• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Bengkalis

Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026

Redaksi

Senin, 14 September 2026 19:02:46 WIB
Cetak
Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026

BEDELAU.COM --Apa yang selama ini dianggap sebagai bagian dari limbah perkebunan justru membuka peluang baru bagi masyarakat Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. 

Di tangan Dewi Melinda, biji getah dikembangkan menjadi bahan pangan bernilai guna. Inovasi tersebut bahkan membawa nama Bengkalis ke tingkat nasional setelah masuk dalam 10 besar DPD RI Award 2026 kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan–Bidang Ketahanan Pangan. 

Dewi, yang sehari-hari berprofesi sebagai Guru IPS SMPN 1 Bantan, mengembangkan inovasi pangan berbahan dasar biji getah dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar. 

Gagasan itu berangkat dari persoalan sederhana: bagaimana sesuatu yang belum dimanfaatkan secara optimal dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. 

“Biji getah yang selama ini belum banyak dimanfaatkan kami coba olah menjadi pangan. Harapannya, ini tidak hanya menjadi inovasi, tetapi juga bisa membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” kata Dewi. 

Inovasi tersebut kemudian membawanya mengikuti seleksi DPD RI Award 2026. Dari ribuan peserta secara nasional, inovasi pangan biji getah yang dibawanya berhasil masuk dalam 10 besar. 

Selanjutnya, para finalis akan mengikuti tahapan presentasi dan wawancara di hadapan dewan juri independen untuk menentukan tiga besar pemenang. 

Bagi Dewi, pencapaian tersebut bukan sekadar penghargaan. Masuknya inovasi pangan biji getah ke tingkat nasional menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi desa sekaligus menunjukkan bahwa inovasi dapat lahir dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan masyarakat. 

Dari Desa Berancah ke Tingkat Nasional Inovasi Dewi memperlihatkan bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi. 

Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian desa, pemanfaatan bahan yang tersedia di sekitar masyarakat menjadi salah satu cara untuk menciptakan sumber daya baru. 

Bagi Kabupaten Bengkalis, capaian tersebut juga menjadi catatan tersendiri. Inovasi yang tumbuh dari sebuah desa di Kecamatan Bantan kini mendapat perhatian dalam ajang tingkat nasional. 

Kisah Dewi sekaligus menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu identik dengan teknologi tinggi. Pengetahuan, kreativitas, dan keberanian mengolah potensi yang ada dapat menjadi awal dari sebuah perubahan. 

BRK Syariah Apresiasi Nasabah Perjalanan Dewi mendapat perhatian dari BRK Syariah Kedai Bantan. Sebagai bentuk apresiasi, Pimpinan Kedai BRK Syariah Bantan, Nofri Suyono, mengunjungi kediaman Dewi di Desa Berancah. 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan dukungan kepada Dewi yang berhasil membawa inovasi dari Bantan ke panggung nasional. 

“Kami sangat bangga melihat salah satu nasabah BRK Syariah Kedai Bantan mampu membawa inovasi dari desa hingga ke tingkat nasional. Kami datang untuk memberikan apresiasi sekaligus semangat agar inovasi ini terus dikembangkan,” ujar Nofri. 

Menurut Nofri, capaian Dewi menunjukkan bahwa masyarakat di daerah memiliki potensi yang besar untuk menghasilkan inovasi. Dukungan terhadap masyarakat produktif dan pelaku usaha lokal, kata dia, menjadi bagian dari peran perbankan dalam mendorong aktivitas ekonomi di daerah. 

Bagi BRK Syariah, keberhasilan nasabah seperti Dewi juga menjadi gambaran bahwa layanan perbankan tidak berhenti pada transaksi, tetapi dapat berjalan beriringan dengan perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat. 

Dari Desa Berancah, inovasi biji getah kini menembus panggung nasional. Sebuah gagasan yang berawal dari potensi lokal, tetapi memiliki peluang untuk memberi nilai lebih bagi pangan dan ekonomi masyarakat Bengkalis.*


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Satresnarkoba Polres Meranti Ringkus Tiga Pengedar Ekstasi, 1 Orang Perempuan

Senin, 14 September 2026 - 17:00:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Satresnarkoba Polres Kepu.

Daerah

Sudah Padam, Tanaman Kelapa dan Bangkai Ular Gosong Ditemukan di Bekas Areal Perkebunan

Senin, 14 September 2026 - 18:59:49 WIB

BEDELAU.COM --Kebakaran melanda areal perkebunan kel.

Daerah

Pekanbaru Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Tertinggi di Indonesia

Senin, 14 September 2026 - 18:53:23 WIB

BEDELAU.COM --Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru men.

Daerah

Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Mulai Dilakukan, Setiap Arah Akan Ada Empat Jalur

Senin, 14 September 2026 - 18:50:46 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mul.

Daerah

Minggu Kasih Polres Meranti, Warga bungur Diajak Cegah Karhutla dan Jaga Pilkades Tetap Damai

Senin, 14 September 2026 - 08:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI,  BEDELAU.COM--Kebakaran huta.

Daerah

Masker Gratis Bertebaran, Tapi Angka ISPA Pekanbaru Sudah Tembus 3.028 Kasus

Kamis, 10 September 2026 - 21:04:35 WIB

BEDELAU.COM --Kabut asap belum benar-benar pergi dar.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Baru
14 September 2026
Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026
14 September 2026
Sudah Padam, Tanaman Kelapa dan Bangkai Ular Gosong Ditemukan di Bekas Areal Perkebunan
14 September 2026
Baru Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Pergi Tinggalkan Jurus Rp200 Triliun
14 September 2026
Pekanbaru Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Tertinggi di Indonesia
14 September 2026
Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Mulai Dilakukan, Setiap Arah Akan Ada Empat Jalur
14 September 2026
Diduga Jambret Ibu-ibu di Jalan Cipta Karya Pekanbaru, 2 Pria Bertato Diamankan
14 September 2026
Satresnarkoba Polres Meranti Ringkus Tiga Pengedar Ekstasi, 1 Orang Perempuan
14 September 2026
Minggu Kasih Polres Meranti, Warga bungur Diajak Cegah Karhutla dan Jaga Pilkades Tetap Damai
14 September 2026
Jumat Berkah Subuh di Masjid Madinah Japakeh, Gerakan Berbagi Kembali Menyapa Jamaah Dayah Krut
11 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Mediasi PT KCN Belum Temukan Titik Temu, Abdul Halim Minta Waktu Pertimbangkan Tawaran Kompensasi dan Mutasi
  • 2 Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diciduk Polisi
  • 3 Erupsi Anak Gunung Krakatau Reda, Penerbangan Rute Jakarta di Bandara SSK II Kembali Beroperasi
  • 4 Pemuda Tembilahan Ditemukan Meninggal di Sungai Indragiri Ketika Pergi Memancing
  • 5 Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Belakang Rumah Sakit Pendidikan Unri
  • 6 Dugaan Korupsi Belanja BBM hingga Pemeliharaan Kendaraan, Kejari Geledah Kantor Bupati Kepulauan Meranti
  • 7 Pekan Ketiga September 2026 Jembatan Siak I Pekanbaru akan Ditutup

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved