Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Harimau di Pulau Burung Belum Tertangkap, BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak
RIAUREVIEW.COM --Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terus memperkuat upaya mitigasi menyusul kemunculan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang memangsa ternak milik warga di Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Selain melakukan pemantauan intensif di lapangan, BBKSDA Riau kini menyiapkan pemasangan kandang jebak (box trap) serta memperkuat operasional dengan menambah tim pemantau guna mendeteksi pergerakan satwa dilindungi tersebut.
Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, mengatakan seluruh personel masih bekerja di lapangan untuk melakukan berbagai upaya mitigasi sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat.
"Tim sedang terus melakukan beberapa upaya mitigasi dan sosialisasi, serta pemantauan harimau. Hari ini sedang menyiapkan kandang jebak (box trap), dan semoga kalau sudah siap segera bisa kami pasang," kata Ujang, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, personel yang diturunkan dilengkapi drone thermal. Tim tersebut masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk membantu pemantauan, terutama pada malam hari maupun di kawasan dengan vegetasi yang rapat.
Sebelumnya, kemunculan Harimau Sumatera yang memangsa ternak warga pada Jumat (24/7/2026) memicu keresahan masyarakat Desa Sungai Danai.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BBKSDA Riau langsung menerjunkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) untuk melakukan pengecekan lapangan, identifikasi, serta upaya mitigasi di lokasi.
Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengatakan tim yang didampingi perangkat desa dan Kanit Reskrim Polsek Pulau Burung menemukan jejak baru Harimau Sumatera di sekitar lokasi kejadian.
"Hasil identifikasi menunjukkan jejak baru Harimau Sumatera dengan ukuran telapak kaki sepanjang 14 sentimeter dan lebar 13 sentimeter," ujar Supartono.
Temuan tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk memasang camera trap serta melakukan pemantauan udara guna memetakan arah pergerakan harimau dan menentukan langkah penanganan yang paling tepat.
Selain pemantauan, BBKSDA Riau juga terus mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun maupun di sekitar lokasi kemunculan harimau.
Masyarakat diminta mengandangkan ternak, seperti sapi dan kambing, terutama pada malam hari agar tidak menarik perhatian Harimau Sumatera mendekati permukiman.
Sebagai langkah penghalauan sementara, warga juga dianjurkan membuat meriam spiritus agar satwa tersebut kembali ke habitat alaminya tanpa memicu konflik antara manusia dan satwa liar.
Sumber: cakaplah.com
Innova Reborn Tabrak Truk di Jalan Tol Bangkinang, Suami Istri Meninggal Dunia
BEDELAU.COM --ecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Ba.
DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan TPS Ilegal di Kawasan Perbatasan
BEDELAU.COM --Keberadaan tempat pembuangan sampah (T.
Viral! Pengendara Akui Dilempar Batu Saat Melintas Malam di Rumbai Pekanbaru
BEDELAU.COM --Video seorang pengendara yang mengaku .
Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua
BEDELAU.COM – Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI.
Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Polres Kepulauan Mer.
Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Pimpin Sertijab Lima Perwira, Dorong Penguatan Kinerja Kepolisian
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Kapolres Kepulauan M.








