• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

Kas Negara Kritis Cuma Sisa 120 Triliun? Menkeu Purbaya Bongkar Fakta

Redaksi

Jumat, 24 April 2026 21:29:29 WIB
Cetak
Kas Negara Kritis Cuma Sisa 120 Triliun? Menkeu Purbaya Bongkar Fakta
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (ist)

BEDELAU.COM --Gedung Lapangan Banteng mendadak panas akibat isu liar mengenai kondisi dompet negara yang menipis. Kabar miring menyebut sisa kas pemerintah hanya cukup untuk membiayai operasional beberapa minggu saja.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, langsung angkat bicara menepis semua rumor menyesatkan tersebut dalam agenda media briefing, Jumat, 24 April 2026. Purbaya menegaskan, total Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik pemerintah sebenarnya mencapai Rp420 triliun sekarang.

Dana melimpah tersebut sama sekali belum disentuh untuk menutup lubang belanja negara yang ada. Sebanyak Rp300 triliun justru sengaja dipindahkan ke sistem perbankan nasional demi menjaga likuiditas pasar.

Langkah berani ini diambil agar perbankan memiliki amunisi tambahan untuk menggerakkan sektor riil ekonomi. “Uang saya yang SAL masih 420 triliun, nggak diganggu cuma dipindah ke BI 300,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa saat menjelaskan strategi manajemen kas pemerintah di depan para jurnalis.

Strategi ini mirip dengan nasabah yang menempatkan dana deposito dalam jumlah besar di bank. Pemerintah akan mendapatkan bunga, sementara bank wajib menyalurkan dana tersebut dalam bentuk kredit produktif.

Jika bank tidak menyalurkan uang tersebut, maka bank tersebut akan terkena beban bunga yang sangat berat. Purbaya menyebut fenomena kerugian bank tersebut sebagai dampak dari skema negatif carry yang terjadi.

Efek positif dari penempatan dana ini mulai terlihat pada angka pertumbuhan ekonomi bulan terakhir. Likuiditas yang mengalir ke sektor riil sukses menopang daya beli serta aktivitas bisnis masyarakat.

Namun, di balik urusan teknis uang, ada aroma pembersihan besar-besaran di tubuh Kementerian Keuangan. Dua pejabat eselon 1 secara mengejutkan dicopot dari jabatan strategis mereka awal pekan ini.

Direktur Jenderal Anggaran, Luky Alfirman, serta Direktur Jenderal Strategi Ekonomi Fiskal, Febrio Kacaribu, diganti. Purbaya mengakui pergantian ini sedikit berkaitan dengan bocornya informasi tidak akurat ke ruang publik.

Informasi dari internal kementerian tersebut dinilai sangat menyesatkan persepsi pelaku pasar modal dunia sekarang. Isu liar bahwa kas negara segera habis bisa menurunkan kredibilitas pemerintah secara sangat fatal.

“Keluar berita uang cuma tiga minggu habis, itu menyesatkan dan harus segera dirapihkan kementeriannya,” tegas Purbaya Yudhi Sadewa saat menyentil perilaku oknum internal yang memberikan data tidak konsisten.

Perbedaan pendapat antarpejabat merupakan hal lumrah, namun penyampaian data ke publik wajib tunggal. Misinformasi mengenai angka anggaran dapat memicu kepanikan investor yang berujung pada pelemahan nilai tukar.

Kini posisi penting tersebut diisi oleh Sudarto serta Ferry Ardianto sebagai pelaksana harian. Mereka resmi menjabat posisi Direktur Jenderal sejak tanggal 21 April 2026 yang lalu kemarin.

Langkah tegas ini diambil guna memastikan komunikasi kebijakan tetap konsisten di tengah ketidakpastian global. Pemerintah tidak ingin ada kegaduhan internal yang mengganggu fokus pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.

Masyarakat diminta tidak perlu merasa khawatir berlebihan dengan kondisi kesehatan APBN saat ini saja. Purbaya menjamin keuangan negara masih sangat kokoh untuk menopang seluruh rencana pembangunan nasional 2026.

Transformasi manajemen kas yang lebih efisien diklaim tidak menambah beban fiskal baru bagi negara. Justru penempatan dana di bank menjadi solusi cerdas untuk menggerakkan ekonomi tanpa harus berutang baru.

Kredibilitas fiskal menjadi harga mati yang akan dijaga oleh Bendahara Negara dengan sangat ketat. Investigasi internal terus dilakukan guna memastikan tidak ada lagi kebocoran data yang bersifat asumsi.

Menteri Keuangan optimis pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2026 sanggup menembus angka 5,7 persen nanti. Optimisme ini didukung oleh cadangan kas yang masih sangat tebal di brankas milik pemerintah.

 

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Bangkit dari Bencana, Program Jum’at Berkah di Pidie Jaya Kembali Hadir di Mesjid Baitul Sattar

Jumat, 24 April 2026 - 09:15:00 WIB

Meureudu – Setelah sempat terhenti akibat banjir bandang yang melan.

Nasional

Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan

Jumat, 10 April 2026 - 20:01:12 WIB

BEDELAU.COM --PT Hutama Karya tancap gas garap Tol P.

Nasional

Polisi menggelar razia di tempat hiburan malam di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Ahad, 05 April 2026 - 21:07:01 WIB

BEDELAU.COM --Warga Lampung Timur, Kota Metro, hingg.

Nasional

Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Sabtu, 04 April 2026 - 19:46:08 WIB

BEDELAU.COM --- Kedatangan jenazah .

Nasional

Kuota Solar dan Pertalite Dipangkas Mulai 1 April, Cek Jatah Mobil Anda

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:28:26 WIB

BEDELAU.COM --Kabar mengejutkan datang dari sektor e.

Nasional

Pemerintah Kini Janji Utamakan Mobil Buatan Dalam Negeri

Senin, 30 Maret 2026 - 16:16:54 WIB

BEDELAU.COM --- Langkah kontro.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Wako Pekanbaru Buka Seminar Internasional Fakultas Pendidikan dan Vokasi Unilak
24 April 2026
Kas Negara Kritis Cuma Sisa 120 Triliun? Menkeu Purbaya Bongkar Fakta
24 April 2026
Gunakan Gagang Sendok Buka Borgol, Tahanan Kejari Inhil Coba Melarikan Diri Usai Sidang
24 April 2026
Ayah Kandung di Pelalawan Diamankan Usai Diduga Rudapaksa Anak 13 Tahun
24 April 2026
Polda Riau Cek Jalur Lintas Timur KM 83, Pastikan Pengamanan Pengguna Jalan
24 April 2026
RSUD Arifin Achmad Riau Tangani Kasus Langka, Pasien Haid Keluar dari Saluran Urin
24 April 2026
Eks Dirut PT SPR Rahman Akil Divonis 4 Tahun 7 Bulan Penjara
24 April 2026
Terobosan Wako Pekanbaru Genjot Pendapatan PKB, Sediakan Stand Pameran Gratis di Kantor Bapenda
24 April 2026
Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan
24 April 2026
Bangkit dari Bencana, Program Jum’at Berkah di Pidie Jaya Kembali Hadir di Mesjid Baitul Sattar
24 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Misteri Bau Sangit di Kampar: Nita Tewas Terbakar, Suami Malah Hilang Bak Ditelan Bumi!
  • 2 Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan
  • 3 Masa Sanggah Hasil Pemilihan RT/RW Serentak di Pekanbaru Dibuka
  • 4 Lahan Sawit Jutaan Hektare Ternyata Bisa Jadi Pabrik Daging
  • 5 Penertiban PETI di Kuansing, Polsek Singingi Hilir Musnahkan Tiga Rakit di Sungai Bawang
  • 6 Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Diselamatkan
  • 7 Berkas Ijazah Palsu Lengkap, Anggota DPRD Pelalawan Langsung Ditahan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved