• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Inhil

Warga Diserang Monyet Ekor Panjang di Inhil, BBKSDA Riau Siapkan Kandang Perangkap

Redaksi

Kamis, 06 Agustus 2026 20:10:20 WIB
Cetak
Warga Diserang Monyet Ekor Panjang di Inhil, BBKSDA Riau Siapkan Kandang Perangkap
BBKSDA Riau Siapkan Kandang Perangkap

BEDELAU.COM --Konflik antara manusia dan satwa liar jenis monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, terus menjadi perhatian.

Hingga 5 Agustus 2026, tercatat sebanyak 19 warga mengalami luka akibat serangan monyet.

Menyikapi kejadian tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memperkuat penanganan bersama pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indragiri Hilir.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Namun, upaya penanganan tetap harus mengedepankan prinsip konservasi satwa liar.

Ia menjelaskan, BBKSDA Riau terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pemantauan, identifikasi, serta penanganan yang tepat terhadap individu satwa penyebab konflik tanpa menimbulkan risiko lebih besar.

"Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan konflik satwa liar. Namun demikian, upaya mitigasi juga harus tetap mengedepankan prinsip konservasi, tanpa menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun satwa itu sendiri," ujar Supartono, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) BBKSDA Riau pada Rabu (5/8/2026) telah menggelar koordinasi bersama Kapolres Indragiri Hilir, Dinas Pemadam Kebakaran, Camat Tembilahan, dan Lurah Tembilahan Kota untuk menyamakan langkah penanganan serta mengevaluasi perkembangan konflik.

Berdasarkan hasil pemantauan, serangan terjadi di kawasan Parit 12, Parit 13, Parit 14, Parit 15, dan Jalan Malagas, Kelurahan Tembilahan Kota.

"Konflik mulai dilaporkan sejak 23 Juli 2026 dan hingga kini telah menyebabkan 19 warga terluka, sekaligus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," kata Supartono.

BBKSDA Riau, kata Supartono, menduga serangan dilakukan oleh seekor monyet ekor panjang dewasa berjenis kelamin jantan yang memiliki ciri khusus berupa bekas luka (codet) di bagian pipi.

Pola serangannya menyasar korban yang sedang sendirian atau lengah, dengan menggigit bagian kaki sebelum melarikan diri. Hingga saat ini, satwa tersebut juga belum merespons umpan berupa pisang yang dipasang petugas.

Sebelum Tim WRU diterjunkan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah kecamatan, relawan, dan masyarakat telah melakukan penyisiran menggunakan jaring dan tangguk serta berbagai langkah mitigasi untuk mencegah bertambahnya korban.

Warga diminta tidak memburu monyet tersebut.

"Petugas akan memperkuat pemantauan dan menyiapkan kandang perangkap sebagai sarana evakuasi apabila satwa berhasil diidentifikasi," tutur Supartono.

Supartono juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, menghindari beraktivitas sendirian di lokasi yang diduga menjadi jalur pergerakan satwa, tidak memberi makan monyet liar, serta segera melapor kepada petugas jika melihat monyet dengan ciri-ciri yang telah diidentifikasi.

"Kami berharap kerja sama semua pihak untuk dapat mengakhiri konflik tanpa menimbulkan korban baru maupun mengancam kelestarian satwa liar," pungkas Supartono.

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Tanpa Tabung Oksigen, Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:22:10 WIB

BEDELAU.COM --Berbekal kompresor, selang angin, dan .

Daerah

Sudah Diisi KONI, Stadion Utama Bakal Difungsikan Siang dan Malam

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:12:26 WIB

BEDELAU.COM --Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti.

Daerah

Aksi Ugal-ugalan Pengendara Motor Wanita di Pekanbaru Viral, Polisi Buru Pelaku

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:08:13 WIB

BEDELAU.COM --Aksi seorang wanita yang mengendarai s.

Daerah

BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak Pascaserangan Beruang Madu di Pelalawan

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:05:18 WIB

BEDELAU.COM --Balai Besar Konservasi Sumber Daya Ala.

Daerah

Bak Film Aksi, Tim Pemburu Bersenapan Turun Taklukkan Monyet Liar yang Teror Warga Inhil

Rabu, 05 Agustus 2026 - 23:13:22 WIB

BEDELAU.COM --Suasana bak adegan film aksi terlihat .

Daerah

Penarikan Pajero Sport di Parkiran RSUD Arifin Achmad Berujung Keributan, Polisi Turun Tangan

Rabu, 05 Agustus 2026 - 23:10:09 WIB

BEDELAU.COM --Keributan antara pemilik mobil dan pih.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Tanpa Tabung Oksigen, Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak
06 Agustus 2026
Polda Riau Bongkar Makam Pelajar di Rumbai, Usut Dugaan Penganiayaan
06 Agustus 2026
Sudah Diisi KONI, Stadion Utama Bakal Difungsikan Siang dan Malam
06 Agustus 2026
Warga Diserang Monyet Ekor Panjang di Inhil, BBKSDA Riau Siapkan Kandang Perangkap
06 Agustus 2026
Aksi Ugal-ugalan Pengendara Motor Wanita di Pekanbaru Viral, Polisi Buru Pelaku
06 Agustus 2026
BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak Pascaserangan Beruang Madu di Pelalawan
06 Agustus 2026
Polres Pelalawan Tangkap Dua Pelaku Pengangkutan Kayu Ilegal, 12 Kubik Disita
05 Agustus 2026
Pemprov Riau Mulai Lelang Pemeliharaan Lanjutan Jembatan Sei Rokan Kiri
05 Agustus 2026
Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Ada Mobil, Tanah, Emas hingga Kapal
05 Agustus 2026
Sempat Viral, Sopir Sedan Lancer Kabur usai Tabrak Motor, Positif Narkoba
05 Agustus 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Siap Tindaklanjuti 11 Rekomendasi Banggar
  • 2 Bupati Asmar dan PLN UP3 Dumai Perkuat Sinergi, Pastikan Layanan Listrik Kepulauan Meranti Semakin Andal
  • 3 Pemko Pekanbaru Genjot Pengaspalan 23 Kilometer Jalan, Akses Warga Makin Lancar
  • 4 Tiga Warisan Bersejarah Siak Diuji di Tingkat Nasional, Bupati Afni Ajak Masyarakat Berdoa
  • 5 Polisi Terus Sisir dan Bakar PETI di Kuansing
  • 6 Polisi Tangkap Dukun Cabul di Inhu, Korban Diperdaya dengan Ritual Nikah Batin
  • 7 Fantastis! Pemko Pekanbaru Siapkan Rp100 Miliar Tangani Banjir, Drainase di Sejumlah Titik Dibangun

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved