• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Siak

Buat Galian C ilegal  di Lahan Masyarakat

Kegiatan Kontraktor PT BOB Diduga Merusak Lingkungan

Redaksi

Jumat, 25 Maret 2022 23:31:00 WIB
Cetak
Kegiatan Kontraktor PT BOB Diduga Merusak Lingkungan

DAYUN, BEDELAU.COM  -Kontraktor PT BOB yang beroperasi di wilayah Kecamatan Dayun, dituding telah merusak lingkungan  sejak lama.

Dari pantauan wartawan di lapangan  pihak kontraktor PT BOB diduga  telah melakukan aktifitas penggalian tanah di  beberapa titik  baik itu di lahan areal mereka maupun di lahan masyarakat yang mereka serobot.

Ketua LSM LCKI Kabupaten  Siak Syahrudin SH kepada wartawan mengakui, bahwa dirinya baru mengetahui di lokasi areal dalam kawasan PT BOB ada kegiatan Pengerukan tanah timbun untuk kebutuhan mereka diduga tidak memiliki izin Galian C.

Dari lokasi pengerukan tanah yang dilakukan oleh kontraktor PT BOB itu,jika dilihat kondisi di lapangan kegiatan itu sudah berlangsung cukup lama, karena udah ada sejumlah lubang yang mengangga telah mereka tinggalkan sudah ditumbuhi semak semak.

Pengerukan tanah timbun yang mereka lakukan tidak Hanya satu tempat, buktinya banyak bekas galian meraka. Menjadi kolam kolam besar seperti danau. Ini tentunya sangat membahayakan bagi masyarakat  umum nantinya.

Oleh sebab itu, Jika ini dibiarkan, maka di daerah tersebut akan bisa menjadi  erosi air hujan, dan pastinya menambah proses pemanasan global (global warming) karena peran hutan alam sangat penting untuk menjaga tingkat suhu udara khususnya di Provinsi Riau, dan ini sangat bertentangan dengan Undang-Undang Kehutanan.

Menurut Syahrudin lagi, lahan yang dikeruk oleh kontraktor BOB itu, tidak hanya di dalam areal mereka, tetapi mereka juga merampas lahan masyarakat Dayun untuk dijadikan lokasi galian C saat ini.

Untuk mengeruk tanah timbun itu, pihak security BOB  juga telah melakukan perusakan terhadap lahan sawit  Milik RofI,i Salem dan milik Kadus Desa Dayun Mansyur.

Meraka telah membunuh sawit  Kepala Dusun Desa Dayun dengan cara menyirami pakai minyak solar dan dicabuti satu persatu.

Maka sebab itu, atas kejadian ini, kita dari pihak LSM dan petani sawit akan melaporkan oknum securty BOB itu ke pihak hukum nantinya, agar apa yang dilakukannya bisa di pertanggungjawabkan.

Sementara it,u Kadus Desa Dayun Manysur mengakui, bahwa lahan miliknya dikaim oleh pihak BOB, Ini tidak  saya terima, lahan ini adalah sah milik kami, kami ada suratnya. Tanah kami belum ada diganti rugi oleh Caltex.

"Kami ada surat, dan kami,ada peta peta, mana saja lahan yang telah diganti rugi oleh Caltex semasa dulu. "kata mansyur kepada wartawan.

Kami tidak terima, apa yang telah dilakukan oleh pihak scurity BOB mereka telah melakukan arogan, dengan mencabut cabut bibit sawit yang kami tanam.

Bibit sawit yang kami tanam, disiramnya pakai minyak solar, sehingga banyak bibit sawit kami yang mati.

Padahal, di sebelah lahan kami, udah ada kebun sawit yang umurnya 8 tahun, tapi tidak mereka ganggu, kenapa bibit saya saja yang mereka bunuh.

Selama ini, kata,Kadus. mereka mengeruk tanah masyarakat untuk keperluan perusahaan mereka, kita diam-diam saja.

Sebenarnya, merekalah  perusak lingkungan, lihat ajalah, berapa banyak bekas bekas galian tanah tanah timbun. Mereka yang jadi lubang lubang besar.

Mereka telah merusak lingkungan di Dayun ini

Hal yang sama juga dikatakan oleh salah satu petani sawit  Dayun Rofi,i Salem ,dia menggakui, bahwa sawit dia yang baru ditanam dua bulan,  dicabut oleh oknum security BOB, katanya lahan kami masukan dalam kawasan BOB.

"Kami ada surat sejak tahun 97, dan lahan ini, kami beli sama masyarakat asli Dayun inj. Kata dia kesal.

Oleh sebab itu, kita minta ganti rugi apa yang telah diakukan oleh security BOB itu.

Sementara itu penghulu Dayun Nasya Nugrik mengak  bahwa lahan kadusnya dan warganya dicabut oleh security BOB.

Penghulu mengaku bahwa pihak desa telah memanggil pihak BOB untuk menyelesaikan masalah ini dengan mufakat.**


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Agung Nugroho Lantik 39 ASN, 18 Lurah Baru Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:32:12 WIB

BEDELAU.COM --Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kemb.

Daerah

Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:19:51 WIB

BEDELAU.COM --Rencana pembangunan Flyover Simpang Pa.

Daerah

Polsek Sukajadi: Kasus Tiga Eks Karyawan PT Asyifa Diduga Gelapkan Uang Perusahaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:13:22 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Sukajadi menegaskan perkara yan.

Daerah

Wako Agung Minta RT dan RW di Pekanbaru Aktif Laporkan Persoalan Lingkungan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:07:04 WIB

BEDELAU.COM --Para Ketua RT dan RW di Kota Pekanbaru.

Daerah

Penanaman Serentak Kuartal III Siap Dimulai, Polsek Tandun Tinjau Lahan Jagung

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:00:00 WIB

BEDELAU.COM,ROKAN HULU – Polsek Tandun terus memperkuat dukungannya terhadap P.

Daerah

Dinkes Riau Catat 1.170 Kasus Positif HIV Selama 2025, Dominasi Kelompok LSL

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:24:44 WIB

BEDELAU.COM --Dinas kesehatan (Diskes) provinsi Riau.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Agung Nugroho Lantik 39 ASN, 18 Lurah Baru Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat
24 Juli 2026
Mangrove Rohil Dibabat Alat Berat, Polisi Sita Ekskavator dan Tetapkan Tersangka
24 Juli 2026
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ternyata Sedang Diperiksa Tim 9
24 Juli 2026
Kecam Dugaan Pemukulan Wartawan di Siak, Desak Polisi Usut hingga Aktor Intelektual
24 Juli 2026
Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
24 Juli 2026
Polsek Sukajadi: Kasus Tiga Eks Karyawan PT Asyifa Diduga Gelapkan Uang Perusahaan
24 Juli 2026
Wako Agung Minta RT dan RW di Pekanbaru Aktif Laporkan Persoalan Lingkungan
24 Juli 2026
Penanaman Serentak Kuartal III Siap Dimulai, Polsek Tandun Tinjau Lahan Jagung
24 Juli 2026
Jumat Berkah Subuh, Kepedulian Sosial Hadir di Meureudu
24 Juli 2026
220 Mahasiswa Fakultas Hukum UNILAK Ikuti Karya Bakti Mahasiswa di Kabupaten Siak
23 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Nekat Menyeberang Sungai, Pria 21 Tahun di Dumai Diterkam Buaya dan Hilang
  • 2 Tanggul Jebol Lagi, Air Bah Sapu Pemukiman di Pinggir Danau Maninjau
  • 3 Wako Perintahkan Satpol PP Kembali Tertibkan Warung Tenda Biru di Air Hitam
  • 4 Pemprov Riau Buka Lagi Penghapusan Denda PKB, Hanya Berlaku di Bulan Agustus
  • 5 Polemik Febrie Makin Memanas, MAKI Sentil Hotman Paris Soal “Pamit” ke Prabowo
  • 6 Polisi Selidiki Kericuhan di DPRD Riau, Rekaman CCTV Jadi Bukti Utama
  • 7 Serang Pakai Sajam Saat Disergap, Polisi Tembak Pengedar Ekstasi di Pekanbaru

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved