• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

30 Mahasiswi Melapor Jadi Korban Dugaan Pelecehan di Klinik Unri

Redaksi

Selasa, 28 April 2026 19:14:12 WIB
Cetak
30 Mahasiswi Melapor Jadi Korban Dugaan Pelecehan di Klinik Unri
Ketua Satgas PPKPT UNRI, Dr Separen.

BEDELAU.COM --Penanganan kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter di lingkungan Universitas Riau (Unri) terus bergulir. Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UNRI kini tengah melakukan pendalaman terhadap laporan para korban.

Ketua Satgas PPKPT UNRI, Dr Separen, menyebut terduga pelaku telah dinonaktifkan sejak 27 April 2026. Oknum tersebut merupakan salah satu dokter yang melayani mahasiswa di Klinik Pratama Unri Sehat.

"Terduga pelaku sudah dinonaktifkan sejak 27 April. Saat ini kami sedang melakukan proses gelar perkara," ujar Separen, Selasa (28/4/2026).

Ia mengungkapkan, sejauh ini pihaknya telah memanggil tiga korban untuk dimintai keterangan. Namun jumlah laporan yang masuk jauh lebih banyak dan akan terus dikembangkan.

"Ada tiga korban yang sudah kita panggil. Ini akan kita kembangkan lagi karena laporan yang masuk sudah ada sekitar 30 orang," jelasnya.

Separen menegaskan, proses pemeriksaan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keterangan dari para korban. Terduga pelaku sendiri belum diperiksa karena pihak Satgas masih fokus mengumpulkan bukti dan kesaksian.

"Terduga pelaku belum kita periksa. Kita masih mengumpulkan keterangan dari para korban. Karena jumlahnya banyak, semuanya akan kita mintai keterangan. Setelah itu baru kita periksa terduga pelaku," katanya.

Dalam proses lanjutan nanti, pemeriksaan terhadap terduga pelaku akan dilakukan serta melibatkan sejumlah ahli, mulai dari ahli hukum, tenaga kesehatan hingga psikolog.

Selain pemeriksaan, Satgas PPKPT UNRI juga memberikan perhatian pada kondisi psikologis para korban. Sejumlah korban disebut mengalami trauma akibat dugaan tindakan pelecehan tersebut.

"Kami melakukan pemulihan psikologis terhadap korban dengan bimbingan konseling dari UNRI. Ada korban yang mengalami trauma dan sudah kita dampingi," ungkapnya.

Satgas juga mengimbau seluruh korban untuk berani melapor agar penanganan kasus bisa dilakukan secara menyeluruh.

"Kami meminta semua korban untuk melapor ke Satgas PPKPT. Kasus ini akan kita selesaikan sesuai Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024, dengan asas kehati-hatian dan tanpa intervensi," tegas Separen.

Dari hasil sementara, dugaan tindakan pelecehan ini disebut telah terjadi sejak beberapa tahun terakhir, bahkan ada yang mengaku mengalami sejak 2018. Namun, korban baru berani bersuara belakangan ini.

"Peristiwanya sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu, bahkan ada yang dari 2018. Tapi baru sekarang mereka berani speak up," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan korban, modus yang dilakukan terduga pelaku diduga terjadi saat proses pemeriksaan medis. Korban mengaku diminta membuka kancing baju, bahkan hingga menyentuh area sensitif yang tidak relevan dengan keluhan medis.

Selain itu, ada juga korban yang mengaku diminta membuka resleting celana saat pemeriksaan. Tak hanya itu, beberapa korban menyebut dimintai nomor telepon dan kemudian dihubungi di luar kepentingan medis.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Polres Pelalawan Tangkap Dua Pelaku Pengangkutan Kayu Ilegal, 12 Kubik Disita

Rabu, 05 Agustus 2026 - 23:28:28 WIB

BEDELAU.,COM --Satreskrim Polres Pelalawan berhasil .

Hukrim

Pemprov Riau Mulai Lelang Pemeliharaan Lanjutan Jembatan Sei Rokan Kiri

Rabu, 05 Agustus 2026 - 23:23:24 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi Riau mulai melelan.

Hukrim

Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Ada Mobil, Tanah, Emas hingga Kapal

Rabu, 05 Agustus 2026 - 23:21:41 WIB

BEDELAU.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau akan .

Hukrim

Sempat Viral, Sopir Sedan Lancer Kabur usai Tabrak Motor, Positif Narkoba

Rabu, 05 Agustus 2026 - 23:18:51 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrest.

Hukrim

Kurang dari 24 Jam, Polsek Binawidya Ringkus Pelaku Curanmor di 10 TKP

Selasa, 04 Agustus 2026 - 20:57:44 WIB

BEDELAU.COM --Unit Reskrim Polsek Binawidya berhasil.

Hukrim

Polisi: Kematian Dokter PPDS di Siak karena Depresi Terlilit Utang Pinjol

Selasa, 04 Agustus 2026 - 20:51:15 WIB

BEDELAU.COM --Polres Siak memaparkan hasil penyelidi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Polres Pelalawan Tangkap Dua Pelaku Pengangkutan Kayu Ilegal, 12 Kubik Disita
05 Agustus 2026
Pemprov Riau Mulai Lelang Pemeliharaan Lanjutan Jembatan Sei Rokan Kiri
05 Agustus 2026
Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Ada Mobil, Tanah, Emas hingga Kapal
05 Agustus 2026
Sempat Viral, Sopir Sedan Lancer Kabur usai Tabrak Motor, Positif Narkoba
05 Agustus 2026
Bak Film Aksi, Tim Pemburu Bersenapan Turun Taklukkan Monyet Liar yang Teror Warga Inhil
05 Agustus 2026
Penarikan Pajero Sport di Parkiran RSUD Arifin Achmad Berujung Keributan, Polisi Turun Tangan
05 Agustus 2026
Polsek Tandun Bersama Warga Tanam Jagung di Tapung Jaya, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
05 Agustus 2026
Duka Konservasi Riau, Gajah Legendaris Jovi Mati Setelah 34 Hari Dirawat Intensif
04 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
04 Agustus 2026
Diduga Terjatuh Dari Jembatan Rantau Berangin, Boiko Gulo Hilang di Sungai Kampar
04 Agustus 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Bupati Asmar dan PLN UP3 Dumai Perkuat Sinergi, Pastikan Layanan Listrik Kepulauan Meranti Semakin Andal
  • 2 Pemko Pekanbaru Genjot Pengaspalan 23 Kilometer Jalan, Akses Warga Makin Lancar
  • 3 Polisi Tangkap Dukun Cabul di Inhu, Korban Diperdaya dengan Ritual Nikah Batin
  • 4 Teror Kemunculan Harimau, Kondisi Desa Danai Inhil Mendadak Mencekam
  • 5 Diduga Jadi Korban Begal, Wanita Tergeletak di Parit Binawidya Gegerkan Warga
  • 6 KPK Panggil Mantan Ketua KPID Riau Bambang Suwarno, Kasus Pemerasan di Pemprov Riau
  • 7 Kabur Usai Curi Trafo PLN di Siak, Dua Pria Ditangkap Warga di Pekanbaru

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved