• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pelalawan

BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak Pascaserangan Beruang Madu di Pelalawan

Redaksi

Kamis, 06 Agustus 2026 20:05:18 WIB
Cetak
BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak Pascaserangan Beruang Madu di Pelalawan
BBKSDA Riau pasang kandang jebak pascaserangan beruang madu di Pelalawan, Riau.

BEDELAU.COM --Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak cepat melakukan penanganan pascakonflik setelah seorang warga diduga diserang beruang madu (Helarctos malayanus) di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan.

Sesaat setelah menerima laporan pada Rabu (5/8/2026), BBKSDA Riau langsung mengerahkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) dari Pekanbaru menuju lokasi kejadian.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, mengatakan tim turut membawa satu unit kandang jebak (box trap) sebagai bagian dari langkah mitigasi untuk mengantisipasi kemunculan kembali satwa liar tersebut.

"Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pangkalan Gondai dan aparat setempat untuk mengumpulkan informasi awal sekaligus menyusun langkah penanganan lanjutan," kata Supartono dalam laporan tertulis, Kamis (6/8/2026).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pemerintah desa, korban diserang seekor beruang madu saat berada di kebunnya. Satwa tersebut dilaporkan menyerang dari arah belakang. Korban sempat melakukan perlawanan hingga beruang melepaskan serangannya dan melarikan diri.

"Korban diserang dari arah belakang. Namun korban melakukan perlawanan sehingga beruang menghentikan serangannya dan melarikan diri dari lokasi," ujarnya.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka. Setelah tiba di rumah, korban kehilangan banyak darah hingga akhirnya pingsan. Pihak keluarga kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Selasih Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan penanganan medis.

Selama korban menjalani perawatan, Tim WRU BBKSDA Riau terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, aparat keamanan, dan pihak terkait untuk mengidentifikasi penyebab konflik sekaligus menyusun langkah mitigasi guna mencegah kejadian serupa terulang.

Sebagai tindak lanjut, Tim WRU BBKSDA Riau bersama pemerintah desa dan aparat setempat memasang kandang jebak di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk memantau keberadaan beruang madu sekaligus mengantisipasi apabila satwa kembali memasuki kawasan yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat.

"Pemasangan kandang jebak dilakukan untuk memantau keberadaan beruang madu sekaligus sebagai langkah mitigasi apabila satwa tersebut kembali memasuki kawasan yang berpotensi membahayakan masyarakat," jelasnya.

Supartono menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan konflik manusia dan satwa liar.

"Setiap laporan konflik satwa liar kami tindak lanjuti dengan menurunkan Tim WRU ke lapangan. Penanganan dilakukan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi," tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan penanganan konflik sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak. Karena itu, BBKSDA Riau terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat agar langkah mitigasi dapat berjalan secara efektif," katanya.

Supartono mengingatkan bahwa beruang madu merupakan satwa liar yang dilindungi. Oleh karena itu, setiap penanganan konflik dilakukan secara hati-hati dengan tetap mengedepankan keselamatan manusia sekaligus menjaga kelestarian satwa beserta habitatnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kebun maupun kawasan yang berbatasan dengan habitat satwa liar agar meningkatkan kewaspadaan, tidak bekerja seorang diri, serta segera melaporkan kepada BBKSDA Riau atau aparat setempat apabila menemukan keberadaan satwa liar di sekitar permukiman maupun areal perkebunan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di kawasan yang berbatasan dengan habitat satwa liar dan segera melaporkan kepada BBKSDA Riau atau aparat setempat apabila menemukan keberadaan satwa liar di sekitar permukiman maupun areal perkebunan," pungkas Supartono.

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Innova Reborn Tabrak Truk di Jalan Tol Bangkinang, Suami Istri Meninggal Dunia

Ahad, 20 September 2026 - 20:38:54 WIB

BEDELAU.COM --ecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Ba.

Daerah

DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan TPS Ilegal di Kawasan Perbatasan

Ahad, 20 September 2026 - 20:30:05 WIB

BEDELAU.COM --Keberadaan tempat pembuangan sampah (T.

Daerah

Viral! Pengendara Akui Dilempar Batu Saat Melintas Malam di Rumbai Pekanbaru

Ahad, 20 September 2026 - 20:09:41 WIB

BEDELAU.COM --Video seorang pengendara yang mengaku .

Daerah

Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua

Ahad, 20 September 2026 - 17:58:32 WIB

BEDELAU.COM – Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI.

Daerah

Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan

Kamis, 17 September 2026 - 17:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Polres Kepulauan Mer.

Daerah

Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Pimpin Sertijab Lima Perwira, Dorong Penguatan Kinerja Kepolisian

Kamis, 17 September 2026 - 14:30:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Kapolres Kepulauan M.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Aksi Cincang Truk Tronton di Pelalawan Terbongkar, 8 Orang Diamankan
20 September 2026
KPK Menggedor Kementerian ATR/BPN, Golkar Sebut Nusron Wahid Sudah Mundur
20 September 2026
Innova Reborn Tabrak Truk di Jalan Tol Bangkinang, Suami Istri Meninggal Dunia
20 September 2026
Tiga Jam Dicari, Pemuda yang Nyebur ke Kolam Eks Green City Ditemukan Tak Bernyawa
20 September 2026
Buronan Karhutla Siak Ditangkap, Sempat Halangi Petugas Demi Selamatkan Sawit
20 September 2026
DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan TPS Ilegal di Kawasan Perbatasan
20 September 2026
Viral! Pengendara Akui Dilempar Batu Saat Melintas Malam di Rumbai Pekanbaru
20 September 2026
Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua
20 September 2026
Jumat Berkah Subuh di Ulim, Kebaikan Menyapa Jamaah, Anak Yatim dan Pekerja Jalanan
18 September 2026
Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
17 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemkab Meranti Berikan Rekomendasi Dukungan Pembentukan Riau Pesisir
  • 2 Listrik Meranti Kerap Mati-Hidup, Pemkab dan Forkopimda Desak PLN Segera Bertindak
  • 3 Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Baru
  • 4 Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026
  • 5 Sudah Padam, Tanaman Kelapa dan Bangkai Ular Gosong Ditemukan di Bekas Areal Perkebunan
  • 6 Baru Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Pergi Tinggalkan Jurus Rp200 Triliun
  • 7 Pekanbaru Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Tertinggi di Indonesia

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved