Tim dokter juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa gangguan menstruasi yang tidak biasa sebaiknya tidak diabaikan. Segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat agar dapat ditangani sejak dini dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
"RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau saat ini didukung oleh tenaga medis dan fasilitas yang memadai untuk menangani berbagai kasus kompleks, termasuk gangguan pada organ reproduksi wanita," tukasnya.
Sumber: cakaplah.com
Polda Riau Cek Jalur Lintas Timur KM 83, Pastikan Pengamanan Pengguna Jalan
BEDELAU.COM --Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Pol.
Terobosan Wako Pekanbaru Genjot Pendapatan PKB, Sediakan Stand Pameran Gratis di Kantor Bapenda
BEDELAU.COM --Berbagai terobosan dan inovasi telah d.
Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Mantan Divisioner OP.
Pekanbaru Membara! Enam Rumah Petak di Jalan Gulama Ludes Terbakar Siang Bolong
BEDELAU.COM --Kebakaran hebat melanda Jalan Gulama, .
Diduga Bunuh Diri, Bos GNT Bengkalis Ditemukan Tergantung di Rumahnya
BEDELAU.COM --Warga Kelurahan Damon, Kecamatan Bengk.
Sudah Makan Korban, Disdik Pekanbaru Minta Peran Orang Tua Siswa Awasi Penggunaan Gadget
BEDELAU.COM --Siswi SMP di Pekanbaru jadi korban pem.








