• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Serbuan Lalat di Kulim Ditindaklanjuti, Pemilik Peternakan Akui Populasi Meningkat Saat Panen

Redaksi

Senin, 27 Juli 2026 19:11:52 WIB
Cetak
Serbuan Lalat di Kulim Ditindaklanjuti, Pemilik Peternakan Akui Populasi Meningkat Saat Panen
Pemilik Peternakan Akui Populasi Meningkat Saat Panen

BEDELAU.COM --Keluhan warga Jalan Jati Jajar I, Kelurahan Sialangrampai, Kecamatan Kulim, terkait serangan lalat yang diduga berasal dari aktivitas peternakan ayam potong mulai ditindaklanjuti Pemerintah Kecamatan Kulim. Bersama pihak kelurahan, ketua RW, masyarakat, dan pemilik usaha, pemerintah setempat melakukan monitoring dan klarifikasi langsung di lokasi pada Senin (27/7/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk mencari solusi atas persoalan yang telah lama dikeluhkan warga. Dari hasil monitoring, peternakan ayam yang menjadi perhatian masyarakat berada di Jalan Lintas Timur Km 16,5 RT 04 RW 06, Kelurahan Sialangrampai, Kecamatan Kulim. Usaha tersebut diketahui milik Nasir yang juga tinggal di sekitar lokasi kandang.

Dalam klarifikasi, Nasir mengakui populasi lalat memang cenderung meningkat saat masa panen maupun setelah panen. Menurutnya, kondisi itu dipicu oleh aktivitas penangkapan dan pengangkutan ayam, pembersihan kandang, hingga penyemprotan yang dilakukan setelah kandang dikosongkan.

"Sebagai pemilik kandang kami menerima laporan dari masyarakat, dan kami akan mengupayakan yang terbaik agar lalat tidak mengganggu warga," ujar Nasir.

Ia menjelaskan berbagai upaya pengendalian telah dilakukan, mulai dari penggunaan obat pengendali lalat, pengelolaan limbah, hingga pembersihan kandang secara rutin guna menekan perkembangan populasi lalat.

"Obat lalat dan pengelolaan limbah kami upayakan semaksimal mungkin untuk menekan populasi lalat, terutama saat proses pembersihan kandang," katanya.

Nasir menambahkan, kandang yang dikelolanya saat ini berkapasitas sekitar 3.500 ekor ayam. Ia menegaskan kebersihan kandang menjadi perhatian karena rumahnya juga berada di samping lokasi peternakan.

"Kalau kebersihan kami usahakan sebaik mungkin karena rumah saya juga di sebelah kandang. Jadi kami juga berkepentingan menjaga lingkungan tetap bersih," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Kulim, Riko, mengatakan monitoring dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai gangguan lalat yang dirasakan warga.

"Hari ini kami turun bersama pihak kelurahan, Ketua RW, masyarakat, dan pelaku usaha untuk menyikapi laporan tersebut. Dari penjelasan pemilik usaha, memang sudah ada upaya pengendalian menggunakan obat lalat. Namun kami meminta agar langkah itu lebih dimaksimalkan sehingga dampaknya terhadap masyarakat bisa jauh berkurang," katanya.

Menurut Riko, berdasarkan hasil klarifikasi, peningkatan populasi lalat memang terjadi ketika proses panen dan pembersihan kandang berlangsung. Meski demikian, pihak kecamatan meminta pelaku usaha meningkatkan langkah-langkah pencegahan agar lalat tidak menyebar ke kawasan permukiman.

"Berdasarkan informasi yang kami peroleh, lalat meningkat ketika proses panen dan pencucian kandang. Hal itu memang tidak bisa dipungkiri. Karena itu kami menekankan agar penyemprotan dan pengendalian dilakukan lebih maksimal sehingga lalat tidak berkembang semakin banyak," ujarnya.

Berdasarkan hasil monitoring, masyarakat pada prinsipnya menerima penjelasan yang disampaikan pemilik usaha. Namun, warga tetap berharap pengendalian lalat dan bau dilakukan lebih optimal agar dampak yang dirasakan masyarakat dapat berkurang secara signifikan.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan Kulim juga mengimbau pelaku usaha untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pengurus RT, RW, Kelurahan Sialangrampai, serta pihak kecamatan. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap persoalan yang muncul dapat segera ditangani melalui dialog dan koordinasi sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Innova Reborn Tabrak Truk di Jalan Tol Bangkinang, Suami Istri Meninggal Dunia

Ahad, 20 September 2026 - 20:38:54 WIB

BEDELAU.COM --ecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Ba.

Daerah

DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan TPS Ilegal di Kawasan Perbatasan

Ahad, 20 September 2026 - 20:30:05 WIB

BEDELAU.COM --Keberadaan tempat pembuangan sampah (T.

Daerah

Viral! Pengendara Akui Dilempar Batu Saat Melintas Malam di Rumbai Pekanbaru

Ahad, 20 September 2026 - 20:09:41 WIB

BEDELAU.COM --Video seorang pengendara yang mengaku .

Daerah

Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua

Ahad, 20 September 2026 - 17:58:32 WIB

BEDELAU.COM – Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI.

Daerah

Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan

Kamis, 17 September 2026 - 17:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Polres Kepulauan Mer.

Daerah

Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Pimpin Sertijab Lima Perwira, Dorong Penguatan Kinerja Kepolisian

Kamis, 17 September 2026 - 14:30:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Kapolres Kepulauan M.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Aksi Cincang Truk Tronton di Pelalawan Terbongkar, 8 Orang Diamankan
20 September 2026
KPK Menggedor Kementerian ATR/BPN, Golkar Sebut Nusron Wahid Sudah Mundur
20 September 2026
Innova Reborn Tabrak Truk di Jalan Tol Bangkinang, Suami Istri Meninggal Dunia
20 September 2026
Tiga Jam Dicari, Pemuda yang Nyebur ke Kolam Eks Green City Ditemukan Tak Bernyawa
20 September 2026
Buronan Karhutla Siak Ditangkap, Sempat Halangi Petugas Demi Selamatkan Sawit
20 September 2026
DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan TPS Ilegal di Kawasan Perbatasan
20 September 2026
Viral! Pengendara Akui Dilempar Batu Saat Melintas Malam di Rumbai Pekanbaru
20 September 2026
Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua
20 September 2026
Jumat Berkah Subuh di Ulim, Kebaikan Menyapa Jamaah, Anak Yatim dan Pekerja Jalanan
18 September 2026
Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
17 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemkab Meranti Berikan Rekomendasi Dukungan Pembentukan Riau Pesisir
  • 2 Listrik Meranti Kerap Mati-Hidup, Pemkab dan Forkopimda Desak PLN Segera Bertindak
  • 3 Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Baru
  • 4 Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026
  • 5 Sudah Padam, Tanaman Kelapa dan Bangkai Ular Gosong Ditemukan di Bekas Areal Perkebunan
  • 6 Baru Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Pergi Tinggalkan Jurus Rp200 Triliun
  • 7 Pekanbaru Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Tertinggi di Indonesia

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved