• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Inhil

UPDATE Teror Monyet Tembilahan: Korban Bertambah Jadi 10 Orang Dalam 6 Hari

Redaksi

Sabtu, 01 Agustus 2026 19:53:24 WIB
Cetak
UPDATE Teror Monyet Tembilahan: Korban Bertambah Jadi 10 Orang Dalam 6 Hari
Ilustrasi, foto: SM News.com

BEDELAU.COM --Suasana tenang di sudut Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, mendadak mencekam dalam seminggu terakhir. Gelombang teror dari seekor primata bertubuh besar berhasil memicu keresahan warga lokal.

Tanpa alibi yang jelas, binatang tersebut bergerilya menyasar pemukiman padat penduduk dan menyerang siapa saja yang ditemuinya secara mendadak.

Tak main-main, hanya dalam kurun waktu enam hari, tercatat sudah 10 orang warga menjadi korban keganasan hewan ini. Serangan brutal tersebut menyasar korban tanpa pandang bulu, mulai dari balita, anak-anak, orang dewasa, hingga lansia.

Luka cakar dan gigitan dalam terpaksa membuat beberapa korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan jahitan medis.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil, Junaidi Ismail, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, diduga kuat aksi teror ini dilancarkan oleh aktor tunggal.

"Berdasarkan identifikasi awal, pelaku teror diduga satu ekor monyet ekor panjang berwarna abu-abu dengan ukuran yang sangat besar," ungkap Junaidi pada Jumat (31/7/2026).

Awal mula petaka ini terdeteksi sejak 25 Juli lalu saat seorang warga yang tengah santai menikmati sore di depan rumahnya mendadak disergap secara agresif. Tanpa provokasi, primata abu-abu tersebut langsung mendaratkan gigitan dan cakaran mematikan sebelum akhirnya melesat menghilang ke celah pemukiman padat Parit 13 dan Parit 14.

Metode penyusupan monyet ini terbilang sangat licik dan meresahkan. Memanfaatkan kontur rumah panggung kayu khas pinggiran sungai, ia nekat merayap masuk melalui kolong bangunan dan menembus papan lantai yang berlubang.

Naas bagi sebagian warga, mereka bahkan menjadi korban gigitan di area intim rumah sendiri saat masih terlelap tidur di pagi hari. Ketakutan warga sempat memuncak hingga aksi perlawanan mandiri pun dilakukan.

"Beberapa warga yang sempat memergoki keberadaan monyet misterius ini mencoba melumpuhkannya menggunakan senapan angin," katanya.

Namun ajaibnya, tembakan tersebut seolah tak mempan dan sang monyet justru berhasil meloloskan diri kembali ke area tersembunyi. Guna mengantisipasi jatuhnya korban baru, DPKP Inhil langsung menerjunkan tim gabungan khusus yang terdiri dari personel evakuasi dan petugas medis.

Selain memburu keberadaan primata tersebut, tim medis juga bergerak cepat menyuntikkan vaksin antirabies kepada seluruh korban secara gratis guna mencegah potensi infeksi mematikan dari gigitan liarnya. Meski bayang-bayang teror masih mengintai di sela-sela lantai papan rumah mereka, aktivitas masyarakat Tembilahan saat ini bertahap tetap berjalan normal.

Pihak berwenang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, merapatkan celah-celah rumah, dan segera melapor jika melihat pergerakan sang primata abu-abu yang hingga kini masih menjadi buronan.

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Harimau di Pulau Burung Belum Tertangkap, BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 19:48:54 WIB

RIAUREVIEW.COM --Balai Besar Konservasi Sumber Daya .

Daerah

Kasus HIV Meningkat Tiga Tahun Terakhir, Dinkes Riau Lakukan Pencegahan di Lingkungan Kampus

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 19:45:28 WIB

BEDELAU.COM --Dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi .

Daerah

Diduga Jadi Korban Jambret di Soekarno Hatta Pekanbaru, Seorang Ibu Terluka Usai Terjatuh

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 19:41:10 WIB

BEDELAU.COM --Seorang ibu diduga menjadi korban aksi.

Daerah

Ketua RT-RW se-Kecamatan Sail Dikukuhkan, Wako Agung Ajak Sukseskan Program Pemerintah

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 19:35:56 WIB

BEDELAU.COM --Sebanyak 45 ketua RT dan RW se-Kecamat.

Daerah

Warga Kampar Buang Sampah ke Pekanbaru, Mobil Ditahan dan Didenda Rp750 Ribu

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:31:49 WIB

BEDELAU.COM -- Patroli dini hari di.

Daerah

Proyek Tanpa Anggaran, Pemko Pekanbaru Hadapi Lebih 25 Gugatan Vendor RSD Madani

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:27:30 WIB

BEDELAU.C0M --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meng.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
UPDATE Teror Monyet Tembilahan: Korban Bertambah Jadi 10 Orang Dalam 6 Hari
01 Agustus 2026
Harimau di Pulau Burung Belum Tertangkap, BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak
01 Agustus 2026
Kasus HIV Meningkat Tiga Tahun Terakhir, Dinkes Riau Lakukan Pencegahan di Lingkungan Kampus
01 Agustus 2026
Diduga Jadi Korban Jambret di Soekarno Hatta Pekanbaru, Seorang Ibu Terluka Usai Terjatuh
01 Agustus 2026
Ketua RT-RW se-Kecamatan Sail Dikukuhkan, Wako Agung Ajak Sukseskan Program Pemerintah
01 Agustus 2026
DPP Laskar RMRB Ingatkan Rumah Sakit Mitra PHR di Seluruh Distrik Jangan Intervensi Hasil MCU Pekerja
01 Agustus 2026
Wako Agung Gandeng Kemenko Infrastruktur Tata Tepian Sungai Sail
01 Agustus 2026
Jum’at Berkah Subuh Digelar di Masjid Baitul Maghfirah, Santuni Marbot dan Petugas Kebersihan
31 Juli 2026
Warga Kampar Buang Sampah ke Pekanbaru, Mobil Ditahan dan Didenda Rp750 Ribu
31 Juli 2026
KPK Masih Pelajari Putusan Hakim Vonis 2 Tahun Penjara Abdul Wahid
31 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Agung Nugroho Lantik 39 ASN, 18 Lurah Baru Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat
  • 2 Mangrove Rohil Dibabat Alat Berat, Polisi Sita Ekskavator dan Tetapkan Tersangka
  • 3 Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ternyata Sedang Diperiksa Tim 9
  • 4 Kecam Dugaan Pemukulan Wartawan di Siak, Desak Polisi Usut hingga Aktor Intelektual
  • 5 Polsek Sukajadi: Kasus Tiga Eks Karyawan PT Asyifa Diduga Gelapkan Uang Perusahaan
  • 6 Jumat Berkah Subuh, Kepedulian Sosial Hadir di Meureudu
  • 7 220 Mahasiswa Fakultas Hukum UNILAK Ikuti Karya Bakti Mahasiswa di Kabupaten Siak

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved