• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Riau Catat Belasan Ribu Kasus HIV AIDS, Diskes Beberkan Penyebabnya

Redaksi

Selasa, 03 Januari 2023 16:27:35 WIB
Cetak
Riau Catat Belasan Ribu Kasus HIV AIDS, Diskes Beberkan Penyebabnya
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, H M Ridwan SKM, M Kes,

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Tercatat penularan virus HIV/AIDS di Provinsi Riau hingga Oktober 2022 kemarin mencapai 8.034 orang terinfeksi HIV. Sementara untuk pengidap AIDS saat ini tercatat 3.728 orang.

H itu diungkapkan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, H M Ridwan SKM, M Kes, Selasa (3/1/2023).

Dirincikan Ridwan sejak ditemukan pada Tahun 1997 di Kota Dumai, penularan virus tersebut penyebaran terbanyak di Kota Pekanbaru tercatat 2.437 kasus AIDS. Sementara untuk penularan AIDS, yang rendah tercatat di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

"Kasus pertama HIV/AIDS ditemukan di Dumai, saat ini tercatat 230 orang dengan HIV dan AIDS (ODHA), di Dumai," kata Ridwan.

Sementara itu kata Ridwan, di Tahun 2022 tercatat sebanyak 591 orang. Hal itu meningkat jika dibandingkan Tahun 2021 yakni 570 orang.

Sementara untuk AIDS, pada tahun 2022 tercatat sebanyak 220 orang menurun dibanding tahun 2021. Pada 2021 lalu, penderita AIDS sebanyak 242 kasus.

"Jika dibandingkan dari tahun sebelumnya, kasus HIV/AIDS dari perilaku heteroseksual (penyuka laki-laki dan perempuan) meningkat tajam. Khusus kasus AIDS kategori heteroseksual adalah yang tertinggi yakni 2.497 kasus. Sementara kategori homoseksual cenderung menurun yakni 880 kasus. Yang beresiko sekarang adalah heteroseksual dan homoseksual," beber Ridwan.

Kemudian, berdasarkan golongan masyarakat yang terpapar HIV/AIDS di Riau yang tertinggi dari golongan karyawan swasta yaitu sebanyak 1.211 kasus, golongan wiraswasta sebanyak 728 kasus, ibu rumahtangga sebanyak 515 kasus, pengangguran 402 kasus dan terendah golongan tenaga profesional medis sebanyak 16 kasus.

"Kalau ibu rumah tangga tertularnya bisa saja dari suaminya, bisa saja dari transfusi darah, atau dia terpapar karena sebagai petugas layanan kesehatan. Untuk tenaga medis bisa saja terpapar melalui pasien, karena pasien tidak memberikan informasi yang jelas, misalnya melahirkan, kalau kena darahnya bisa menular, kalau ada luka," sambungnya.

Untuk mengatasi atau meminimalisir penularan HIV/AIDS di Riau, pemerintah telah melakukan upaya sosialisasi kepada Masyarakat akan bahayanya virus tersebut dan untuk obatnya sendiri belum ditemukan.

"HIV belum memunculkan gejala, 10 sampai 20 tahun (kalau dibiarkan, red) baru nanti ketahuan AIDSnya. Intinya adalah jangan sampai gonta-ganti pasangan. Kemudian harus hati-hati dalam melakukan transfusi darah, harus melalui PMI," masih kata Ridwan.

Sedangkan demi menekan perkembangan virus HIV menjadi AIDS, Kementerian Kesehatan RI sudah mendistribusikan obat yang berfungsi menahan peningkatan kadar virusnya.

"Obatnya yaitu Antiretroviral (ARV) yang disediakan oleh Kemenkes secara gratis yang terdapat di seluruh Puskesmas. Yang sudah positif HIV itu bisa diberikan obatnya, kalau sudah diberikan obat, berkemungkinan virusnya terkendali, kalaupun nanti (meningkat, red) ke AIDS itu sudah jarang terjadi. Kalau tidak minum obat, gejala AIDSnya itu muncul antara 10-20 tahun. Kalau minum obat, dia tidak muncul, dan obatnya harus diminum tiap hari," tutup Ridwan.

 

 

 

Sumber: riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan

Ahad, 25 Oktober 2026 - 17:30:00 WIB

BEDELAU.COM – Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Rumpun Masyarakat Riau Bersatu .

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
25 Oktober 2026
Bupati Asmar Siap Hadiri Upacara Hari Santri, Meranti Diusulkan Jadi Tuan Rumah Hari Santri Riau 2027
25 Oktober 2026
Kawal Instruksi Wali Kota, Kabid SD Pastikan Gotong Royong Massal Bulanan Berjalan Penuh Semangat
24 Oktober 2026
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ironi Riau, Raja Migas dan Sawit Indonesia yang Kehilangan Momentum Emas
  • 2 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 3 Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate Disita dari Kamar Kos Perempuan di Pekanbaru
  • 4 Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba
  • 5 Harga Cabai Pekanbaru Bikin Geleng Kepala
  • 6 Bupati Rohul Warning 38 Perusahaan, Hasil Job Fair Wajib Diumumkan Terbuka
  • 7 Polisi Sisir 8 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved